Sancocho trifásico dari San Estanislao dengan babi, ayam, dan umbi
Inventaris masakan tradisional Kementerian Kebudayaan Kolombia mencatat sancocho trifásico sebagai sup sehari-hari di San Estanislao de Kostka, departemen Bolívar. Uraian setempat menyebut iga babi, ayam kampung, dan daging babi, bersama singkong, kentang, ubi, labu ahuyama, pisang tanduk, jagung, dan bumbu. Namanya merujuk pada tiga komponen daging; sayuran menjadikan kuahnya satu hidangan lengkap. Catatan munisipal tersebut memberi konteks daerah, tetapi tidak memberikan takaran resep.
Versi rumahan ini mengikuti daftar bahan lokal dan menjelaskan adaptasinya: potongan ayam digunakan sebagai pengganti ayam kampung dewasa, sedangkan komponen babi kedua ditetapkan sebagai bahu tanpa tulang karena inventaris tidak menyebut potongan atau jumlah. Resep lain bernama trifásico yang diterbitkan menggunakan sapi, babi, dan ayam. Itu variasi berbeda dan tidak digunakan untuk menggantikan catatan San Estanislao di sini. Racikan keluarga dapat berbeda dalam pilihan potongan, bumbu, dan perbandingan umbi.
Urutan memasak cocok untuk kompor rumah. Babi dimasak lebih dahulu, lalu ayam dan jagung, kemudian umbi agar lunak tanpa hancur. Potong sayuran dalam ukuran besar yang seragam dan jaga agar rebusan tetap perlahan. Hasil akhirnya berupa kuah gurih dan berisi, daging empuk, serta potongan jagung dan umbi yang tetap terlihat saat disajikan.


