Hidangan nasional Kolombia

Bocachico al cabrito: ikan isi panggang khas Kolombia

Buat bocachico al cabrito, ikan utuh berisi bawang, ají manis, dan tomat yang dibungkus daun bijao atau pisang raja.

Hidangan nasional Kolombia
Bagikan
Tampilan lebar bocachico al cabrito panggang dalam daun terbuka di atas piring rustic.
Wilayah Atlántico dan pesisir Karibia Kolombia
Kategori Ikan air tawar utuh berisi
Persiapan aktif Sekitar 35 menit
Waktu memasak Sekitar 40 menit
Total waktu Sekitar 1 jam 15 menit
Gambaran umum

Bocachico al cabrito: ikan isi panggang khas Kolombia

Bocachico utuh berisi bawang, ají manis, dan tomat, dibungkus daun lalu dipanggang

Bocachico al cabrito tercatat di Atlántico, pesisir Karibia Kolombia. Ikan air tawar dibelah di bagian perut, diisi campuran sayuran beraroma, diikat, lalu dipanggang. Catatan kuliner setempat menyebut daun bijao atau daun pisang raja untuk melindungi daging dan memberi aroma hijau yang lembut.

Versi rumahan ini memakai isian bawang, ají manis, dan tomat dari publikasi kuliner regional. Ikan segar dan garam terukur digunakan di sini; versi ikan asin merupakan variasi tersendiri. Ukuran ikan dan isiannya berbeda antarwilayah. Beli bocachico dari penjual tepercaya dan sumber yang sah, lalu minta sisik serta isi perutnya dibersihkan dan ikan dibelah memanjang.

Panggang dengan panas sedang, idealnya di sisi panas tidak langsung pada pemanggang bertutup. Daun menjaga ikan tetap lembap dan membiarkan sedikit aroma asap masuk. Lepaskan daun sebelum menyajikan dan waspadai duri. Arepa, singkong, atau salad dapat menjadi pendamping, tetapi tidak termasuk dalam takaran dan nilai gizi resep.

Bahan

Bahan

Ikan dan bumbu

  • 2 bocachico segar ukuran sedang, total sekitar 1,8 kg, dibersihkan sisik dan isi perutnya lalu dibelah memanjang
  • 30 ml air jeruk limau
  • 4 g garam halus
  • 1 g lada hitam bubuk

Isian sayuran

  • 100 g daun bawang panjang, iris halus
  • 120 g bawang bombai kuning, iris tipis
  • 120 g cabai ají manis (sekitar 3 buah), iris tipis
  • 150 g tomat matang, potong memanjang tipis
  • 12 g bawang putih (4 siung), cincang halus
  • 2 g garam halus
  • 15 ml minyak netral
  • 10 ml air jeruk limau

Pembungkus dan pemanggangan

  • 4 lembar besar daun bijao atau daun pisang raja, cuci dan keringkan
  • 15 ml minyak netral untuk mengoles
  • Serat pisang raja atau benang katun khusus pangan secukupnya
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Siapkan pemanggang dan daun Siapkan bara sedang dan sisakan bagian lebih sejuk untuk panas tidak langsung; pada pemanggang gas, panaskan satu sisi saja. Bersihkan kisi-kisi. Cuci dan keringkan daun, lalu hangatkan sebentar dengan panas rendah sampai lentur tanpa gosong. Simpan ikan mentah di lemari es selama menyiapkan isian.

  2. Bumbui ikan Keringkan ikan yang sudah dibersihkan. Periksa agar tidak ada isi perut atau sisik tertinggal dan ikan terbuka di bagian perut tanpa terbelah menjadi dua. Gosok bagian dalam dan luar dengan air limau, 4 g garam, dan lada. Letakkan di wadah bersih dan kembalikan ke lemari es.

  3. Masak isian Panaskan 15 ml minyak dalam wajan lebar dengan api sedang. Masukkan daun bawang, bawang bombai, dan ají; tumis 3–4 menit sampai harum dan sedikit lunak. Tambahkan bawang putih selama 30 detik. Masukkan tomat dan 2 g garam, lalu masak 2–3 menit sampai sayuran lunak tetapi masih berbentuk. Angkat, aduk dengan 10 ml air limau, dan dinginkan sampai hangat.

  4. Isi dan ikat Bagikan sayuran ke rongga ikan secara merata. Rapatkan sisi ikan dan ikat di beberapa tempat dengan serat pisang raja atau benang katun khusus pangan. Ikatan harus menahan ikan tanpa memotong daging. Jika ikan sulit ditutup, biarkan terbuka dan bungkus dengan daun secara rapat.

  5. Bungkus Bentangkan satu lembar daun besar dan taruh ikan di tengah. Lipat daun menutupi ikan, lalu lipat sisi-sisinya menjadi bungkusan rapat. Tumpuk daun kedua jika daun pertama sobek atau terlalu kecil. Olesi bagian luar dengan sisa 15 ml minyak dan ikat agar bungkusan tidak terbuka saat dibalik. Ulangi pada ikan kedua.

  6. Panggang perlahan Letakkan bungkusan di bagian pemanggang yang lebih sejuk dan tutup. Panggang sekitar 15–20 menit, balik dengan penjepit, lalu panggang lagi 15–20 menit. Jauhkan dari bara jika daun cepat menghitam atau api membesar. Waktu bergantung pada ketebalan ikan, panas, dan angin.

  7. Periksa kematangan, istirahatkan, lalu sajikan Buka satu bungkusan dengan hati-hati dan arahkan uap menjauh dari wajah. Ukur bagian daging paling tebal dekat tulang belakang dengan termometer bersih tanpa menyentuh tulang; setiap ikan harus mencapai 63°C. Dagingnya harus buram dan mudah terurai dengan garpu. Jika belum matang, bungkus kembali dan lanjutkan memanggang; periksa ikan yang lain juga. Diamkan 5 menit, lepaskan daun, dan sajikan panas sambil memperhatikan duri kecil.

Panduan praktis

Kiat praktis

Informasi gizi per porsi

Perkiraan ini untuk satu dari empat porsi tanpa lauk. Perhitungan mengasumsikan sekitar 810 g daging ikan yang dapat dimakan dari 1,8 kg ikan utuh dan menggunakan data umum ikan air tawar mentah karena data khusus bocachico tidak tersedia. Hasil daging, spesies, dan garam yang terserap berbeda-beda; toleransi ketidakpastian setidaknya 25%.

Panduan praktis

Pilih ikan dengan ukuran serupa. Keduanya akan matang lebih merata. Minta penjual membuang sisik dan isi perut serta membelah perut memanjang. Kepala dan ekor dapat dibiarkan jika itu kebiasaan setempat. Jangan membuat isian terlalu basah. Tomat cukup lunak tanpa meninggalkan genangan. Jika wajan berair, masak sayuran satu menit lagi. Gunakan daun sebagai pelindung. Catatan regional menyebut bijao; daun pisang raja yang bersih dapat digunakan sebagai pengganti. Hangatkan sebentar agar lentur. Jika sobek, lapisi dengan daun kedua alih-alih mengencangkan tali terlalu kuat. Awasi bara. Bungkusan harus matang bertahap tanpa terkena api langsung. Sedikit kecokelatan tidak masalah, tetapi daun yang cepat hitam menandakan panas berlebih. Jaga ikan tetap dingin. Beli ikan dingin dan simpan pada suhu 4°C atau lebih rendah. Pisahkan ikan mentah, cairannya, dan peralatannya dari isian matang serta makanan siap santap. Cuci tangan dan alat setelah menyentuh ikan mentah. Sesuaikan garam untuk variasi ikan asin. Sebagian versi memakai bocachico asin yang direndam dan dibilas, tetapi tetap dapat terasa sangat asin. Takaran ini untuk ikan segar; kurangi garam hanya setelah ikan asin direndam dan sepotong matang dicicipi. Dinginkan sisa makanan segera. Lepaskan daun dan simpan ikan dalam wadah dangkal bertutup dalam 2 jam pada suhu 4°C atau lebih rendah. Panaskan kembali hingga 74°C.

Alergen dan keamanan pangan

Resep ini mengandung ikan. Periksa label bumbu kemasan dan bahan pengikat untuk bahan tambahan atau peringatan kontaminasi silang. Simpan ikan mentah dalam keadaan dingin dan terpisah dari makanan siap santap; cuci tangan dan peralatan, serta masak setiap ikan hingga 63°C di bagian paling tebal. Dinginkan sisa makanan dalam 2 jam dan panaskan kembali hingga 74°C.

Catatan akhir

Agar matang merata: Pilih ikan dengan berat serupa dan balik kedua bungkusan pada waktu yang sama. Agar aman disajikan: Buka daun panas menjauhi wajah dan periksa setiap porsi dari duri halus.

Informasi gizi per porsi

Informasi gizi per porsi

  • Porsi: 1 dari 4 porsi
  • Kalori: Sekitar 300 kcal
  • Karbohidrat: Sekitar 10 g
  • Protein: Sekitar 42 g
  • Lemak: Sekitar 11 g
  • Serat: Sekitar 2 g
  • Natrium: Sekitar 700 mg