Hidangan nasional Polandia

Pierogi z czerwoną fasolą (pierogi Polandia isi kacang merah kidney kidney)

Pierogi z czerwoną fasolą adalah hidangan tradisional dari Fajsławice, Provinsi Lublin, Polandia. Kementerian Pertanian Polandia memasukkannya ke Daftar Produk Tradisional pada 2 Juli 2014. Bentuknya setengah lingkaran berukuran sekitar 6 cm, direbus dengan kulit pucat dan isian cokelat keunguan yang padat.

Hidangan nasional Polandia
Bagikan
Tampilan lebar sajian „Pierogi z czerwoną fasolą (pierogi Polandia isi kacang merah kidney kidney)“ yang tertata di atas meja.
Hasil 32 pierogi, 4 porsi
Porsi 8 buah dan seperempat topping babi
Persiapan 45 menit
Memasak 90 menit
Ringkasan

Pierogi z czerwoną fasolą (pierogi Polandia isi kacang merah kidney kidney)

Pierogi z czerwoną fasolą adalah hidangan tradisional dari Fajsławice, Provinsi Lublin, Polandia. Kementerian Pertanian Polandia memasukkannya ke Daftar Produk Tradisional pada 2 Juli 2014. Bentuknya setengah lingkaran berukuran sekitar 6 cm, direbus dengan kulit pucat dan isian cokelat keunguan yang padat.

Isian setempat memadukan kacang merah kidney, kentang, bawang goreng, pipi babi asap atau bacon, marjoram, dan sedikit biji karaway. Catatan resmi menjelaskan cara yang diwariskan secara lisan antargenerasi, tetapi tidak mencantumkan takaran ataupun formula adonan tertulis. Resep empat porsi ini merupakan adaptasi rumahan praktis dari metode daerah tersebut; takarannya bukan formula resmi tunggal.

Kacang merah kidney kering memerlukan penanganan khusus: rendam, buang air rendaman, lalu rebus bergolak dalam air baru setidaknya 30 menit sebelum dilanjutkan hingga benar-benar empuk. Jangan memasak kacang kidney kering dengan slow cooker. Kacang kalengan yang sudah matang dapat mempersingkat proses. Bentuk 32 pierogi dan sajikan delapan per orang dengan potongan babi renyah dan lemak cairnya.

Tips

Tips

  • Rendam kacang merah kidney kering minimal 5 jam; semalaman lebih praktis. Tiriskan dan buang air rendaman.
  • Rebus kacang bergolak dalam air baru setidaknya 30 menit, lalu lanjutkan dengan api kecil sampai benar-benar empuk. Jangan gunakan slow cooker untuk kacang kering.
  • Untuk pilihan praktis, gunakan kacang merah kidney kalengan yang sudah matang; tiriskan, bilas, lalu timbang 800 g. Kacang kalengan tidak perlu direndam atau direbus ulang selama 30 menit.
  • Rebus kentang sampai mudah ditembus pisau, lalu tiriskan baik-baik agar isian tetap padat.
  • Gunakan sedikit saja biji karaway bersama marjoram; catatan daerah juga menyebut jumlah karaway yang kecil.
  • Tutup adonan saat membentuk pierogi. Rebus bertahap, lalu setelah mengapung masak lagi 3–4 menit sampai kulit empuk dan bagian tengah isian mengepul panas.
Bahan

Bahan

Isian kacang merah

  • 350 g kacang merah kidney kering (menghasilkan sekitar 800 g setelah matang) atau 800 g kacang kalengan matang, ditiriskan dan dibilas
  • 300 g kentang bertepung, matang dan ditiriskan
  • 150 g bawang bombai, dikupas dan dicincang halus
  • 150 g pipi babi asap atau bacon tebal, dipotong dadu
  • 2 g marjoram kering
  • 0,5 g biji karaway, ditumbuk ringan
  • 6 g garam halus, sesuaikan dengan kacang kalengan dan bacon
  • 2 g lada hitam bubuk

Adonan

  • 400 g tepung terigu serbaguna, ditambah hingga 15 g untuk menguleni
  • Sekitar 210 ml air sangat panas, tuangkan bertahap
  • 5 g garam halus

Untuk memasak

  • 4 L air baru untuk kacang, ditambah air untuk rendaman
  • 4 L air dan 24 g garam halus untuk merebus pierogi
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Rendam dan masak kacang dengan aman.Jika memakai kacang kering, rendam dalam banyak air setidaknya 5 jam, sebaiknya semalaman. Tiriskan dan buang airnya. Tutupi kacang dengan air baru, didihkan bergolak dan rebus minimal 30 menit; jangan gunakan slow cooker. Lanjutkan memasak perlahan hingga benar-benar empuk. Tiriskan dan timbang sekitar 800 g kacang matang. Jika memakai kacang kalengan, tiriskan, bilas, lalu timbang 800 g.

  2. Masak kentang.Rebus kentang kupas secara terpisah sampai pisau mudah menembusnya. Tiriskan hingga kering, dinginkan sampai aman dipegang, lalu timbang 300 g.

  3. Lelehkan lemak babi.Masukkan pipi babi atau bacon ke wajan dingin dan masak dengan api sedang-kecil sampai renyah; ikuti juga petunjuk pada kemasan. Angkat potongan renyah dan simpan lemak cairnya. Tumis bawang sampai lunak dengan sekitar 15 g lemak itu; sisihkan potongan babi dan sisa lemak untuk penyajian.

  4. Buat isian.Lumatkan atau giling kacang dan kentang sampai menyatu tetapi masih sedikit bertekstur. Campur bawang, marjoram, sedikit karaway tumbuk, 6 g garam, dan lada. Cicipi dan sesuaikan bumbu. Ratakan isian di wadah dangkal dan dinginkan dengan cepat.

  5. Uleni adonan.Campur tepung dan 5 g garam. Tuangkan bertahap sekitar 210 ml air sangat panas sambil diaduk; uleni saat sudah cukup dingin untuk disentuh. Uleni hingga halus dan lentur. Tambahkan tepung ekstra hingga 15 g hanya bila perlu. Tutup dan istirahatkan selama 10 menit.

  6. Isi dan bentuk.Gilas adonan setebal 2–3 mm dan potong 32 lingkaran berdiameter sekitar 7 cm. Taruh 35–38 g isian dingin di tiap lingkaran. Lipat menjadi setengah lingkaran, keluarkan udara dan tekan rapat tepian yang diratakan. Tutup pierogi yang sudah dibentuk sambil menyelesaikan sisanya.

  7. Rebus dan sajikan.Didihkan 4 L air dengan 24 g garam dalam panci 8 L. Rebus pierogi bertahap tanpa memenuhi panci. Setelah mengapung, rebus lagi sekitar 3–4 menit sampai adonan empuk dan isian mengepul panas. Angkat dengan saringan dan sajikan bersama potongan babi serta lemak cair yang disisihkan.

Penyajian, penyimpanan, dan pemanasan ulang

Kiat praktis

Penyajian, penyimpanan, dan pemanasan ulang

Sajikan selagi hangat dengan potongan babi renyah dan lemak cairnya. Catatan resmi daerah juga menyebut lemak cair atau mentega sebagai pelengkap; perkiraan gizi di sini menggunakan versi dengan topping babi.

Penyajian, penyimpanan, dan pemanasan ulang

Isian dapat dibuat sebelumnya. Ratakan di wadah dangkal dan simpan di kulkas bersuhu maksimum 4 °C dalam waktu 2 jam. Dinginkan sisa makanan matang dalam wadah dangkal dalam 2 jam dan habiskan dalam 3–4 hari. Panaskan pierogi dan topping hingga bagian tengahnya mencapai 74 °C.

Penyajian, penyimpanan, dan pemanasan ulang

Untuk menjaga kualitas, bekukan pierogi matang yang telah dingin dalam satu lapisan sampai padat, kemas rapat dan gunakan dalam satu bulan. Cairkan di kulkas dan panaskan ulang hingga 74 °C di bagian tengah.

Informasi gizi dan alergen

Informasi gizi dan alergen

  • Energisekitar 860 kkal per porsi
  • Proteinsekitar 36 g
  • Lemaksekitar 17 g
  • Lemak jenuhsekitar 6 g
  • Karbohidratsekitar 132 g
  • Seratsekitar 18 g
  • Natriumsekitar 1.200 mg

Adonan mengandung gandum dan gluten. Periksa label daging kemasan untuk alergen dan bahan tambahan yang dicantumkan. Jika memakai kacang kering, ikuti langkah perendaman dan perebusan dengan tepat; dinginkan isian dan sisa makanan segera, lalu panaskan sisa makanan hingga 74 °C di bagian tengah.