Fouace rouergate: roti cincin Aveyron beraroma bunga jeruk
Fouace rouergate berada pada kelompok roti regional Prancis yang diperkaya. Tepung dan ragi roti diperkaya dengan telur, susu, gula, serta mentega, sementara air bunga jeruk memberi aroma yang mudah dikenali bahkan sebelum roti dipotong. Bentuk akhirnya berupa cincin besar, bukan kantong berongga seperti fouée Anjou dan bukan lempeng manis bertabur gula seperti fougasse d’Aigues-Mortes.
Waktu merupakan bagian struktural dari resep ini. Fermentasi pertama berlangsung semalaman di ruang yang sejuk sehingga adonan kaya mentega dan telur dapat mengembang tanpa dipaksa dengan terlalu banyak ragi. Setelah dibentuk, cincin mengalami fermentasi akhir sekitar dua jam. Adonan harus tampak ringan dan mengembang sebelum dipanggang; waktu saja tidak cukup untuk menunjukkan apakah adonan kaya lemak telah berfermentasi dengan benar.
Lapisan akhirnya tetap sederhana. Olesan telur tipis membantu membentuk kulit keemasan, sedangkan sirup gula-air dalam jumlah kecil dan taburan gula terukur tetap menempel pada permukaan roti. Karena bahan penyelesaian ini benar-benar dimakan, semuanya tetap dimasukkan ke perhitungan gizi.


