Poulet Gaston Gérard dari Dijon dengan mustard, krim, dan Comté
Poulet Gaston Gérard adalah hidangan Dijon yang identitasnya bergantung pada lebih dari sekadar mustard. Paprika, anggur putih Burgundy, mustard Dijon, krim, dan Comté bekerja bersama: paprika memberi warna serta aroma pada dasar gurih, anggur melarutkan lapisan kecokelatan, mustard memberi ketajaman, sedangkan Comté memperkaya saus sekaligus membentuk gratin terakhir.
Kisah yang sering diceritakan menghubungkan hidangan ini dengan Gaston Gérard, mantan wali kota Dijon, dan sebuah kecelakaan dapur yang melibatkan istrinya. Kisah tersebut sebaiknya tidak diberi kepastian lebih tinggi daripada yang dapat dibuktikan. Yang penting saat memasak adalah komposisi khasnya. Menghilangkan paprika atau mustard sambil mempertahankan nama yang sama akan mengubahnya menjadi ayam krim generik.
Metode ini memastikan ayam aman sebelum tahap gratin. Setelah dicokelatkan, potongan ayam dibraise di dalam basis anggur yang sudah direduksi sampai setiap bagian tebal mencapai 74 °C. Baru setelah itu krim, mustard Dijon, dan sebagian Comté dimasukkan ke dalam saus. Sisa keju ditaburkan di atas untuk pemanasan singkat dan sangat panas, sehingga permukaan dapat berwarna tanpa menjadikan gratin sebagai metode utama untuk memasak unggas mentah.


