Hidangan nasional Vietnam

Chè chuối — hidangan penutup pisang kelapa khas Vietnam

Chè chuối adalah hidangan penutup hangat dari Nam Bộ: pisang yang sangat matang dimasak perlahan dalam santan bersama mutiara tapioka kecil. Daun pandan memberi aroma herbal yang lembut dan kacang tanah sangrai menambah kerenyahan. Sajikan hangat atau dinginkan dengan aman untuk versi dingin.

Hidangan nasional Vietnam
Bagikan
Tiga mangkuk chè chuối tersaji di atas nampan anyaman, dengan daun pandan di sampingnya.
Tiga mangkuk chè chuối tersaji di atas nampan anyaman, dengan daun pandan di sampingnya.
Hasil 4 porsi
Memasak 30 menit
Waktu diam 20 menit untuk merendam mutiara
Total waktu 70 menit
Kalori sekitar 570 kkal per porsi
Gambaran umum

Chè chuối — hidangan penutup pisang kelapa khas Vietnam

Keseimbangannya berasal dari pisang lembut, mutiara kenyal, dan kuah santan yang creamy. Buah yang sangat matang memberi rasa manis dan menjadi lembut saat dimasak; selembar pandan yang diikat memberi aroma halus tanpa membuat kuah berwarna hijau pekat. Gunakan mutiara tapioka kecil untuk hidangan bersendok ini; mutiara besar untuk bubble tea akan mengubah teksturnya.

Kiat praktis

Kiat praktis

  • Tips keberhasilanPilih pisang berbintik cokelat dengan aroma manis; pisang yang belum matang bisa tetap keras dan bertepung. Rendam mutiara kecil selama 20 menit, lalu masak hingga hampir bening; bagian tengah yang putih berarti perlu dimasak lebih lama. Jaga kuah santan pada didihan lembut, jangan sampai bergolak kuat. Aduk perlahan setelah pisang dimasukkan agar irisan tetap utuh. Tambahkan kacang tanah tepat sebelum disajikan agar tetap renyah.
Bahan

Bahan

Chè pisang kelapa

  • 80 g mutiara tapioka kecil (bột báng), direndam 20 menit dan ditiriskan
  • 700 g pisang sangat matang, kupas (sekitar 6 buah kecil), iris setebal 2 cm
  • 500 ml air
  • 400 ml santan kalengan
  • 80 g gula aren atau gula merah muda
  • 2 g garam halus
  • 1 lembar daun pandan (sekitar 15 g), diikat; opsional

Untuk penyajian

  • 40 g kacang tanah sangrai tanpa garam, tumbuk kasar
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Tutupi mutiara tapioka kecil dengan air dingin dan rendam 20 menit. Tiriskan hingga benar-benar kering. Sambil menunggu, kupas pisang dan iris setebal 2 cm.

  2. Dalam panci lebar, didihkan perlahan 500 ml air, 200 ml santan, gula, garam, dan daun pandan sambil diaduk hingga gula larut.

  3. Masukkan mutiara yang sudah ditiriskan. Masak dengan didihan lembut selama 8–10 menit, sesekali diaduk, sampai sebagian besar bening; ikuti waktu lebih lama pada kemasan bila ada.

  4. Tambahkan irisan pisang dan masak tanpa tutup 8–10 menit. Balik perlahan sekali atau dua kali; hentikan saat pisang lunak dan mengilap tetapi bentuknya masih utuh.

  5. Masukkan sisa 200 ml santan dan hangatkan perlahan selama 2 menit tanpa mendidih kuat. Angkat dan buang daun pandan. Kuah harus creamy dan mudah disantap dengan sendok; encerkan dengan sedikit air panas bila perlu.

  6. Bagi ke empat mangkuk dan taburi masing-masing dengan 10 g kacang tanah tumbuk. Sajikan hangat atau dinginkan segera lalu simpan di kulkas untuk penyajian dingin.

  7. Dinginkan sisa makanan dalam wadah dangkal dan masukkan ke kulkas dalam 2 jam pada 4°C / 40°F atau lebih rendah. Konsumsi dalam 2 hari untuk tekstur terbaik. Panaskan perlahan hingga mengepul; tambahkan sedikit air atau santan jika tapioka membuat kuah mengental.

Kiat praktis

Kiat praktis

Saran praktis

Hidangan ini seharusnya lembut dan bisa disantap dengan sendok, bukan padat seperti puding. Jika mengental saat didiamkan, aduk sedikit air panas atau santan. Untuk penyajian dingin, dinginkan cepat dalam wadah dangkal, tutup, lalu simpan di kulkas; mutiara akan lebih padat saat dingin, jadi tambahkan cairan ketika menghangatkan kembali. Simpan kacang terpisah sampai akan disajikan. Sebaiknya habiskan dalam 2 hari.

Mengatasi masalah

Bagian tengah mutiara masih bertepung: Masak lebih lama dan periksa petunjuk kemasan; mutiara kering kecil kadang membutuhkan waktu tambahan. Pisang hancur: Gunakan buah matang tetapi belum lembek berair, lalu aduk perlahan setelah ditambahkan. Kuah terlalu kental: Tapioka terus menyerap cairan; tambahkan air panas atau santan sedikit demi sedikit. Santan tampak terpisah: Kecilkan api dan hindari mendidih kuat; pemanasan perlahan biasanya menyatukan kembali kuah. Rasa kurang kuat: Cicipi dahulu, lalu tambahkan sejumput kecil garam bila perlu; 2 g adalah jumlah untuk seluruh resep.

Tanya jawab

Bolehkah memakai pisang Cavendish yang sangat matang jika tidak menemukan chuối xiêm? Boleh. Pisang Cavendish yang sangat matang cocok digunakan; pilih buah berbintik cokelat dan beraroma manis. Mutiara tapioka seperti apa yang harus dibeli? Gunakan mutiara putih kecil untuk chè atau dessert, bukan mutiara besar bubble tea. Rendam dan masak hingga bening. Bisakah chè chuối disajikan dingin? Bisa. Dinginkan segera dan simpan di kulkas. Mutiara akan mengeras saat dingin; tambahkan sedikit air atau santan jika ingin tekstur lebih encer.

Informasi gizi per porsi

Angka ini adalah perkiraan dengan santan kalengan full-fat; merek dan ukuran pisang dapat mengubah nilainya.

Informasi gizi per porsi

Informasi gizi per porsi

  • Takaran1 mangkuk, sekitar 450 g sebelum taburan
  • Kalori570 kkal
  • Karbohidrat91 g
  • Protein8 g
  • Lemak25 g
  • Serat6 g
  • Natrium210 mg
Alergen dan keamanan pangan

Alergen dan keamanan pangan

Mengandung kacang tanah dan kelapa. Periksa aturan label alergen setempat serta label bahan kemasan. Dinginkan chè matang segera dalam wadah dangkal dan masukkan ke kulkas dalam 2 jam pada 4°C / 40°F atau lebih rendah; habiskan dalam 2 hari untuk mutu terbaik. Jangan biarkan pada suhu ruang lebih dari 2 jam. Panaskan perlahan hingga mengepul dan hindari siklus dingin-panas berulang.

Sebelum disajikan

Sebelum disajikan

  • Jaga kuah tetap mendidih lembut agar tekstur santan halus.
  • Tambahkan kacang tanah di akhir untuk kontras renyah.