Hidangan nasional Peru

Cuchicanca

Bahu babi berkulit dibumbui cuka dan ají mirasol semalam, lalu dipanggang dua tahap hingga permukaannya kecokelatan.

Hidangan nasional Peru
Bagikan
Cuchicanca — panduan memasak
Cuchicanca — panduan memasak
Hasil 6 porsi
Persiapan 35 menit
Memasak 165 menit
Waktu pasif 730 menit
Waktu total 930 menit
Gambaran umum

Cuchicanca — panduan memasak

Cuchicanca, juga dikenal sebagai kuchi kanka, merupakan hidangan babi panggang yang dikaitkan dengan Huaraz di wilayah Áncash. Bumbu cuka, ají mirasol, bawang putih, jintan, dan lada meresap ke daging sebelum dipanggang.

Dalam berbagai penyajian daerah, hidangan ini menggunakan babi muda utuh. Untuk dapur rumah, bahu babi berkulit yang dipanggang dalam oven lebih praktis, tetapi bentuk dan prosesnya tidak sepenuhnya sama dengan memanggang seekor babi utuh.

Marinasi dingin semalam diikuti pemanggangan dengan suhu sedang, lalu peningkatan panas sebentar untuk bagian kulit. Tekstur daging yang empuk dan suhu bagian tengah yang aman lebih penting daripada kerak yang sangat gelap.

Bahan-bahan

Bahan-bahan

Bahan-bahan

  • 1400 g bahu babi berkulit, satu potong besar, kulit disayat dangkal
  • 130 ml cuka anggur merah untuk marinasi
  • 75 g pasta ají mirasol dari cabai kuning kering yang direndam
  • 25 g bawang putih, tumbuk halus
  • 4 g jintan bubuk
  • 3 g lada hitam bubuk
  • 11 g garam halus, ditimbang
  • 35 ml air perasan jeruk nipis segar
  • 180 g bawang bombai merah, iris tipis berbentuk baji
  • 25 ml minyak sayur untuk loyang
  • 350 ml air untuk loyang
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Bumbui bahu babi.Campurkan 130 ml cuka, 75 g ají mirasol, 25 g bawang putih, 4 g jintan, 3 g lada, 11 g garam, dan 35 ml air jeruk nipis dalam wadah tahan asam. Balurkan pada 1400 g bahu babi, tetapi usahakan kulit tidak banyak terkena pasta basah. Sisi daging terlapisi merata dan sayatan pada kulit masih terlihat. Segera bersihkan permukaan yang terkena babi mentah.

  2. Marinasi dalam lemari es.Tutup wadah dan simpan babi berbumbu pada suhu 4 °C atau lebih rendah selama 720 menit. Bumbu menempel pada daging dan seluruh potongan tetap dingin. Jangan merendam daging pada suhu ruang.

  3. Panaskan oven dan siapkan loyang.Panaskan oven hingga 170 °C. Masukkan 180 g bawang, 25 ml minyak, dan 350 ml air ke loyang panggang dalam; taruh babi pada rak di atas cairan. Dasar loyang berisi lapisan cairan dangkal dan daging tidak terendam.

  4. Panggang dengan suhu sedang.Panggang pada 170 °C selama 145 menit. Periksa loyang dua kali agar 350 ml air yang telah ditambahkan dan sari daging tidak menguap sampai meninggalkan kerak hangus. Tusukan pada daging terasa lebih lunak dan kulit mulai mengering. Ukur bagian paling tebal sampai sedikitnya 63 °C, lalu istirahatkan sedikitnya 3 menit.

  5. Renyahkan permukaan.Naikkan suhu oven menjadi 220 °C, lalu panggang 20 menit lagi sambil diawasi. Kulit menjadi lebih renyah, permukaan kecokelatan, dan tidak muncul bagian hitam hangus. Pastikan suhu inti tetap di atas 63 °C.

  6. Istirahatkan daging panggang.Pindahkan babi ke talenan bersih dan diamkan selama 10 menit sebelum dipotong. Cairan di dalam daging lebih stabil dan irisan tidak langsung hancur. Pastikan waktu istirahat setelah mencapai 63 °C sekurangnya 3 menit.

  7. Iris dan sajikan.Potong menjadi enam porsi dan bagikan bawang panggang serta sari dari loyang. Setiap irisan berisi daging matang dengan sedikit kerak beraroma cabai.

Kiat praktis

Kiat praktis

Panduan praktis

Penyajian. Sajikan irisan bersama bawang lunak dan sesendok sari panggangan. Mote, kentang, atau salad bisa menjadi pendamping tradisional jika dimasak secara terpisah. Pengaturan waktu. Mulai membumbui daging pada hari sebelumnya. Waktu marinasi dan istirahat terpisah dari lamanya daging di oven. Penyimpanan. Dinginkan dan simpan dalam wadah dangkal di lemari es pada 4 °C atau lebih rendah hingga 3–4 hari. Panaskan kembali hingga 74 °C; bagian kulit mungkin kehilangan kerenyahannya. Batas adaptasi. Bahu babi rumahan tidak sama dengan babi muda utuh yang dipanggang di daerah asal, walau bumbu dan teknik oven mempertahankan beberapa karakter penting.

Hal yang perlu diperhatikan

Hal yang perlu diperhatikan

  • Kulit tetap lunakPasta terlalu basah menghasilkan uap. Hindari mengoleskan bumbu cair pada bagian atas kulit dan lakukan pemanggangan akhir hanya setelah bagian dalam matang.
  • Bagian luar terlalu cepat menggelapPasta cabai mungkin mengandung gula atau panas atas terlalu tinggi. Lindungi permukaan dengan penutup ringan dan ukur suhu inti.
Informasi gizi per porsi (perkiraan)

Informasi gizi per porsi (perkiraan)

  • Takaran saji1 dari 6 porsi besar
  • Kalori570 kkal
  • Karbohidrat5 g
  • Protein39 g
  • Lemak44 g
  • Serat1 g
  • Natrium870 mg
Alergen dan keamanan pangan

Alergen dan keamanan pangan

Mengandung daging babi. Daging utuh harus mencapai suhu inti sedikitnya 63 °C, diikuti istirahat minimal 3 menit; periksa dengan termometer dan jangan menilai kematangan hanya dari warna kulit. Bersihkan tangan dan peralatan sesudah menangani babi mentah, serta cegah kontaknya dengan makanan matang. Dinginkan sisa panggangan dalam wadah dangkal dan masukkan ke lemari es pada 4 °C atau lebih rendah dalam waktu 2 jam; gunakan dalam 3–4 hari dan panaskan kembali hingga 74 °C.

Penutup

Penutup

  • Hasil akhir: Irisan cuchicanca memiliki daging babi berbumbu, bawang panggang, dan kulit kecokelatan.
  • Kunci keberhasilan: Cuka dan ají mirasol meresap saat marinasi dingin, lalu daging dipanggang, bukan digoreng dalam sedikit minyak.