Bottereaux gaya Anjou — fritter karnaval beraroma bunga jeruk
Bottereaux termasuk keluarga besar gorengan karnaval dari Prancis barat, tetapi itu tidak berarti semua beignet atau merveille daerah adalah kue yang sama. Resep ini mengikuti gaya Anjou: adonan kaya telur dan mentega, ragi roti, gula, dan air bunga jeruk. Istirahat satu jam memberi waktu pada adonan untuk relaks dan sedikit mengembang sebelum digilas, sehingga bagian tengah lebih ringan daripada adonan yang langsung digoreng tanpa waktu istirahat.
Ketebalan merupakan kendali praktis yang penting. Gilas adonan antara 5 dan 10 mm, lalu potong tiap bagian sekitar 4–5 cm. Potongan yang jauh lebih tebal dapat kecokelatan sebelum tengahnya matang; potongan terlalu tipis akan rapuh, bukan empuk seperti fritter di bagian dalam. Bentuknya boleh seperti wajik atau persegi panjang, tetapi ukuran satu batch sebaiknya seragam agar waktu di minyak relatif sama.
Seperti pada bokit, volume minyak penggorengan tidak sama dengan jumlah minyak yang benar-benar dimakan. Satu liter diperlukan untuk kedalaman dan kestabilan suhu, sementara perhitungan gizi memakai tepat 80 g minyak yang diperkirakan tertahan pada seluruh batch. Goreng dalam tiga batch singkat pada 175 °C, tiriskan di rak, dan masukkan 15 menit pendinginan ke waktu total. Gula bubuk baru ditaburkan setelah fritter dingin agar tetap kering dan tidak larut oleh uap permukaan.


