Hidangan nasional Peru

Aeropuerto chifa

Perpaduan nasi chaufa dan mi tumis ala chifa dengan ayam, telur, taoge, kecap asin, serta daun bawang.

Hidangan nasional Peru
Bagikan
Aeropuerto chifa: nasi goreng dan mi khas Peru
Aeropuerto chifa: nasi goreng dan mi khas Peru
Hasil 4 porsi besar
Waktu persiapan 25 menit
Waktu memasak 36 menit
Waktu pasif 0 menit
Waktu total 61 menit
Gambaran umum

Aeropuerto chifa: nasi goreng dan mi khas Peru

Aeropuerto chifa merupakan sajian dari tradisi kuliner Tionghoa-Peru, atau chifa. Hidangan ini menggabungkan nasi goreng chaufa dengan mi tumis dalam satu porsi. Berbeda dari nasi goreng saja, dua jenis karbohidrat tetap terlihat jelas setelah ditumis bersama.

Ayam dimasak tersendiri dalam porsi kecil dan telur dibuat matang sebelum semuanya dicampur. Nasi putih harus sudah dimasak, didinginkan dengan cepat, lalu disimpan dalam lemari es. Nasi dingin lebih mudah dipisah menjadi butiran ketika ditumis dan aman ditangani sesuai aturan pendinginan.

Daun bawang, jahe, bawang putih, kecap asin, taoge, dan minyak wijen membentuk aroma chifa yang khas. Mi dan nasi jangan ditekan hingga lembek; balik dan aduk cepat. Suhu akhir seluruh campuran, termasuk nasi yang sebelumnya dingin, harus terukur secara aman.

Bahan-bahan

Bahan-bahan

Bahan-bahan

  • 600 g nasi putih matang, didinginkan cepat dan disimpan pada suhu paling tinggi 4 °C
  • 220 g mi telur berbahan gandum kering, kemudian direbus dan ditiriskan
  • 380 g dada ayam tanpa tulang dan kulit, diiris tipis
  • 2 butir telur ayam besar, cangkang utuh; sekitar 100 g bagian dapat dimakan
  • 150 g taoge segar, dicuci
  • 100 g daun bawang, diiris tipis; bagian putih dan hijau dipisah
  • 18 g jahe, dicincang halus
  • 10 g bawang putih, dicincang halus
  • 55 ml kecap asin biasa dengan kandungan garam standar
  • 12 ml minyak wijen untuk penyelesaian
  • 35 ml minyak netral, dibagi untuk telur, ayam, dan menumis
  • 1500 ml air untuk merebus mi
  • 2 g merica putih bubuk polos
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Rebus dan tiriskan mi.Didihkan 1500 ml air dalam panci, lalu masukkan mi telur kering. Rebus selama 6 menit atau sampai lentur tetapi masih kenyal; tiriskan sepenuhnya dan sebarkan sebentar agar uap keluar. Helai mi dapat ditekuk tanpa hancur dan tidak ada air menggenang.

  2. Masak telur hingga matang.Panaskan 8 ml dari minyak dalam wajan besar. Tuangkan telur yang sudah dikocok dan masak selama 4 menit sampai seluruh bagian mengeras, lalu pindahkan ke talenan bersih dan iris lebar. Tidak ada telur cair di tengah; telur harus matang sebelum bertemu nasi siap santap.

  3. Tumis ayam.Panaskan 12 ml minyak dalam wajan bersih yang sama, lalu tumis irisan ayam dalam dua giliran kecil selama total 12 menit. Pindahkan potongan matang ke piring bersih. Ayam padat menyeluruh dan tidak ada bagian transparan; suhu irisan tertebal harus mencapai sedikitnya 74 °C.

  4. Goreng nasi dingin.Panaskan sisa 15 ml minyak dalam wajan; tumis bagian putih daun bawang, jahe, dan bawang putih selama 2 menit. Tambahkan nasi dingin yang sudah dipisahkan butirnya, lalu tumis 6 menit lagi sambil sering dibalik. Nasi panas, terpisah, dan sedikit tersangrai tanpa menjadi lembek.

  5. Campurkan mi dan sayuran.Masukkan mi matang, taoge, 55 ml kecap asin, merica putih, ayam, dan telur. Tumis sambil diaduk selama 6 menit hingga bagian tengah campuran panas dan taoge sedikit layu; balik, jangan tekan nasi. Taoge melembut tetapi masih sedikit renyah dan mi terlapisi bumbu merata. Seluruh campuran, termasuk nasi dingin yang digunakan, harus mencapai sedikitnya 74 °C.

  6. Akhiri dan bagi.Matikan api, tambahkan 12 ml minyak wijen dan bagian hijau daun bawang, lalu aduk ringan. Bagi ke empat piring hangat. Butiran nasi tetap terpisah, mi kenyal, serta ayam dan telur tersebar merata.

Kiat praktis

Kiat praktis

Kunci keberhasilan

Siapkan nasi matang yang didinginkan cepat dan disimpan pada suhu paling tinggi 4 °C. Tumis ayam dalam dua giliran agar matang merata hingga 74 °C. Campurkan mi yang telah ditiriskan sempurna, lalu panaskan seluruh campuran sampai sedikitnya 74 °C.

Panduan praktis

Masak nasi lebih awal hanya jika setelah matang nasi segera dibagi ke wadah dangkal, didinginkan cepat, dan disimpan dalam lemari es pada suhu paling tinggi 4 °C. Jangan membiarkan nasi panas berjam-jam di meja sambil menyiapkan bahan lain. Sajikan segera sesudah ditumis. Dinginkan sisa hidangan cepat, simpan dalam lemari es paling tinggi 4 °C dalam 2 jam, dan habiskan dalam 3 hari. Panaskan kembali seluruh campuran hingga mencapai 74 °C dan hindari siklus pemanasan-pendinginan berulang. Jenis protein bisa berbeda antarkedai chifa; ayam merupakan salah satu pilihan yang terdokumentasi. Resep ini memang mengandung telur, mi gandum, kecap berbahan kedelai, dan wijen; mengubah mi atau menghilangkan saus akan mengubah rasa serta keterangan alergennya.

Tanya jawab

Apa ciri khas Aeropuerto chifa? Aeropuerto menggabungkan nasi chaufa dan mi tumis chifa dalam satu sajian bersama ayam, telur, serta sayuran. Apa yang perlu diperhatikan saat menyiapkannya? Dinginkan nasi matang dengan cepat di lemari es, lalu panaskan seluruh campuran nasi dan mi sampai suhu aman.

Hal yang perlu diperhatikan

Hal yang perlu diperhatikan

  • Nasi menggumpal dan beruapNasi masih hangat atau terlalu basah; gunakan nasi dingin yang terpisah dan tumis dalam jumlah lebih kecil.
  • Mi hancur dan lengketMi direbus terlalu lama atau kurang ditiriskan; hentikan perebusan ketika masih kenyal dan buang seluruh air sebelum menumis.
Informasi gizi per porsi

Informasi gizi per porsi

  • Ukuran porsi1 dari 4 porsi sama besar, termasuk pendamping yang tercantum
  • Kalori668 kkal
  • Karbohidrat87 g
  • Protein39 g
  • Lemak17 g
  • Serat4 g
  • Natrium940 mg
Alergen dan keamanan pangan

Alergen dan keamanan pangan

Mengandung telur, gandum (gluten), kedelai, dan wijen. Periksa label pasta, kaldu, kecap, dan saus kemasan untuk bahan alergen tambahan serta kemungkinan kontaminasi silang dari peralatan yang dipakai bersama. Untuk keamanan saat menyiapkan Aeropuerto chifa, pisahkan ayam mentah dari nasi matang, telur matang, serta sayuran, dan gunakan peralatan bersih. Ayam harus mencapai sedikitnya 74 °C di bagian paling tebal; campuran nasi dan mi pada akhir memasak juga harus mencapai 74 °C merata. Nasi matang harus didinginkan segera dan disimpan dingin, bukan dibiarkan lama di meja dapur. Untuk sisa Aeropuerto chifa, pindahkan ke wadah dangkal dan simpan pada suhu paling tinggi 4 °C dalam 2 jam setelah selesai dimasak (dalam 1 jam jika suhu sekitar melebihi 32 °C). Habiskan dalam 3 hari dan panaskan kembali sampai seluruh bagian mencapai 74 °C. Jangan meninggalkan makanan matang semalaman di atas kompor untuk mendingin.

Penutup

Penutup

  • Hasil akhir: Nasi goreng dan mi tumis dalam satu porsi, dengan ayam, telur, taoge, kecap asin, dan daun bawang.
  • Langkah terpenting: Gunakan nasi yang didinginkan aman dan pastikan seluruh campuran mencapai 74 °C sebelum disajikan.