Hidangan nasional Peru

Cuy relleno

Dua ekor cuy yang telah dibersihkan diisi campuran huacatay, bawang, daun mint, dan kacang tanah, lalu dipanggang dan disajikan dengan kentang rebus.

Hidangan nasional Peru
Bagikan
Cuy relleno Apurímac isi herba dan kacang tanah
Cuy relleno Apurímac isi herba dan kacang tanah
Hasil 4 porsi hidangan utama dari 2 ekor cuy kecil
Persiapan 45 menit
Memasak 105 menit
Waktu pasif 15 menit
Total waktu 165 menit
Gambaran umum

Cuy relleno Apurímac isi herba dan kacang tanah

Di Apurímac, Peru, nama cuy relleno merujuk pada marmut (guinea pig) yang rongga tubuhnya diisi bumbu sebelum dimasak. Beberapa uraian setempat memakai bawang putih, jintan, herba Andes, bawang bombai, kacang, atau jeroan yang diolah terlebih dahulu. Isian di dalam rongga, bukan bumbu oles di luar saja, merupakan ciri hidangannya.

Isiannya di sini memakai bawang merah, huacatay, daun mint, peterseli, oregano, dan kacang tanah panggang, tanpa jeroan. Huacatay ialah herba aromatik Andes dengan ciri aroma tersendiri; pengganti daun sembarangan tidak akan menghasilkan rasa yang sama. Gunakan hanya cuy siap masak yang telah dibersihkan oleh pemasok pangan berizin.

Karena hewan dipanggang dalam keadaan berisi, suhu pada daging dan bagian tengah isian harus diperiksa secara terpisah. Warna kulit kecokelatan tidak membuktikan bagian tengah sudah aman. Kentang direbus sewaktu pemanggangan berlangsung agar tidak menambah waktu masak yang dihitung.

Kiat praktis

Kiat praktis

  • Ciri hidanganIsian herba, bawang, dan kacang tanah tanpa jeroan; beberapa sajian di Apurímac memasukkan jeroan yang dimasak.
  • Kendali utamaJangan memakai warna kulit sebagai tanda aman; ukur setidaknya 74 °C pada daging maupun pusat isian.
  • Hasil yang dicariCuy panggang dihidangkan dengan isian herba dan kacang yang matang serta kentang rebus.
Bahan-bahan

Bahan-bahan

Cuy dan bumbu oles

  • 2 ekor cuy utuh siap masak — marmut konsumsi sekitar 700 g per ekor, dibersihkan dan dikeluarkan organ dalam oleh pemasok berizin
  • 20 ml air jeruk nipis — diperas segar
  • 15 ml cuka anggur putih
  • 12 g bawang putih — dihaluskan
  • 5 g garam halus
  • 2 g jintan bubuk
  • 1 g lada hitam bubuk

Isian herba dan kacang

  • 120 g bawang bombai merah — dicincang halus
  • 20 ml minyak sayur
  • 20 g daun huacatay segar — dicuci dan dicincang
  • 15 g daun mint segar — dicuci dan dicincang
  • 10 g peterseli daun datar — dicuci dan dicincang
  • 2 g oregano kering
  • 60 g kacang tanah panggang tumbuk — tanpa garam

Pelengkap

  • 600 g kentang — dikupas, dipotong sama besar
  • 1000 ml air — untuk merebus kentang
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Siapkan cuy bersih.Simpan kedua cuy yang sudah dikeluarkan jeroannya pada 4 °C atau lebih rendah sampai siap diolah. Tepuk kering memakai tisu dapur dan periksa rongganya agar tidak ada jaringan tersisa. Jangan mencuci karkas mentah di wastafel. Setelah sekitar 12 menit, permukaan harus kering dan bagian dalam bersih. Cegah percikan cairan daging, cuci tangan, dan sanitasi talenan.

  2. Lumuri bagian dalam dan luar.Campurkan seluruh 20 ml air jeruk nipis, 15 ml cuka anggur putih, 12 g bawang putih, 5 g garam, 2 g jintan, dan 1 g lada. Selama 8 menit, oleskan tipis dan rata di kulit serta rongga kedua cuy. Simpan tetap dingin ketika isian disiapkan. Jauhkan daging mentah dari herba siap pakai dan makanan matang.

  3. Masak isian herba dan kacang.Panaskan seluruh 20 ml minyak dalam wajan. Tumis 120 g bawang merah dengan api sedang-kecil sekitar 8 menit hingga transparan. Masukkan seluruh huacatay, mint, peterseli, oregano, dan 60 g kacang tanah tumbuk. Aduk dan masak 3 menit lagi agar kacang tidak gosong. Herba harus layu dan isian menyatu longgar. Pakai sendok bersih yang tidak bersentuhan dengan daging mentah.

  4. Masukkan isian dan ikat.Biarkan uap isian berkurang selama 5 menit sembari memanaskan oven ke 190 °C. Bagi isian rata ke dua rongga tanpa memadatkannya, lalu tutup bukaan menggunakan tali daging aman pangan atau tusuk penahan. Tahap ini sekitar 10 menit termasuk waktu menunggu. Isian harus tetap longgar sehingga panas dapat masuk dan tidak jatuh saat karkas diangkat. Cegah kontak silang dengan peralatan penyajian.

  5. Panggang hingga matang menyeluruh.Susun cuy berisi di atas rak dalam loyang dan panggang di oven bersuhu 190 °C sekitar 70 menit; putar loyang di pertengahan waktu. Dengan termometer tusuk digital, pastikan daging paling tebal DAN pusat isian masing-masing mencapai sedikitnya 74 °C. Kulit dapat kecokelatan dan sendi mulai lunak, tetapi warna saja tidak cukup. Angka 74 °C dipakai sebagai batas konservatif untuk daging berisi, bukan standar pemerintah khusus spesies cuy.

  6. Rebus kentang bersamaan.Sambil cuy dipanggang, masukkan seluruh 600 g kentang ke panci bersih dan tuangi seluruh 1000 ml air yang tercantum. Rebus perlahan selama 20 menit lalu tiriskan dan tutup hingga disajikan. Kentang harus mudah ditusuk garpu tanpa hancur. Tahap ini berlangsung bersamaan dengan pemanggangan.

  7. Istirahatkan, potong, dan sajikan.Diamkan kedua cuy matang tertutup longgar selama 10 menit di permukaan yang tidak pernah menyentuh daging mentah. Bagi masing-masing menjadi dua porsi, usahakan isiannya tetap bersama daging, dan sertakan seperempat kentang rebus pada setiap piring. Cairan daging sudah tenang dan isian tetap harum. Ukur suhu sebelum memotong, lalu gunakan talenan bersih.

Kiat praktis

Kiat praktis

Panduan praktis

Sajikan cuy panas bersama kentang rebus yang sudah ditakar. Isian mengandung kacang tanah; jangan mengiranya hanya campuran daun herba. Masukkan sisa hidangan ke wadah dangkal tertutup di lemari es pada 4 °C atau lebih rendah dalam waktu 2 jam. Habiskan dalam 3–4 hari dan panaskan kembali hingga 74 °C. Porsi bertulang bisa panas tidak merata; ukur dekat isian sekaligus pada daging. Dapatkan cuy hanya dari pemasok pangan resmi. Jangan memakai hewan peliharaan atau hasil tangkapan liar. Tanpa huacatay, aroma khas hidangan akan berubah jika diganti herba umum sembarangan.

Hal yang perlu diperhatikan

Hal yang perlu diperhatikan

  • Masalah 1Jika kulit sudah terlalu gelap tetapi isian belum mencapai 74 °C, bagian luar matang lebih cepat. Tutupi bagian tergelap dengan aluminium foil dan lanjutkan pemanggangan sampai kedua area mencapai suhu yang ditentukan.
  • Masalah 2Jika isian jatuh ketika karkas dibalik, rongga terlalu penuh atau ikatan terlalu longgar. Kurangi pemadatan dan perkuat ikatan sebelum melanjutkan.
Informasi gizi per 1 dari 4 porsi

Informasi gizi per 1 dari 4 porsi

  • Ukuran porsiseperempat hasil, sekitar 185 g daging dan isian yang dapat dimakan plus 150 g kentang
  • Kalori465 kkal
  • Karbohidrat32 g
  • Protein35 g
  • Lemak22 g
  • Serat4 g
  • Natrium510 mg
Alergen dan keamanan pangan

Alergen dan keamanan pangan

Mengandung kacang tanah. Perlakukan cuy mentah seperti daging mentah lain: gunakan talenan terpisah, simpan pada 4 °C atau lebih rendah, dan ukur suhu sedikitnya 74 °C pada daging paling tebal dan pusat isian sebagai tindakan konservatif. Tulang tetap ada dalam porsi.

Penutup

Penutup

  • Hasil: Cuy panggang dihidangkan dengan isian herba dan kacang yang matang serta kentang rebus.
  • Kendali penentu: Jangan memakai warna kulit sebagai tanda aman; ukur setidaknya 74 °C pada daging maupun pusat isian.