Hidangan nasional Peru

Arroz con leche peruano

Beras dimasak lebih dahulu bersama rempah utuh dan kulit lemon, lalu diberi susu evaporasi dan susu kental manis hingga menjadi bubur yang lembut dan mudah disendok.

Hidangan nasional Peru
Bagikan
Bubur nasi susu Peru dengan kayu manis dan kulit lemon
Bubur nasi susu Peru dengan kayu manis dan kulit lemon
Hasil 8 mangkuk pencuci mulut
Persiapan 15 menit
Memasak 40 menit
Waktu pasif 30 menit
Total waktu 85 menit
Gambaran umum

Bubur nasi susu Peru dengan kayu manis dan kulit lemon

Arroz con leche peruano adalah hidangan penutup berupa butiran nasi empuk di dalam campuran susu yang kental tetapi tetap lembut. Kayu manis memberi aroma utama, sedangkan kulit lemon menghadirkan wangi sitrus tanpa tambahan air perasan lemon. Bubur akan semakin kental setelah dipindahkan dari panci ke mangkuk, sehingga waktu menghentikan perebusan perlu diperhatikan.

Di Peru, susunan bahan dan saat memasukkan susu tidak selalu sama. Ada resep yang merebus beras lebih dahulu dalam air berbumbu, ada pula yang memasaknya langsung dalam susu segar dan gula. Di sini beras dilunakkan di dalam air rempah sebelum susu evaporasi dan susu kental manis ditambahkan; dengan begitu gula susu tidak mudah gosong sebelum beras matang.

Panci berdasar tebal serta pengadukan rutin lebih berguna daripada api besar. Bubur yang tepat mengalir perlahan dari sendok dan tidak memadat seperti puding yang bisa diiris. Kayu manis bubuk ditaburkan di akhir, sedangkan batang kayu manis, cengkih, dan kulit lemon harus diangkat.

Kiat praktis

Kiat praktis

  • Ciri hidanganMenggunakan susu evaporasi dan susu kental manis; resep Peru lain memakai susu segar, gula, telur, atau kismis.
  • Kendali utamaKunci teksturnya adalah api kecil setelah susu kental manis dimasukkan dan pengadukan sampai dasar panci.
  • Hasil yang dicariHasilnya berupa butir nasi empuk yang masih terpisah dalam saus susu lembut beraroma kayu manis.
Bahan-bahan

Bahan-bahan

Beras dan bahan pewangi

  • 180 g beras putih berbutir pendek — dalam keadaan kering
  • 600 ml air bersih
  • 2 batang kayu manis — masing-masing sekitar 6 cm
  • 3 butir cengkih utuh
  • 1 buah lemon — gunakan hanya 3 lembar kulit lebar tanpa bagian putih yang pahit

Susu dan penyelesaian

  • 600 ml susu evaporasi tanpa pemanis
  • 300 g susu kental manis — dari kaleng yang utuh
  • 2 g garam halus
  • 2 g kayu manis bubuk — untuk taburan
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Cuci beras dan kupas lemon.Selama 8 menit, bilas beras sebentar di saringan, lalu tiriskan. Kupas 3 lembar kulit lemon yang lebar, hindari bagian putihnya. Ukur kedua jenis susu secara terpisah. Beras harus mudah ditiriskan dan kulit yang diambil sebagian besar berwarna kuning. Gunakan peralatan bersih dan periksa kaleng susu agar tidak rusak.

  2. Didihkan perlahan air berempah.Masukkan seluruh 600 ml air, 2 batang kayu manis, 3 cengkih, dan kulit lemon ke panci tebal 3 liter. Panaskan sekitar 5 menit dengan api sedang hingga gelembung kecil muncul teratur dan aroma sitrus tercium.

  3. Masak beras hingga hampir empuk.Tambahkan seluruh 180 g beras. Masak tanpa tutup selama 17 menit dengan api kecil hingga sedang; seringlah mengaduk sampai dasar panci. Jangan tambahkan air lagi. Beras seharusnya hampir empuk, dengan titik kecil yang masih agak keras di tengah dan sangat sedikit air tersisa.

  4. Angkat rempah utuh.Selama sekitar 2 menit, ambil kedua batang kayu manis, ketiga cengkih, dan kulit lemon dengan sendok atau penjepit. Periksa sela butir nasi agar tidak ada cengkih atau kulit yang tertinggal.

  5. Masukkan kedua jenis susu.Campurkan seluruh 600 ml susu evaporasi, 300 g susu kental manis, dan 2 g garam. Didihkan sangat pelan selama 18 menit dengan api kecil sambil mengaduk dasar panci kira-kira setiap menit. Beras harus empuk sepenuhnya dan jejak sendok di bubur menutup perlahan. Hindari didihan kuat agar susu tidak hangus.

  6. Bagi ke mangkuk dan dinginkan dengan aman.Bagi bubur ke 8 mangkuk dangkal dan taburkan seluruh 2 g kayu manis bubuk. Sajikan segera selagi hangat atau masukkan mangkuk dengan cepat ke lemari es bersuhu 4 °C atau lebih rendah selama 30 menit. Bubur akan mengendap tetapi tetap lembut, bukan membentuk blok padat. Nasi matang harus masuk lemari es paling lambat 2 jam setelah dimasak.

Kiat praktis

Kiat praktis

Panduan praktis

Sajikan agak hangat ketika bubur masih jatuh lembut dari sendok. Untuk penyajian dingin, pindahkan dahulu ke mangkuk dangkal; butir nasi terus menyerap cairan selama disimpan. Dinginkan dalam waktu 2 jam dan simpan pada suhu 4 °C atau lebih rendah, paling lama 3–4 hari. Saat memanaskan kembali, aduk dan panaskan sampai 74 °C. Penambahan susu tanpa takaran akan mengubah perbandingan bahan. Kismis atau telur memang digunakan dalam sejumlah variasi lain, tetapi keduanya tidak termasuk di sini. Penambahannya mengubah rasa manis, tekstur, dan taksiran gizi.

Hal yang perlu diperhatikan

Hal yang perlu diperhatikan

  • Masalah 1Jika dasar bubur lengket, api terlalu besar atau pengadukan kurang sering. Pindahkan bagian yang belum gosong ke panci bersih, tanpa mengeruk lapisan yang hangus.
  • Masalah 2Jika bubur dingin sangat kental, nasi telah menyerap lebih banyak cairan. Aduk sebentar sebelum disajikan dalam keadaan dingin tanpa mengencerkan takaran bahan.
Informasi gizi per 1 dari 8 mangkuk

Informasi gizi per 1 dari 8 mangkuk

  • Ukuran porsi1 mangkuk, sekitar 195 g
  • Kalori315 kkal
  • Karbohidrat56 g
  • Protein10 g
  • Lemak6 g
  • Serat0,5 g
  • Natrium170 mg
Alergen dan keamanan pangan

Alergen dan keamanan pangan

Mengandung susu. Gunakan produk susu yang telah dipasteurisasi. Perlakukan nasi matang sebagai makanan mudah rusak: masukkan dalam wadah dangkal ke lemari es bersuhu 4 °C atau lebih rendah dalam waktu 2 jam, dan panaskan sisa hidangan hingga 74 °C.

Penutup

Penutup

  • Hasil: Hasilnya berupa butir nasi empuk yang masih terpisah dalam saus susu lembut beraroma kayu manis.
  • Kendali penentu: Kunci teksturnya adalah api kecil setelah susu kental manis dimasukkan dan pengadukan sampai dasar panci.