Hidangan nasional Vietnam

Bánh tráng nướng Đà Lạt — kertas nasi panggang

Kertas nasi yang renyah diberi lapisan telur tipis, daun bawang, udang kering, dan sosis babi matang, lalu diselesaikan dengan sedikit mayones dan saus cabai. Versi rumahan ini dipanggang satu per satu di wajan dan disajikan selagi panas dan renyah.

Hidangan nasional Vietnam
Bagikan
Pemandangan lebar meja pasar malam dengan bánh tráng nướng renyah dan panggangan arang
Pemandangan lebar meja pasar malam dengan bánh tráng nướng renyah dan panggangan arang.
Hasil 4 porsi camilan
Memasak 20 menit
Waktu pasif tidak ada
Total waktu 45 menit
Kalori sekitar 350 kcal per lembar
Gambaran umum

Bánh tráng nướng Đà Lạt — kertas nasi panggang

Bánh tráng nướng adalah camilan kertas nasi panggang yang sangat lekat dengan Đà Lạt. Di gerai kaki lima, kertas nasi dipanggang di atas arang, sementara telur dan topping dimasak langsung di atasnya. Daun bawang dan udang kering sering dipadukan; sosis, abon babi, keju, pâté, dan saus berbeda-beda di setiap penjual. Versi rumahan ini menggunakan wajan kering, lapisan telur tipis, udang kering, sosis babi matang, minyak daun bawang, mayones, dan saus cabai.

Kuncinya adalah menyeimbangkan alas yang renyah dengan telur secukupnya untuk menahan topping. Masak dengan api kecil hingga sedang-kecil, sering putar lembaran, dan jangan menumpuk topping terlalu banyak. Sajikan segera setelah renyah; uap di bawah piring atau terlalu banyak saus akan membuatnya lembek.

Kiat praktis

Kiat praktis

  • Agar berhasilGunakan kertas nasi yang cukup kokoh untuk dipanggang; lembaran tipis untuk lumpia segar bisa gosong atau sobek. Siapkan semua topping sebelum kertas nasi menyentuh wajan. Ratakan telur tipis-tipis dan masak hingga matang sepenuhnya. Putar kertas nasi setiap 15–20 detik agar kecokelatannya merata. Gunakan saus secukupnya dan sajikan segera agar tetap renyah.
Bahan

Bahan

Kertas nasi dan telur

  • 4 lembar kertas nasi kokoh untuk dipanggang, sekitar 22 cm (masing-masing sekitar 25 g)
  • 4 telur besar (sekitar 200 g tanpa cangkang)
  • 1 g garam halus

Topping

  • 40 g daun bawang, iris halus
  • 24 g udang kering, rendam sebentar, tiriskan, lalu cincang halus
  • 80 g sosis babi Vietnam matang sepenuhnya (chả lụa atau sejenisnya), iris tipis

Minyak daun bawang dan pelengkap

  • 20 ml minyak netral
  • 40 g mayones
  • 24 g saus cabai, atau sesuai selera
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Siapkan semua topping terlebih dahulu. Iris daun bawang dan sosis, rendam sebentar lalu cincang udang, kemudian kocok telur dengan garam. Pisahkan bahan siap santap dari telur mentah hingga waktu memasak.

  2. Campur daun bawang dengan 20 ml minyak netral di panci kecil. Panaskan perlahan selama 1–2 menit sampai harum tetapi masih hijau; jangan sampai kecokelatan. Sisihkan.

  3. Panaskan wajan lebar yang kering dan antilengket atau terawat baik dengan api kecil hingga sedang-kecil. Letakkan satu lembar kertas nasi rata di wajan dan sering putar agar tidak ada bagian yang terus berada di titik terpanas.

  4. Ratakan seperempat telur kocok tipis-tipis di atas kertas nasi hingga mendekati tepi. Segera taburkan seperempat udang kering dan sosis.

  5. Lanjutkan memasak dengan api lembut, putar lembaran setiap 15–20 detik. Masak sekitar 3–5 menit sampai telur benar-benar matang dan mencapai 71°C / 160°F, kertas nasi renyah dan agak keemasan, serta topping panas.

  6. Teteskan seperempat minyak daun bawang, mayones, dan saus cabai. Gunakan sedikit saja agar alas renyah tidak melempem.

  7. Angkat dengan spatula lebar. Sajikan terbuka seperti kudapan renyah atau lipat dua selagi hangat. Ulangi dengan lembar dan topping yang tersisa; sajikan setiap lembar segera setelah renyah.

Kiat praktis

Kiat praktis

Panduan praktis

Letakkan topping dalam jangkauan sebelum memanaskan wajan; setelah kertas nasi panas, prosesnya cepat. Jika warnanya menggelap sebelum telur matang, kecilkan api. Jika tidak menemukan kertas nasi khusus panggang, pilih lembaran kokoh dengan ketebalan sedang dan uji satu terlebih dahulu. Chả lụa sudah matang; iris tipis agar cepat hangat. Camilan ini paling enak dibuat saat akan disajikan.

Mengatasi masalah

Kertas nasi gosong sebelum telur matang: kecilkan api dan lebih sering putar. Lembaran menjadi lembek: gunakan lapisan telur lebih tipis dan kurangi saus. Topping terlepas: taburkan saat telur masih basah agar menempel ketika mengeras. Kertas nasi retak: gunakan lembaran lebih kokoh dan spatula lebar. Bagian bawah masih pucat dan alot: lanjutkan memanggang dengan api lembut sambil diputar hingga renyah.

Pertanyaan umum

Bisakah memakai wajan biasa sebagai pengganti arang? Bisa. Gunakan wajan lebar, kering, antilengket atau terawat baik dengan api kecil hingga sedang-kecil, dan sering putar kertas agar panas merata. Bisakah memakai telur puyuh? Bisa. Ganti satu telur besar dengan sekitar empat telur puyuh, kocok, lalu ratakan jumlah total yang sama. Apakah harus dilipat? Tidak harus. Sajikan terbuka sebagai kudapan renyah atau lipat dua selagi hangat agar mudah dimakan dengan tangan. Bisakah disiapkan sebelumnya? Topping dapat disiapkan sebelumnya, tetapi panggang kertas nasi tepat sebelum disajikan. Kerenyahannya hilang saat dingin atau tertutup saus.

Gizi per porsi

Gizi per porsi

  • Ukuran porsisatu lembar kertas nasi panggang dengan topping
  • Kalorisekitar 350 kcal
  • Karbohidrat23 g
  • Protein16 g
  • Lemak21 g
  • Serat1 g
  • Natriumsekitar 900 mg
Alergen dan keamanan

Alergen dan keamanan

Mengandung telur dan krustasea (udang kering). Periksa label sosis, saus, dan kertas nasi untuk alergen lain seperti kedelai, gandum, atau wijen. Cuci tangan dan peralatan setelah menangani telur mentah; gunakan spatula bersih untuk lembar yang matang. Masak telur sampai benar-benar set dan mencapai 71°C / 160°F. Gunakan telur pasteurisasi untuk orang yang lebih rentan jika kematangan lapisan telur tidak dapat dipastikan. Paling baik disantap segera. Dinginkan sisa matang dalam 2 jam dan panaskan kembali hingga 74°C / 165°F sampai mengepul.

Catatan akhir

Catatan akhir

  • Jangan menumpuk topping; ratakan telur tipis agar kertas nasi tetap renyah.
  • Sajikan setiap lembar selagi panas, segera setelah keluar dari wajan.