Bœuf bourguignon — semur daging sapi Burgundy dengan anggur merah
Bœuf bourguignon adalah braise daging sapi yang berasosiasi dengan Burgundy, dan keberhasilannya lebih bergantung pada waktu daripada panas agresif. Potongan daging yang kaya kolagen dimarinasi semalaman dalam anggur merah bersama bawang, wortel, bawang putih, dan herba, lalu ditiriskan dan dikeringkan sebelum dicokelatkan. Pemisahan tahap ini penting: daging yang basah akan lebih banyak mengukus, sedangkan permukaan yang kering dapat membentuk rasa panggang yang kemudian memperdalam saus saat anggur dan kaldu masuk kembali ke casserole.
Braising tertutup dilakukan pada suhu moderat 160 °C. Tujuannya bukan sekadar membuat daging aman dimakan, tetapi melunakkan jaringan ikat sampai daging mudah ditembus garpu tanpa memantul kembali. Tepung memberi sedikit kekentalan, sedangkan reduksi akhir baru dilakukan setelah daging empuk agar konsentrasi saus tidak membuat daging mengering. Lardon memperkuat dasar rasa gurih, sementara bawang mutiara dimasak terpisah agar tetap utuh dan manis, bukannya hancur ke dalam semur.
Anggur merah merupakan bagian inti metode ini, jadi keberadaan alkohol perlu dijelaskan apa adanya: memasak mengurangi alkohol, tetapi tidak menjamin seluruhnya hilang. Untuk perencanaan, hitung penuh marinasi dingin 24 jam. Hidangan ini juga cocok dibuat lebih awal, asalkan didinginkan segera dan tetap dingin; semalam di kulkas juga memudahkan pengangkatan lemak yang mengeras di permukaan sebelum pemanasan ulang.


