Hidangan nasional Peru

Pepián de pava — semur kalkun dengan saus jagung choclo

Semur kalkun khas La Libertad dikentalkan dengan choclo segar dan beras tumbuk, lalu diberi ají Peru serta ketumbar.

Hidangan nasional Peru
Bagikan
Pepián de pava — semur kalkun dengan saus jagung choclo: bahan, langkah dan cara menyajikan
Pepián de pava — semur kalkun dengan saus jagung choclo: bahan, langkah dan cara menyajikan
Hasil 4 porsi dalam piring
Persiapan 25 menit
Memasak 74 menit
Waktu pasif 5 menit
Total 104 menit
Gambaran umum

Pepián de pava — semur kalkun dengan saus jagung choclo: bahan, langkah dan cara menyajikan

Di kawasan Trujillo dan La Libertad di pesisir utara Peru, pepián de pava dikenal sebagai hidangan kalkun dalam kuah jagung yang kental. Unggas dan biji jagung yang dihaluskan kasar dimasak bersama, sehingga hasilnya menyerupai semur yang menyatu, bukan daging kalkun biasa yang disiram saus terpisah.

Choclo segar memberi tubuh pada kuah saat pati jagungnya mengental. Sedikit beras kering yang ditumbuk kasar membantu saus mengikat tanpa menutupi karakter jagung. Pasta ají amarillo memberi rasa cabai yang lebih segar, sedangkan ají panca menyumbang aroma hangat dan warna kemerahan.

Kalkun lebih dulu ditumis dan direbus perlahan. Baru setelah itu jagung dan beras dimasukkan ke cairan masaknya. Aduk bagian dasar panci secara teratur agar pati tidak gosong; tekstur akhirnya harus kental tetapi tetap dapat disendok. Suhu bagian terdalam kalkun harus diperiksa dengan termometer sebelum disajikan.

Kiat praktis

Kiat praktis

  • Periksa bagian kalkun paling tebal dengan termometersetidaknya 74 °C.
Bahan-bahan

Bahan-bahan

Kalkun dan bahan pengental

  • 680 g paha kalkun tanpa kulit dan tulang, mentah, dipotong menjadi 4 bagian besar
  • 460 g biji choclo muda (jagung Peru berbiji besar), mentah, disisir dari tongkol
  • 60 g beras putih kering, ditumbuk kasar hingga berbutir kecil, bukan menjadi tepung
  • 700 ml kaldu unggas tanpa garam, sudah disiapkan

Bumbu aderezo

  • 160 g bawang bombai merah, potong dadu kecil
  • 16 g bawang putih, memarkan
  • 55 g pasta ají amarillo (cabai kuning Peru)
  • 25 g pasta ají panca (cabai kering merah Peru)
  • 24 ml minyak nabati
  • 2 g jintan putih bubuk
  • 1 g merica hitam bubuk
  • 4 g garam halus

Sentuhan akhir

  • 20 g daun dan tangkai ketumbar segar, cincang halus
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Siapkan jagung dan beras.Masukkan 460 g biji choclo muda dan 200 ml dari kaldu yang ditakar ke alat pengolah makanan. Proses singkat hingga menjadi tumbukan kasar dengan butiran yang masih tampak. Secara terpisah, tumbuk 60 g beras kering hingga menyerupai pasir kasar, bukan tepung. Sisihkan kedua campuran tanpa menyatukannya terlebih dahulu.

  2. Tumis permukaan kalkun.Keringkan 680 g potongan kalkun mentah dengan tisu bersih. Panaskan 24 ml minyak nabati di panci berat di atas api sedang-besar. Tumis potongan dalam satu lapisan selama 8 menit sambil dibalik hingga sebagian sisinya kecokelatan tanpa kerak hitam; pindahkan ke piring bersih. Pisahkan peralatan yang menyentuh kalkun mentah dari alat penyajian.

  3. Masak bumbu aderezo.Turunkan api menjadi sedang. Masukkan 160 g bawang bombai merah dan aduk selama 8 menit hingga lunak. Tambahkan 16 g bawang putih, 55 g pasta ají amarillo, 25 g pasta ají panca, 2 g jintan bubuk, 1 g merica dan 4 g garam. Masak lagi 4 menit sambil diaduk; bumbu tampak mengilap dan mengeluarkan aroma harum.

  4. Rebus kalkun perlahan.Masukkan kembali kalkun berikut cairan di piringnya, kemudian tuang 350 ml kaldu. Didihkan perlahan, tutup agak renggang dan masak 30 menit dengan sesekali membalik daging. Daging terasa lebih empuk saat ditekan garpu. Periksa bagian paling tebal memakai termometer; kalkun harus mencapai sedikitnya 74 °C sebelum disantap. Warna kecokelatan bukan bukti keamanan.

  5. Kentalkan dengan choclo.Masukkan beras yang telah ditumbuk, diikuti tumbukan choclo dan sisa 150 ml kaldu. Kecilkan api lalu aduk selama 18 menit, terutama sepanjang dasar panci agar pati tidak hangus. Saus seharusnya jatuh lambat dari sendok, sementara butiran beras sudah lunak tanpa bagian keras di tengah.

  6. Selesaikan dengan ketumbar.Masukkan 20 g daun dan tangkai ketumbar cincang, aduk dan rebus sangat pelan selama 2 menit. Keruk dasar panci dengan sendok agar tidak melekat. Bintik ketumbar tersebar, dan saus membentuk gundukan lembut yang tetap mengalir mengelilingi kalkun.

  7. Diamkan sebelum disajikan.Matikan api, tutup panci secara longgar, dan diamkan 5 menit. Bagi kalkun serta kuah choclo ke empat mangkuk hangat. Jejak sendok pada saus yang sudah didiamkan menutup kembali perlahan.

Kiat praktis

Kiat praktis

Penyajian dan penyimpanan

Pindahkan kalkun dan kuah jagung ke empat mangkuk hangat. Nasi tambahan, jika ingin disediakan, disajikan terpisah dan bukan bagian dari daftar bahan hidangan ini. Gunakan biji choclo segar yang empuk, bukan tepung jagung kering. Hasil pengolahan sebaiknya masih bertekstur; jika terlalu halus, jagung akan lebih mudah menghasilkan semur yang terasa seperti pasta. Bila saus mengental selama didiamkan, aduk dengan sesendok cairan panas yang sudah ada di dalam panci. Jangan menambahkan kaldu di luar takaran 700 ml; 200 ml dipakai menggiling jagung, 350 ml merebus kalkun, dan 150 ml pada tahap pengentalan. Segera bagi sisa makanan ke wadah dangkal dan simpan dalam lemari es bersuhu 4 °C atau kurang paling lambat dua jam setelah matang. Habiskan dalam tiga sampai empat hari; saat memanaskan kembali, aduk saus dan ukur suhu tengah hingga 74 °C.

Hal yang perlu diperhatikan

Hal yang perlu diperhatikan

  • Jagung melekat di dasar panciApi terlalu besar atau dasar panci kurang sering diaduk. Pindahkan bagian yang tidak gosong ke panci bersih tanpa mengeruk kerak hangus; lanjutkan dengan api kecil.
  • Daging kalkun masih alotProses perebusan belum cukup melunakkan daging. Tutup kembali dan rebus perlahan sambil memeriksa kelembutan dan suhu, bila memungkinkan sebelum campuran jagung ditambahkan.
Informasi gizi per porsi (perkiraan)

Informasi gizi per porsi (perkiraan)

  • Takaran saji1 dari 4 porsi
  • Kalori449 kkal
  • Karbohidrat43,2 g
  • Protein47,9 g
  • Lemak10,9 g
  • Serat4,8 g
  • Natrium862 mg
Alergen dan keamanan pangan

Alergen dan keamanan pangan

Alergen: Tidak ada alergen utama yang sengaja ditambahkan berdasarkan daftar ini; tetap periksa kaldu serta pasta ají kemasan dan kemungkinan kontak silang. Keamanan pangan: Pisahkan kalkun mentah dari sayuran dan makanan yang sudah matang. Ukur suhu bagian kalkun paling tebal dengan termometer makanan: sedikitnya 74 °C sebelum disajikan. Cuci talenan dan alat yang menyentuh unggas mentah. Simpan sisa makanan dalam wadah dangkal pada 4 °C atau kurang dalam dua jam; habiskan tiga sampai empat hari dan panaskan ulang hingga 74 °C.

Penutup

Penutup

Kalkun empuk dalam kuah choclo yang pekat, namun masih mengalir saat disendok. Perebusan lembut dan pengadukan dasar panci menjaga tekstur jagung; suhu kalkun diperiksa hingga 74 °C.