Hidangan nasional Kolombia

Majule: bubur pisang tanduk dan cuajada khas Llanos Kolombia

Buat majule Kolombia hangat dari pisang tanduk yang sangat matang, susu, dan cuajada segar. Bubur kental khas Llanos cocok untuk sarapan atau camilan.

Hidangan nasional Kolombia
Bagikan
Meja sarapan Llanos dengan semangkuk majule, cuajada segar, dan pisang tanduk yang sangat matang.
Wilayah Orinoquía dan Llanos Kolombia; terdokumentasi dalam masakan Meta, dengan versi terkait di Arauca dan Casanare
Kategori Bubur hangat dari pisang tanduk, susu, dan keju segar
Persiapan aktif Sekitar 20 menit
Waktu memasak Sekitar 30 menit
Total waktu Sekitar 50 menit
Gambaran umum

Majule: bubur pisang tanduk dan cuajada khas Llanos Kolombia

Sajian hangat dan kental dari pisang tanduk sangat matang, susu, dan keju segar

Majule adalah sajian hangat yang mengenyangkan dari wilayah Orinoquía dan Llanos di Kolombia. Pisang tanduk yang sangat matang direbus hingga lunak, dilumatkan, lalu dimasak perlahan bersama susu; cuajada segar ditambahkan terakhir. Teksturnya berada di antara minuman kental, bubur yang dimakan dengan sendok, dan hidangan penutup sederhana. Rasa manis alami buah berpadu dengan rasa keju yang lembut dan sedikit asin.

Versi rumahan untuk empat porsi ini mengikuti resep terukur dalam buku masakan daerah Kementerian Kebudayaan Kolombia: empat pisang tanduk matang yang kulitnya hampir hitam, tiga cangkir susu, dan setengah pon cuajada. Urutannya dipertahankan: rebus, lumatkan, didihkan perlahan bersama susu, kemudian masukkan keju yang dihancurkan. Versi Llanos lainnya mengiris pisang tipis-tipis, memasaknya lebih lama, atau menambahkan kayu manis. Dalam resep ini kayu manis menjadi pelengkap pilihan agar rasa buah dan keju tetap menonjol.

Pilih pisang tanduk yang kulitnya sebagian besar hitam dengan daging buah lunak dan harum. Buah yang masih hijau atau baru menguning tetap bertepung dan tidak menghasilkan dasar yang sama manis serta menyatu. Merebus buah lebih dahulu dalam air memudahkan pengaturan kekentalan akhir. Lumatkan selagi panas dan tuangkan susu sedikit demi sedikit; ukuran buah dan kadar air cuajada memengaruhi tekstur.

Bahan

Bahan

Dasar pisang dan susu

  • 4 pisang tanduk ukuran sedang hingga besar, sangat matang dan hampir hitam
  • 720 ml susu full cream
  • 225 g cuajada segar, dihancurkan
  • Air minum secukupnya untuk merendam potongan pisang
  • Opsional saat disajikan: sedikit bubuk kayu manis. Bahan ini tidak dihitung dalam perkiraan gizi
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Siapkan pisang Cuci pisang utuh di bawah air mengalir yang bersih sebelum dikupas. Potong kedua ujungnya, buang kulit, lalu iris daging buah menjadi potongan berukuran serupa. Buah yang sangat matang bisa lunak dan licin, jadi gunakan talenan yang tidak mudah bergeser dan potongan yang aman dipegang.

  2. Rebus hingga benar-benar lunak Masukkan potongan pisang ke panci dan tambahkan air minum hingga terendam. Didihkan, kecilkan api, lalu masak perlahan sekitar 15 menit. Pisang siap saat garpu mudah menembus bagian paling tebal dan bagian tengahnya tidak keras atau bertepung. Tiriskan dengan baik.

  3. Lumatkan selagi panas Pindahkan pisang yang sudah ditiriskan ke mangkuk tahan panas atau panci berdasar tebal. Lumatkan sampai tidak ada potongan besar yang keras menggunakan penghancur kentang atau sendok kayu yang kokoh. Sedikit tekstur lunak boleh dipertahankan; untuk hasil lebih halus, lanjutkan melumatkan. Jangan memblender cairan panas dalam wadah tertutup karena tekanan uap dapat menyemburkan isinya dan menyebabkan luka bakar.

  4. Encerkan lumatan dengan susu Kembalikan lumatan pisang ke panci berdasar tebal di atas api sedang-kecil. Tuangkan 720 ml susu bertahap sambil mengaduk dan mengerik dasar serta sisi panci agar buah tidak melekat. Pada awalnya campuran tampak encer. Panaskan sampai mendidih perlahan, bukan bergolak kuat.

  5. Masak hingga mengental Masak perlahan sekitar 10 menit sambil sering diaduk, sampai susu dan pisang menyatu menjadi bubur kental. Kecilkan api bila gelembung memercik atau dasar mulai lengket. Jika terlalu kental, tambahkan sedikit susu panas atau air minum.

  6. Masukkan cuajada Hancurkan 225 g cuajada menjadi potongan kecil. Aduk ke dalam campuran pisang panas dan panaskan sebentar hingga keju hangat dan tersebar rata. Cicipi sebelum menambahkan garam: rasa asin cuajada berbeda-beda menurut pembuatnya, dan resep yang didokumentasikan tidak memerlukan garam tambahan.

  7. Sajikan hangat Sendokkan majule ke mangkuk yang sudah dihangatkan dan sajikan segera selagi lembut dan mengepul. Jika suka, taburkan sedikit kayu manis saat akan disajikan. Majule dapat menjadi sarapan mengenyangkan, camilan sore, atau hidangan penutup hangat.

Panduan praktis

Kiat praktis

Dasar pisang dan susu

Opsional saat disajikan: sedikit bubuk kayu manis. Bahan ini tidak dihitung dalam perkiraan gizi.

Panduan praktis

Tunggu sampai buah sangat matang. Kulit yang sebagian besar hitam dan terasa lunak menandakan pisang cukup manis serta lembut. Jika masih kuning dan keras, biarkan matang lebih lanjut daripada menambahkan banyak gula. Potong dengan ukuran serupa. Potongan yang rata akan lunak pada waktu yang hampir sama. Jika pisang berukuran sangat besar, potong sedikit lebih kecil; potongan mungil dapat hancur ke dalam air dan sulit ditiriskan. Gunakan air hanya untuk merendam. Air digunakan untuk melunakkan buah dan tidak termasuk takaran susu. Tiriskan pisang dengan baik agar air rebusan yang tersisa tidak membuat bubur terlalu encer. Lumatkan sebelum menambahkan susu. Buah panas lebih mudah dihancurkan daripada buah dingin. Hilangkan potongan keras pada tahap ini; setelah susu dan keju masuk, campuran menjadi kental dan lebih sulit dihaluskan tanpa mengaduk berlebihan. Tuangkan susu secara bertahap. Ukuran dan kelembapan buah berbeda, sementara cuajada dapat melepaskan cairan saat dipanaskan. Masukkan sebagian besar susu sedikit demi sedikit, kemudian sesuaikan kekentalan. Bubur sebaiknya sedikit melekat pada sendok tetapi tetap mudah disendok. Pilih panci berdasar tebal. Dasar yang tebal menyebarkan panas lebih merata dan mengurangi risiko susu atau lumatan gosong. Pertahankan api sedang dan aduk sampai dasar serta tepi panci. Jaga agar hanya mendidih perlahan. Didihan kuat dapat membuat susu meluap dan pisang melekat pada dasar panci. Jika permukaan bergolak keras, kecilkan api dan aduk sampai tenang. Perhatikan rasa asin keju. Cuajada segar bisa ringan atau cukup asin, padat atau lembap. Hancurkan kecil-kecil agar tersebar rata. Cicipi masakan setelah selesai sebelum menambahkan garam atau bumbu lain. Sajikan kayu manis terpisah. Sebagian versi Llanos memakai kayu manis, sedangkan resep terukur Kementerian Kebudayaan berfokus pada pisang, susu, dan cuajada. Sajikan terpisah agar setiap orang dapat memilih tanpa mengubah rasa dasar. Dinginkan dan simpan sisa dengan cepat. Karena mengandung susu, pindahkan sisa majule ke wadah dangkal bertutup dan masukkan ke lemari es dalam 2 jam pada suhu 4°C atau lebih rendah. Habiskan dalam 3 hari. Panaskan ulang sekali saja dengan api kecil sambil diaduk, tambahkan sedikit susu bila perlu, sampai seluruh hidangan mengepul. Jangan membiarkannya hangat lama di meja.

Catatan akhir

Alergen: Mengandung susu dari susu full cream dan cuajada. Periksa label untuk kemungkinan kontak silang. Keamanan pangan: Gunakan susu dan keju pasteurisasi, air minum, serta peralatan bersih. Dinginkan sisa dalam 2 jam pada suhu 4°C atau lebih rendah dan panaskan ulang sekali sampai mengepul.

Informasi gizi per porsi

Informasi gizi per porsi

  • Ukuran porsi: 1 mangkuk besar; total 4 porsi
  • Kalori: Sekitar 500 kcal
  • Karbohidrat: 66 g
  • Protein: 18 g
  • Lemak: 20 g
  • Serat: 4 g
  • Natrium: Sekitar 500 mg