Hidangan nasional Kolombia

Viudo de pescado

Buat viudo de pescado Kolombia dengan ikan sungai berdaging padat, singkong, pisang, jagung, kentang, dan hogao tomat-daun bawang bersama kuahnya.

Hidangan nasional Kolombia
Bagikan
Viudo de pescado
Wilayah Tolima dan Huila, Kolombia; versi ini mengikuti cara masak Honda di Tolima
Kategori Semur ikan air tawar / hidangan utama daerah
Persiapan 30 menit
Waktu memasak di kompor Sekitar 55 menit
Total waktu Sekitar 1 jam 30 menit termasuk waktu istirahat
Gambaran umum

Viudo de pescado

Viudo de pescado: semur ikan Sungai Magdalena dengan hogao

Viudo de pescado adalah semur ikan air tawar yang lekat dengan departemen Tolima dan Huila di Kolombia. Di Honda, di tepi Sungai Magdalena, ikan dimasak bersama singkong, pisang tanduk hijau, kentang, arracacha, dan jagung, lalu disajikan dengan kuah serta hogao, saus tomat dan daun bawang yang dimasak perlahan. Setiap daerah memiliki variasi sendiri dalam memilih ikan, sayuran, dan urutan memasak.

Versi rumahan ini mengikuti bahan Tolima yang terdokumentasi dan memasukkan ikan setelah sayuran akar mulai lunak. Dengan begitu potongan ikan tidak mudah hancur dan kuah tetap beraroma. Pilih ikan air tawar berdaging padat seperti bagre (lele Kolombia), capaz, pataló, atau nicuro, dalam keadaan segar dan dingin. Periksa duri dengan teliti dan beri tahu orang yang makan karena sebagian duri mungkin tertinggal.

Sajikan ikan dan sayuran di piring besar dengan hogao, lalu hidangkan kuah dalam mangkuk terpisah. Nasi sering menyertai hidangan di Honda dan Huila, tetapi tidak tercantum sebagai bahan dan tidak masuk hitungan gizi. Kuahnya gurih dan harum; hogao menambahkan rasa tomat yang lembut.

Bahan

Bahan

Ikan dan bumbu

  • 800 g ikan air tawar berdaging padat, sekitar 4 potong, seperti bagre, capaz, pataló, atau nicuro; periksa duri
  • Air perasan 2 lemon
  • 2 g jintan bubuk (1 sendok teh)
  • 2 g bubuk achiote atau pewarna Kolombia (1 sendok teh), dibagi
  • 1 g lada hitam (1/2 sendok teh)
  • 8 g garam halus, dibagi atau sesuai selera

Sayuran dan kuah

  • 500 g singkong, dikupas dan dipotong besar
  • 1 pisang tanduk hijau, sekitar 250 g setelah dikupas, dipotong besar
  • 600 g kentang, sekitar 4 ukuran sedang, dicuci atau dikupas lalu dibelah dua
  • 250 g arracacha, dikupas dan dipotong
  • 2 tongkol jagung, sekitar 400 g biji yang dapat dimakan, dipotong-potong
  • 2 L air
  • 150 g daun bawang, sekitar 5 batang, diiris dan dibagi
  • 15 g ketumbar segar, sekitar 1 ikat kecil, dibagi

Hogao

  • 300 g tomat, sekitar 2 buah besar, dicincang halus
  • 10 g bawang putih, sekitar 2 siung, dicincang halus
  • 30 ml minyak netral (2 sendok makan)
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Siapkan ikan dengan aman Simpan ikan di kulkas saat menyiapkan sayuran. Periksa potongan ikan dari duri besar dan sisik; keringkan bila perlu. Bumbui dengan air lemon, jintan, achiote, lada, dan sebagian garam. Masukkan kembali ke kulkas. Cuci tangan, talenan, dan pisau setelah menangani ikan mentah.

  2. Masak hogao Panaskan minyak di wajan dengan api sedang-kecil. Tambahkan setengah daun bawang dan bawang putih; masak sebentar sampai harum tanpa membuatnya kecokelatan. Masukkan tomat, sedikit ketumbar, sedikit achiote, dan garam. Masak perlahan sekitar 12 menit sambil diaduk sampai tomat lunak dan menjadi saus kental. Sisihkan.

  3. Mulai memasak kuah dan sayuran akar Didihkan air perlahan dalam panci besar bertutup bersama sisa daun bawang, sebagian ketumbar, dan garam. Masukkan singkong, pisang hijau, arracacha, dan jagung. Masak perlahan sekitar 20 menit; usahakan semua potongan tetap terendam.

  4. Masukkan kentang dan periksa kelunakannya Tambahkan kentang dan masak sekitar 15 menit lagi. Tusuk potongan singkong dan kentang terbesar dengan pisau: hampir lunak tetapi belum hancur. Jika sayuran akar masih keras, masak beberapa menit lagi sebelum menambahkan ikan.

  5. Masak ikan perlahan Kecilkan api sampai kuah hanya sedikit bergelembung. Selipkan potongan ikan dengan hati-hati di antara sayuran, tutup panci, dan masak 8–12 menit sesuai ketebalan. Jangan diaduk. Ukur bagian paling tebal: ikan harus mencapai 63°C, atau dagingnya buram dan mudah terpisah dengan garpu.

  6. Diamkan dan tata di piring Matikan api dan diamkan panci tertutup selama 5 menit. Angkat ikan dan sayuran dengan hati-hati menggunakan saringan berlubang. Tata satu porsi ikan dan sedikit setiap jenis sayur di setiap piring, jaga agar potongannya tidak rusak.

  7. Sajikan dengan hogao dan kuah Sendokkan hogao dengan royal di atas ikan dan sayuran. Tuang kuah ke mangkuk terpisah. Sajikan dengan irisan lemon dan nasi atau arepa bila suka. Simpan sisa makanan dalam wadah dangkal di kulkas dalam 2 jam; didihkan kembali kuah dan panaskan ikan serta sayuran sampai menyeluruh.

Panduan praktis

Kiat praktis

Ikan sungai dan kuah Tolima

Resep Honda yang terdokumentasi menyebut ikan sungai seperti capaz, bagre, nicuro, dan bocachico. Huila memiliki semur ikan serupa, kadang dengan ahuyama atau labu siam. Resep ini memakai paduan khas Tolima berupa singkong, pisang tanduk hijau, kentang, arracacha, dan jagung. Ini salah satu versi rumahan yang praktis, bukan satu-satunya formula daerah. Arracacha memiliki rasa akar yang lembut dan sedikit manis; jika tidak tersedia, tambahkan kentang.

Hogao dan penyajian

Hogao adalah saus tomat dan daun bawang yang dimasak perlahan bersama bawang putih dan ketumbar. Masak sampai lembut dan mudah disendok, tanpa membuatnya kecokelatan. Biarkan kuah cukup encer untuk disendok terpisah. Saat makan, tambahkan kuah, hogao, dan perasan lemon sesuai selera.

Peralatan

Panci besar berdasar tebal dengan tutup Wajan lebar untuk hogao Saringan berlubang dan sendok sayur Termometer makanan baca cepat Talenan dan pisau bersih terpisah untuk ikan mentah

Panduan praktis

Memilih ikan dan memeriksa duri Pilih ikan yang disimpan dingin dan berbau segar, bukan asam atau seperti amonia. Gunakan ikan sungai berdaging padat seperti bagre, capaz, pataló, atau nicuro; ikan air tawar padat lainnya juga bisa. Minta penjual memotong ukuran seragam dan membersihkan sisik. Raba daging dengan jari bersih untuk menemukan duri kecil lalu cabut dengan pinset. Duri mungkin masih ada setelah dimasak, jadi sajikan dengan perhatian. Menjaga sayuran tetap utuh Potong singkong, pisang, dan arracacha menjadi potongan besar dengan ukuran serupa. Masukkan kentang belakangan karena lebih cepat lunak. Pertahankan didihan kecil, jangan sampai bergolak kuat. Tambahkan ikan saat sayuran akar hampir empuk dan jangan diaduk lagi. Keamanan dan penyimpanan makanan Jauhkan ikan mentah dan alat yang menyentuhnya dari makanan siap santap; cuci tangan dan permukaan setelah menyiapkannya. Masak ikan hingga bagian tertebal mencapai 63°C atau sampai dagingnya buram dan mudah terpisah dengan garpu. Dinginkan sisa makanan dalam wadah dangkal dalam 2 jam. Saat memanaskan ulang, didihkan kuah dan panaskan bahan padat dengan baik. Periksa duri lagi sebelum menyajikan kepada anak. Perkiraan gizi Angka perkiraan per porsi ikan, sayuran, hogao, dan kuah dihitung dari jumlah bahan yang dibagi menjadi 4 porsi. Jenis ikan, bagian yang dapat dimakan, dan ukuran sayuran dapat mengubah hasil. Nasi dan pendamping lain tidak termasuk.

Catatan akhir

Persiapan awal: Potong sayuran dan masak hogao lebih awal; dinginkan saus dan masak sayuran akar serta ikan menjelang waktu makan. Saran penyajian: Sajikan kuah dalam mangkuk dan ikan, sayuran, serta hogao di piring besar; tambahkan nasi putih atau arepa bila suka.

Informasi gizi per porsi

Informasi gizi per porsi

  • Porsi: 1 potong ikan dengan sayuran, hogao, dan kuah
  • Kalori: 640 kcal
  • Karbohidrat: 79 g
  • Protein: 43 g
  • Lemak: 16 g
  • Serat: 11 g
  • Natrium: 1050 mg