Hidangan nasional Peru

Juane de gallina

Nasi berbumbu dan ayam kampung dibungkus dengan telur rebus serta zaitun dalam daun bijao, lalu dikukus sampai isiannya menyatu.

Hidangan nasional Peru
Bagikan
Juane de gallina — nasi dan ayam dalam daun bijao
Juane de gallina — nasi dan ayam dalam daun bijao
Hasil 4 juane berbungkus daun
Persiapan 40 menit
Memasak 147 menit
Waktu pasif 30 menit
Total 217 menit
Gambaran umum

Juane de gallina — nasi dan ayam dalam daun bijao

Juane adalah hidangan nasi berbungkus daun yang berkaitan dengan kawasan Amazon Peru dan perayaan San Juan. Istilah juane mencakup sejumlah isian; pada juane de gallina, unsur pentingnya adalah nasi berbumbu, potongan ayam kampung, telur rebus, dan zaitun. Daun bijao memberi aroma serta membentuk bungkus, tetapi tidak dimakan.

Beras ditanak terlebih dahulu dengan kaldu ayam berbumbu sampai hampir matang. Setelah nasi didinginkan dengan cepat, telur mentah kocok diaduk rata sebagai pengikat. Pengukusan akhir bukan sekadar menghangatkan: proses tersebut harus mematangkan telur dan memanaskan pusat seluruh bungkusan secara menyeluruh.

Ayam kampung dewasa umumnya memerlukan rebusan lebih lama daripada ayam muda. Daun bijao besar yang bersih dihangatkan secukupnya agar mudah dilipat. Jangan memadatkan nasi terlalu keras; bentuklah empat bungkusan yang tertutup rapat tetapi tetap memberi ruang bagi panas untuk menembus pusat isian.

Kiat praktis

Kiat praktis

  • NasiHentikan penanakan awal ketika bulir masih sedikit keras; nasi akan diselesaikan di dalam bungkus.
  • DaunHangatkan bijao sampai lentur agar lipatannya tidak robek.
  • KeamananBagian tengah nasi yang dicampur telur mentah harus mencapai sedikitnya 74 °C setelah dikukus.
Bahan-bahan

Bahan-bahan

Bahan-bahan

  • 800 g ayam kampung bertulang mentah, empat potong; kulit boleh dilepas
  • 360 g beras putih berbulir sedang, dicuci dan ditiriskan, masih mentah
  • 8 lembar daun bijao besar layak konsumsi, dicuci dan dihangatkan sebentar; dua lembar per bungkus
  • 2 butir telur mentah ukuran sedang, dikocok untuk mengikat nasi; simpan dingin
  • 2 butir telur rebus matang, dikupas lalu dibelah dua menjadi empat bagian
  • 40 g zaitun hitam botija tanpa biji, empat buah; satu per bungkus
  • 150 g bawang bombai merah, dicincang halus untuk ditumis
  • 18 g bawang putih, dihaluskan
  • 10 g kunyit bubuk atau palillo, untuk aroma dan warna
  • 4 g oregano kering, diremas
  • 3 g jintan putih bubuk
  • 30 ml minyak sayur untuk tumisan bumbu
  • 9 g garam, 6 g untuk kaldu dan ayam serta 3 g untuk nasi; zaitun juga mengandung natrium
  • 3600 ml air, 1800 ml untuk merebus ayam dan 1800 ml untuk kukusan; ambil 800 ml kaldu tersaring untuk nasi
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Rebus ayam kampung.Didihkan perlahan 1800 ml air bersama 800 g ayam dan 6 g garam di panci. Buang buih, tutup sebagian, lalu masak selama 75 menit hingga daging empuk dan bagian paling tebal mencapai setidaknya 74 °C. Angkat ayam, saring kaldu, dan ukur 800 ml untuk nasi. Daging mudah terlepas dari tulang tetapi tidak hancur; ukur suhu di luar area tulang.

  2. Tumis bumbu wangi.Panaskan 30 ml minyak. Tumis bawang bombai merah dan bawang putih selama 7 menit sampai bening, lalu masukkan palillo, oregano, dan jintan putih selama 1 menit. Jaga api agar bubuk rempah tidak hangus. Aroma bumbu harus harum tanpa bau gosong.

  3. Tanak beras dengan kaldu.Masukkan 360 g beras tiris ke tumisan dan aduk selama 1 menit. Tambahkan 800 ml kaldu ayam yang disisihkan dan sisa 3 g garam; tutup dan masak selama 18 menit hingga cairan terserap tetapi bagian tengah bulir masih agak keras. Ratakan nasi di nampan dangkal bersih. Jangan membiarkan nasi matang mendingin perlahan dalam panci yang dalam.

  4. Dinginkan nasi dengan cepat.Masukkan nampan ke kulkas selama 20 menit. Ratakan nasi dengan ketebalan tidak lebih dari sekitar 2 cm agar uap segera lepas; dinginkan sampai tidak lagi beruap dan telur mentah tidak akan menggumpal ketika dicampur. Idealnya proses pendinginan berlangsung dalam satu jam setelah nasi matang; jangan mendiamkan nasi hangat terlalu lama.

  5. Lenturkan bijao dan campurkan telur.Hangatkan 8 lembar daun bijao bersih di atas uap selama sekitar 3 menit hingga dapat dilipat tanpa sobek. Aduk 2 telur mentah kocok ke dalam nasi yang telah dingin. Bulir terselimuti telur tipis merata, bukan terendam cairan. Jika perakitan tertunda, simpan nasi bercampur telur dalam kulkas; jauhkan dari telur rebus dan zaitun siap makan.

  6. Bungkus empat juane.Silangkan dua daun untuk setiap bungkusan. Masukkan seperempat nasi, satu potong ayam, setengah telur rebus, dan satu zaitun tanpa biji. Lipat rapat dan ikat dengan tali dapur. Isi harus berada di tengah tanpa bulir nasi keluar dari lipatan.

  7. Kukus hingga matang.Letakkan 4 bungkusan di atas 1800 ml air yang terus mendidih dalam kukusan besar. Kukus selama 45 menit, lalu tusukkan termometer bersih ke pusat nasi paling tebal: suhu wajib mencapai setidaknya 74 °C agar telur pengikat matang. Buka satu bungkusan untuk menguji bila perlu. Nasi membentuk gundukan padat; kondisi daun saja tidak menunjukkan tingkat kematangannya. Pastikan pusat setiap bungkusan mencapai 74 °C.

  8. Diamkan dan sajikan.Diamkan bungkusan selama 10 menit setelah dikukus. Lepaskan tali dan buka daun yang tidak dapat dimakan; hidangkan saat hangat, dengan ayam, setengah telur, dan zaitun terlihat. Nasi mempertahankan bentuk membulat serta bagian tengah yang panas dan kokoh. Dinginkan sisa makanan dengan segera.

Kiat praktis

Kiat praktis

Panduan praktis

Daun bijao yang masih kaku lebih mudah pecah pada sudut lipatan. Hangatkan sebentar sampai lentur, namun jangan memasukkannya sebagai bahan makanan. Bila bungkusan terlalu penuh, bentuk nasi longgar secukupnya agar uap panas menjangkau bagian tengah. Masak kaldu dan nasi secara berurutan. Kaldu rebusan ayam yang tersisa di luar 800 ml untuk nasi bukan bagian dari isian; simpan dingin untuk kebutuhan lain bila diperlukan. Jangan memperlakukan juane sebagai nasi yang aman ditinggalkan lama pada suhu ruang. Sajikan sesudah istirahat singkat. Masukkan sisa bungkusan ke wadah dangkal dan kulkas dengan segera, lalu panaskan kembali sampai 74 °C sebelum dimakan lagi. Daun bijao dapat dilepaskan sebelum penyimpanan bila membantu pendinginan lebih cepat.

Hal yang perlu diperhatikan

Hal yang perlu diperhatikan

  • Bungkusan terbukaDaun kurang lentur atau lipatan terlalu penuh; panaskan sebentar daun bersih dan lipat ulang dengan ikatan yang kuat.
  • Bagian tengah masih lunak seperti telur mentahPengukusan belum merata; lanjutkan mengukus dan periksa kembali suhu inti 74 °C.
Informasi gizi per porsi

Informasi gizi per porsi

  • Ukuran porsi1 juane dengan 1 potong ayam kampung
  • Kalori820 kcal
  • Karbohidrat72 g
  • Protein44 g
  • Lemak35 g
  • Serat3 g
  • Natrium1100 mg
Alergen dan keamanan pangan

Alergen dan keamanan pangan

Mengandung telur dan daging ayam. Periksa alergen tambahan pada bumbu kemasan bila ada. Pisahkan telur mentah dari bahan yang siap makan, dinginkan nasi dengan cepat, dan pastikan pusat bungkusan mencapai 74 °C sebelum disajikan.

Penutup

Penutup

  • Hasil hidangan: Empat bungkusan nasi berbumbu dengan ayam kampung, telur rebus, dan zaitun yang mempertahankan bentuk setelah dikukus.
  • Hal terpenting: Dinginkan nasi sebelum dicampur telur mentah, lalu masak pusat bungkusan sampai 74 °C.