Potée bourguignonne: potée Burgundia dengan babi demi-sel, shank sapi, sosis babi kecil, kubis, sayuran akar, dan mustard Dijon saat disajikan.
Potée bourguignonne pada versi ini tidak sekadar potée babi yang diberi nama Burgundia. Profil dagingnya memadukan iga babi demi-sel, perut babi demi-sel, shank sapi bertulang, dan sosis babi kecil. Kubis, wortel, turnip, prei, kentang, bawang, bawang putih, dan seledri membentuk bagian sayuran, sedangkan mustard Dijon tetap disajikan di meja agar tidak mengubah kaldu menjadi saus mustard.
Daging babi awet direndam dingin selama 60 menit untuk mengurangi rasa asin permukaan yang berlebihan. Tahap ini bukan berarti seluruh natrium hasil curing hilang. Daging sapi dan babi kemudian mendapat waktu panjang lebih dahulu karena sosis, kubis, dan kentang akan rusak bila direbus sepanjang waktu yang sama.
Perhitungan hasil memakai daging matang yang benar-benar dapat dimakan, bukan seluruh berat tulang dan kulit. Sekitar 200 ml kaldu dihitung per orang, sedangkan tulang, kulit keras yang dibuang, dan kaldu yang tertinggal tidak dihitung sebagai konsumsi. Hal ini menjaga informasi gizi sesuai dengan porsi yang benar-benar tiba di piring.


