Hidangan nasional Polandia

Czernickie pierogi: pierogi Mazovia isi daging babi dan gandum kuda

Czernickie pierogi adalah pierogi besar dan lembut berbentuk setengah bulan yang berasal dari sekitar Czernice Borowe di wilayah Mazovia, Polandia. Isi khasnya memadukan daging matang yang dihaluskan, sering kali bahu babi, biji gandum kuda (soba) yang sudah dimasak, dan bawang yang ditumis dengan lemak. Adonannya dibuat dari tepung terigu, kuning telur, minyak, dan air hangat; pinggirannya dilipat berkerut hingga tertutup rapat.

Hidangan nasional Polandia
Bagikan
Pierogi Czernickie khas Polandia berwarna keemasan, berisi daging babi, soba, dan bawang tumis.
Hasil 4 porsi, total 16 pierogi besar
Porsi 4 buah per orang
Persiapan aktif sekitar 35 menit
Memasak sekitar 1 jam 30 menit
Sekilas

Czernickie pierogi: pierogi Mazovia isi daging babi dan gandum kuda

Czernickie pierogi adalah pierogi besar dan lembut berbentuk setengah bulan yang berasal dari sekitar Czernice Borowe di wilayah Mazovia, Polandia. Isi khasnya memadukan daging matang yang dihaluskan, sering kali bahu babi, biji gandum kuda (soba) yang sudah dimasak, dan bawang yang ditumis dengan lemak. Adonannya dibuat dari tepung terigu, kuning telur, minyak, dan air hangat; pinggirannya dilipat berkerut hingga tertutup rapat.

Secara tradisional, pierogi direbus dalam air asin, lalu disajikan dengan siraman lemak atau digoreng hingga kecokelatan di kedua sisi. Versi rumahan dengan takaran ini menggunakan bahu babi tanpa tulang dan memilih penyelesaian dengan menumisnya di wajan setelah direbus. Takaran ini disesuaikan untuk empat porsi agar praktis dan mudah diulang di rumah.

Buat isian dari daging babi yang empuk, gandum kuda yang terpisah butirannya, dan bawang yang ditumis sampai lunak; bumbui hanya dengan garam dan lada hitam. Gilas adonan tipis, letakkan isian yang cukup banyak di tengah setiap lembar bundar, lipat menjadi setengah bulan, lalu rapatkan pinggirnya dengan lipatan kecil. Rebus pierogi lebih dulu, kemudian goreng sebentar menjelang disajikan.

Tips agar hasilnya baik

Tips agar hasilnya baik

  • Masak bahu babi perlahan sampai empuk, lalu dinginkan dengan cepat dalam wadah dangkal sebelum digiling atau dilumatkan.
  • Masak gandum kuda sampai empuk dan airnya terserap; ratakan di nampan agar dingin tanpa membuat isian terlalu basah.
  • Tumis bawang perlahan sampai lunak dan sedikit keemasan. Bawang yang terlalu gelap dapat menutupi rasa gandum kuda yang lembut.
  • Uleni adonan air hangat sampai halus, lalu diamkan dalam keadaan tertutup agar mudah digilas.
  • Tutup bagian adonan yang tidak sedang dipakai; udara membuatnya kering dan pinggirannya mudah retak saat ditutup.
  • Keluarkan udara di sekitar isian sebelum menutupnya, lalu rapatkan lipatan pinggir dengan kuat agar isian tidak bocor saat direbus.
  • Rebus pierogi dalam beberapa kelompok dan jangan memenuhi panci. Setelah direbus, goreng untuk mendapatkan lapisan kecokelatan.
Bahan-bahan

Bahan-bahan

Isian daging babi dan gandum kuda

  • 600 g bahu babi tanpa tulang
  • 1,8 l iter air untuk memasak daging
  • 4 g garam halus untuk air rebusan; sebagian besar akan dibuang
  • 120 g biji gandum kuda kering
  • 240 ml air untuk memasak gandum kuda
  • 2 g garam halus untuk air gandum kuda
  • 120 g bawang bombai kuning, cincang halus
  • 15 ml minyak netral untuk menumis bawang
  • 4 g garam halus untuk isian
  • 1 g lada hitam bubuk

Adonan

  • 400 g tepung terigu, ditambah sedikit untuk menggilas
  • 3 kuning telur besar, sekitar 54 g
  • 15 ml minyak netral
  • 150 ml air hangat
  • 4 g garam halus

Merebus dan menggoreng

  • 4 l iter air untuk merebus pierogi
  • 12 g garam halus untuk air; sebagian besar akan dibuang
  • 20 g mentega atau minyak netral untuk menggoreng
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Masak dan dinginkan daging babi.Masukkan bahu babi ke panci dan tuangkan 1,8 liter air. Didihkan, buang buihnya, lalu kecilkan api dan masak perlahan sekitar 60–75 menit sampai daging empuk dan mudah ditusuk garpu. Gunakan termometer untuk memastikan bagian paling tebal mencapai setidaknya 63 °C, lalu diamkan selama 3 menit. Pindahkan ke wadah dangkal dan dinginkan segera di lemari es sampai cukup dingin untuk digiling atau dilumatkan. Buang kaldunya atau simpan untuk masakan lain.

  2. Masak gandum kuda.Bilas biji gandum kuda, lalu masukkan ke panci bertutup bersama 240 ml air dan 2 g garam. Masak perlahan selama sekitar 15–18 menit sampai empuk dan air terserap. Ratakan di atas nampan agar dingin tanpa membuat isian lembap atau menggumpal.

  3. Buat isian.Tumis bawang dalam 15 ml minyak dengan api sedang-kecil selama 8–10 menit hingga lunak dan sedikit keemasan. Giling atau lumatkan daging babi yang sudah dingin, lalu campur dengan gandum kuda dan bawang. Bumbui dengan 4 g garam dan 1 g lada hitam. Isian harus lembap dan menyatu, tetapi tidak berair.

  4. Uleni dan istirahatkan adonan.Campur 400 g tepung dengan 4 g garam. Tambahkan kuning telur dan 15 ml minyak, lalu tuangkan 150 ml air hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk. Uleni selama 6–8 menit sampai halus dan lentur. Tutup dan diamkan selama 20 menit. Jika terlalu kaku, uleni air tambahan sebanyak 5 ml setiap kali; jika lengket, taburi sedikit tepung.

  5. Isi dan bentuk pierogi.Bagi adonan menjadi beberapa bagian dan tutup bagian yang menunggu. Gilas bagian-bagian adonan secara bergantian hingga setebal kira-kira 2 mm, lalu potong total 16 lembar bundar berdiameter 9–10 cm. Letakkan sekitar 50 g isian di tengah tiap lembar. Lipat menjadi setengah bulan, keluarkan udaranya, lalu tekan rapat dan buat lipatan kecil yang jelas di sepanjang tepi. Tutup pierogi yang sudah dibentuk selagi menyelesaikan sisanya.

  6. Rebus pierogi.Didihkan 4 liter air dengan 12 g garam. Rebus pierogi dalam beberapa kelompok dengan ruang yang cukup, lalu aduk perlahan sekali agar tidak menempel di dasar. Setelah mengapung, lanjutkan merebus perlahan selama 2–3 menit sampai adonan empuk dan bagian tengah isian panas mencapai setidaknya 74 °C. Angkat dengan sendok berlubang dan tiriskan.

  7. Goreng dan sajikan.Panaskan 20 g mentega atau minyak netral dalam wajan. Goreng pierogi yang sudah direbus secara bertahap, sekitar 2–3 menit per sisi sampai sedikit keemasan. Sajikan panas, empat buah per orang.

Penyajian, penyimpanan, dan pemanasan ulang

Kiat praktis

Penyajian, penyimpanan, dan pemanasan ulang

Sajikan pierogi selagi panas sebagai hidangan utama yang mengenyangkan. Secara tradisional, pierogi rebus disajikan dengan siraman lemak atau digoreng di kedua sisi; resep ini menggunakan cara kedua.

Penyajian, penyimpanan, dan pemanasan ulang

Simpan sisa makanan dalam wadah dangkal dan masukkan ke lemari es dalam waktu 2 jam pada suhu maksimal 4 °C. Habiskan dalam 2 hari. Panaskan kembali sampai bagian tengah mencapai 74 °C. Wajan bertutup dengan sedikit air membantu menghangatkan bagian dalam; buka tutupnya di akhir agar permukaannya kembali kecokelatan. Jangan membiarkan pierogi matang di suhu ruang lebih dari 2 jam, atau lebih dari 1 jam jika suhu lingkungan di atas 32 °C.

Penyajian, penyimpanan, dan pemanasan ulang

Daging babi dan gandum kuda dapat dimasak sebelumnya, segera didinginkan, lalu disimpan terpisah di lemari es. Buat isian dan adonan pada hari membentuk pierogi. Pierogi yang sudah dibentuk boleh menunggu sebentar dalam keadaan tertutup di lemari es sebelum direbus; jangan ditumpuk karena adonan bisa saling menempel.

Gizi dan alergen

Gizi dan alergen

  • Energi820 kcal
  • Karbohidrat95 g
  • Protein38 g
  • Lemak34 g
  • Serat8 g
  • Natrium850 mg
  • Alergengandum/gluten dan kuning telur; mengandung daging babi

Perkiraan nilai per porsi empat pierogi: - Energi: 820 kcal - Karbohidrat: 95 g - Protein: 38 g - Lemak: 34 g - Serat: 8 g - Natrium: 850 mg - Alergen: gandum/gluten dan kuning telur; mengandung daging babi Nilai ini merupakan perkiraan untuk seperempat dari semua bahan terukur. Angkanya berubah sesuai kadar lemak bahu babi dan banyaknya garam yang tertinggal pada isian. Sebagian besar garam dari air rebusan daging dan pierogi dibuang.

Pertanyaan umum

Pertanyaan umum

Apa ciri khas Czernickie pierogi?

Ciri khas isiannya memadukan daging matang yang dihaluskan, gandum kuda matang, dan bawang tumis. Adonannya berisi tepung terigu, kuning telur, minyak, dan air hangat. Pierogi direbus dan kemudian dapat disiram lemak atau digoreng.

Apakah harus memakai bahu babi?

Bahu babi sering digunakan untuk isian ini. Versi terukur ini menggunakan daging babi.

Bolehkah tidak digoreng setelah direbus?

Boleh. Pierogi rebus juga dapat disajikan dengan siraman lemak. Untuk resep ini, pierogi digoreng sebentar di wajan.

Sebagai penutup

Sebagai penutup

  • Isi adonan lembut dari terigu dan kuning telur dengan daging babi matang, gandum kuda, dan bawang tumis; rapatkan setiap bentuk setengah bulan.
  • Rebus pierogi dalam air asin, goreng kedua sisinya hingga keemasan, lalu sajikan selagi panas.