Carne seca al horno
Daging kering khas Boyacá dihangatkan perlahan dalam daun pisang dan disajikan sebagai pelengkap gurih dengan aroma asap.
Carne seca al horno adalah hidangan Boyacá yang tercatat dalam koleksi Colombia Sabe di antara sajian yang berkaitan dengan Mutal Valletenzano. Uraian tradisionalnya dimulai dengan irisan tipis paha sapi yang direndam dalam air garam, ditiriskan, lalu dibungkus dengan daun pisang yang dipanggang sebentar. Bungkusan itu dikeringkan selama beberapa hari di atas oven kayu sehingga menyerap aroma asap. Koleksi yang sama kemudian menyebut daging kering sebagai isian puree kacang dan olahan umbi.
Versi rumahan ini tetap menggunakan daging sapi, daun pisang, dan penyajian yang dihangatkan di oven, tetapi memakai daging kering siap santap yang diproses secara komersial. Sumber tidak menyebutkan konsentrasi air garam atau kondisi pengeringan yang terkendali, sehingga tidak cukup untuk menyusun cara pengawetan rumahan yang aman. Jangan gunakan daging sapi mentah atau mencoba mengeringkannya selama berhari-hari dalam oven rumah. Pilih produk daging kering polos yang telah diproses sepenuhnya dari penjual tepercaya; bila carne seca Kolombia tidak tersedia, jerky sapi tanpa lapisan manis dapat menjadi pengganti praktis.
Daun dipanaskan sebentar di wajan kering agar lentur dan mudah dilipat tanpa robek. Sedikit air di dalam wadah tertutup menghasilkan uap lembut yang menghangatkan daging tanpa membuatnya hangus. Daging siap santap ini rasanya pekat dan asin, jadi sajikan dalam porsi kecil sebagai pelengkap atau isian, bukan sebagai potongan steak besar. Resep ini memberi empat porsi kecil dari 120 g produk siap pakai; 300 g pada sumber merujuk pada daging segar sebelum dikeringkan, tanpa hasil akhir yang disebutkan.


