Hidangan nasional Kolombia

Arepa boyacense

Buat arepa boyacense dengan tepung jagung kuning, terigu, panela, cuajada, dan queso campesino. Pelajari cara menutup isian keju dan memanggangnya hingga keemasan.

Hidangan nasional Kolombia
Bagikan
Arepa boyacense
Wilayah Boyacá dan dataran tinggi Cundiboyacense, Kolombia
Kategori Kue jagung-terigu isi yang dimasak di wajan datar
Waktu istirahat 15 menit
Waktu persiapan 35 menit
Waktu memasak 30 menit
Gambaran umum

Arepa boyacense

Arepa boyacense: kue jagung Kolombia berisi keju segar

Arepa boyacense adalah kue tebal yang dipanggang di atas wajan datar dan dikenal di departemen Boyacá serta dataran tinggi Cundiboyacense, Kolombia. Adonannya memadukan tepung jagung kuning dengan tepung terigu dan sedikit panela; bagian tengah berisi keju segar yang lembut, memberi kontras gurih dan sedikit asam pada kulit jagung yang manis ringan. Perbandingan tepung dan keju serta banyaknya panela berbeda-beda di Kolombia. Sebagian versi mencampurkan dadih ke dalam adonan, sementara versi lain menjadikannya isian.

Resep ini menggunakan adonan jagung dan terigu yang lentur, dengan isian cuajada dan queso campesino. Panela memberi sedikit rasa manis pada adonan sekaligus membumbui keju. Arepa dimasak perlahan di atas wajan yang diolesi tipis minyak agar permukaannya keemasan sebelum bagian tengahnya panas dan lembut. Buat adonan cukup tebal untuk membungkus isian, tetapi pipihkan setiap kue secara merata agar matang hingga ke dalam tanpa gosong.

Cuajada adalah keju dadih segar Kolombia; queso campesino adalah keju segar lain yang rasanya ringan. Jika keduanya sulit ditemukan, gunakan keju segar bergaya keju petani yang lembap dan lembut; rasa asin dan teksturnya mungkin berbeda. Pilih produk susu pasteurisasi, jaga keju tetap dingin saat membentuk arepa, dan rapatkan setiap sambungan agar isian tidak keluar ketika dipanaskan.

Bahan

Bahan

Adonan

  • 250 g tepung jagung kuning pramasak untuk arepa (masarepa)
  • 100 g tepung terigu serbaguna
  • 40 g panela parut halus
  • 3 g garam halus
  • 40 g mentega tawar, dilelehkan dan didinginkan sebentar
  • 180 ml susu murni hangat, tambah hingga 20 ml jika perlu

Isian keju

  • 250 g cuajada atau keju segar lembut bergaya keju petani, dihancurkan
  • 100 g queso campesino, diparut
  • 15 g panela parut halus

Untuk memasak

  • 10 ml minyak netral untuk wajan
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Campur bahan kering adonan Dalam mangkuk besar, aduk 250 g tepung jagung, 100 g tepung terigu, 40 g panela parut, dan 3 g garam. Hancurkan gumpalan panela agar rasa manis tersebar rata. Buat cekungan di tengah. Siapkan campuran ini sebelum menambahkan cairan hangat karena tepung jagung akan mengental saat menyerap cairan.

  2. Tambahkan mentega dan susu hangat bertahap Tuangkan 40 g mentega leleh ke cekungan, lalu masukkan 180 ml susu hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan tangan atau sendok kokoh. Uleni selama 3–4 menit hingga adonan menyatu, lembut, dan lentur. Jika kering atau retak saat ditekan, tambahkan hingga 20 ml susu hangat ekstra sedikit demi sedikit. Adonan harus dapat mempertahankan bentuk tanpa sangat lengket di tangan.

  3. Istirahatkan adonan dan siapkan isian Tutup adonan dan diamkan selama 15 menit pada suhu ruang. Sementara itu, campur perlahan 250 g cuajada yang dihancurkan, 100 g queso campesino parut, dan 15 g panela parut dalam mangkuk kecil. Aduk secukupnya agar tekstur keju tetap terasa, bukan menjadi pasta. Jika isian sangat lembut, dinginkan selama adonan beristirahat dan jaga tetap dingin sampai digunakan.

  4. Bagi adonan dan isi Bagi adonan menjadi 10 bagian sama besar dan bulatkan. Pipihkan satu bagian menjadi cakram tebal berdiameter sekitar 8–9 cm. Letakkan di telapak tangan, taruh kira-kira sepersepuluh campuran keju di tengah, lalu lipat tepi adonan ke atas mengelilingi isian. Jepit sambungan sampai tertutup rapat, kemudian balik agar sambungan berada di bawah. Ulangi dengan sisa adonan dan isian; tutup arepa yang sudah dibentuk.

  5. Bentuk setiap kue dengan ketebalan merata Tekan perlahan setiap bola berisi hingga menjadi kue bundar setebal sekitar 1,5 cm. Ratakan retakan kecil dengan ujung jari yang sedikit basah dan pastikan keju tidak terlihat. Ketebalan yang merata penting: bagian tengah yang terlalu tebal dapat tetap dingin saat bagian luar kecokelatan, sementara bagian tipis bisa pecah di wajan. Tambal sambungan yang terbuka dengan sedikit adonan sebelum dimasak.

  6. Masak arepa perlahan di wajan Olesi wajan berat atau wajan datar dengan lapisan tipis dari 10 ml minyak, lalu panaskan dengan api sedang-kecil. Masak arepa dalam beberapa kelompok tanpa berdesakan selama sekitar 4–6 menit per sisi. Balik dengan hati-hati menggunakan spatula lentur. Kecilkan api jika terlalu cepat cokelat. Permukaan seharusnya keemasan merata, tepinya kokoh, dan bagian tengah panas dengan keju yang melunak. Jika bagian luar sudah matang sebelum bagian tengah panas, kecilkan api dan lanjutkan memasak; balik sekali lagi bila perlu.

  7. Diamkan sebentar dan sajikan hangat Pindahkan arepa matang ke piring dan diamkan 2–3 menit agar isian mengendap. Sajikan hangat selagi kejunya lembut. Jika tidak langsung dimasak, simpan arepa isi yang belum matang di lemari es; jangan biarkan isian susu berada pada suhu ruang lebih dari 2 jam.

Panduan praktis

Kiat praktis

Adonan manis ringan dan bagian tengah berisi keju segar

Perpaduan tepung jagung dan terigu menghasilkan adonan lentur yang mudah dibentuk mengelilingi isian. Panela memberi aroma karamel ringan tanpa membuat kue terasa seperti hidangan penutup. Cuajada dan queso campesino melunak saat dimasak, sehingga bagian tengah tetap lembut sementara bagian luarnya menjadi keemasan dan sedikit renyah. Jika dapur sedang hangat, dinginkan isian sebentar agar lebih mudah dibentuk.

Konsistensi adonan yang tepat

Setelah susu ditambahkan, adonan seharusnya terasa lembut dan lembap, tetapi tidak banyak menempel di tangan. Jika retak saat dipipihkan, uleni sedikit susu hangat tambahan, satu sendok teh setiap kali. Jika terlalu lengket, diamkan beberapa menit sebelum menambahkan tepung; tepung jagung memerlukan waktu untuk menyerap cairan. Tutup adonan yang belum dipakai agar permukaannya tidak mengering selama proses pengisian.

Peralatan

Mangkuk besar untuk mengaduk Mangkuk kecil untuk isian keju Wajan datar berat atau wajan lebar berdasar tebal Spatula lentur Timbangan dapur dan gelas ukur Kain bersih atau tutup untuk menutup adonan saat beristirahat

Panduan praktis

Memilih tepung jagung dan keju Gunakan tepung jagung kuning pramasak khusus arepa, sering diberi label masarepa. Tepung ini berbeda dari jagung giling mentah, polenta, atau tepung maizena. Cuajada memiliki tekstur dadih segar dan lembap; queso campesino juga segar dan lembut. Jika keduanya tidak tersedia, padukan keju segar lembut dengan keju segar yang mudah dihancurkan. Sesuaikan hanya kelembapan dan rasa asin; hindari keju tua bercita rasa kuat yang akan menutupi rasa jagung. Menjaga adonan mudah dibentuk Tutup adonan setiap kali berhenti bekerja. Permukaan yang kering dapat retak saat isian dibungkus. Biarkan adonan beristirahat sebelum menilai kelembapannya, lalu tambahkan susu sedikit demi sedikit hanya jika masih retak. Basahi tangan tipis-tipis untuk merapikan tepi, tetapi jangan sampai adonan lengket. Jika ruangan hangat dan keju melunak, dinginkan isian selama 10 menit sebelum membentuk arepa. Menutup isian agar tidak bocor Gunakan isian secukupnya dan sisakan pinggiran adonan yang jelas di sekelilingnya. Jepit sambungan hingga rapat, lalu gulirkan bola sekali dengan lembut di antara telapak tangan agar rata sebelum dipipihkan. Periksa kedua sisi dan tepinya untuk mencari bagian tipis. Keju yang bocor dapat menempel pada wajan; tambal lubangnya dengan adonan dan bersihkan permukaan di antara kelompok jika perlu. Mengatur panas wajan Api sedang-kecil memberi waktu bagi bagian tengah untuk panas sebelum panela pada kulit menjadi gelap. Arepa seharusnya mendesis lembut, bukan berasap. Jika satu arepa percobaan menjadi gelap dalam waktu kurang dari 4 menit, kecilkan api. Gunakan hanya lapisan tipis minyak; terlalu banyak minyak akan menggoreng kulit alih-alih memanggangnya. Wajan berat menjaga panas lebih stabil dibanding wajan tipis. Alergen dan penyimpanan Arepa ini mengandung susu dan gandum/gluten. Gunakan produk susu pasteurisasi dan periksa label keju untuk bahan tambahan lain. Dinginkan sisa arepa matang dalam wadah tertutup di lemari es dalam waktu 2 jam dan habiskan dalam 3–4 hari. Panaskan kembali dalam wajan tertutup dengan api kecil sampai panas hingga bagian dalam, balik sekali; microwave juga bisa digunakan, tetapi kulit akan melunak. Jangan biarkan isian keju lama di luar lemari es.

Catatan akhir

Persiapan awal: Adonan dan isian keju dapat dibuat hingga 1 hari sebelumnya; tutup dan simpan terpisah di lemari es. Biarkan adonan sedikit melunak sebelum dibentuk. Variasi penyajian: Tambahkan sedikit panela ke dalam isian untuk rasa lebih manis; perkiraan gizi menggunakan jumlah 15 g yang tercantum.

Informasi gizi per porsi

Informasi gizi per porsi

  • Ukuran porsi: 1 arepa
  • Kalori: 320 kcal
  • Karbohidrat: 36 g
  • Protein: 9 g
  • Lemak: 12 g
  • Serat: 2 g
  • Natrium: 380 mg