Hidangan nasional Vietnam

Bánh chuối hấp nước cốt dừa

Irisan pisang matang dibalut adonan tapioka yang lembut dan kenyal. Kue dikukus hingga bening, lalu didinginkan agar mudah dipotong dan disajikan dengan saus santan yang sedikit gurih serta wijen sangrai.

Hidangan nasional Vietnam
Bagikan
Tampilan lebar bánh chuối hấp berbentuk bundar yang dipotong belah ketupat, dengan saus santan dan wijen; di belakangnya ada semangkuk saus dan pisang.
Kue utuh dan potongannya memperlihatkan tekstur yang kenyal dan bening.
Hasil 8 porsi, dipotong berbentuk persegi atau belah ketupat
Memasak sekitar 40 menit
Waktu istirahat dan pendinginan sekitar 2 jam 15 menit, termasuk waktu mendiamkan pisang dan mendinginkan kue
Total waktu sekitar 3 jam 20 menit (200 menit)
Kalori per porsi sekitar 390 kkal
Gambaran umum

Bánh chuối hấp nước cốt dừa

Bánh chuối hấp nước cốt dừa adalah kue pisang kukus khas Vietnam Selatan yang disajikan dengan santan. Irisan pisang matang disatukan oleh adonan kaya pati; setelah dikukus, kuenya menjadi bening, elastis, dan kenyal lembut. Saus santan dibuat terpisah untuk menambah rasa gurih dan lembut, sementara wijen sangrai memberi aroma kacang.

Resep rumahan memiliki beberapa variasi. Ada yang hanya memakai pati tapioka, ada yang menambahkan tepung beras atau mutiara tapioka, dan ada pula yang mencampurkan santan langsung ke adonan. Versi ini memakai takaran pati tapioka dan tepung beras yang terukur, dikukus dalam satu loyang dangkal, lalu disajikan dengan saus terpisah. Pilih pisang yang harum dan matang, tetapi masih kokoh; buah yang terlalu lembek dapat membuat kue basah dan mudah hancur.

Kiat praktis

Kiat praktis

  • Kiat agar berhasilPilih pisang matang yang masih kokoh dan iris setebal 8–10 mm secara merata. Aduk adonan pati sampai licin sebelum mencampurkannya dengan pisang. Ratakan adonan dengan ketebalan tidak lebih dari sekitar 4 cm agar bagian tengah matang oleh uap. Tutup kukusan dan jaga air tetap mendidih perlahan; jangan sampai panci kehabisan air. Dinginkan kue lalu simpan di kulkas sebelum dipotong agar patinya mengeras dan potongan tidak berubah bentuk.
Bahan

Bahan

Kue pisang

  • 1.000 g pisang Asia yang matang tetapi masih kokoh (chuối xiêm atau chuối sứ, atau jenis serupa), berat setelah dikupas
  • 200 g pati tapioka
  • 40 g tepung beras putih halus
  • 220 ml air minum dingin
  • 120 g gula pasir
  • 2 g garam halus
  • 5 ml minyak netral, hanya jika loyang tidak dialasi kertas roti

Saus santan dan taburan

  • 300 ml santan kental kemasan kaleng tanpa gula, kocok hingga rata
  • 30 g gula pasir
  • 2 g garam halus
  • 10 g pati tapioka
  • 25 ml air minum dingin
  • 20 g wijen putih
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Siapkan kukusan dan loyang. Didihkan air kukusan hingga uapnya stabil. Lapisi loyang 23 cm dengan kertas roti berbentuk lingkaran atau olesi tipis dengan minyak yang sudah ditakar. Pastikan loyang dapat berdiri rata dan stabil di atas rak.

  2. Diamkan pisang. Kupas pisang dan iris setebal 8–10 mm. Aduk perlahan dengan 120 g gula dan 2 g garam. Diamkan selama 15 menit agar gula mulai larut dan pisang mengeluarkan sedikit cairan.

  3. Buat adonan. Campur pati tapioka dan tepung beras dengan pengocok di dalam mangkuk besar. Tuangkan 220 ml air dingin sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga licin. Tuang adonan ke pisang dan aduk perlahan sampai seluruh irisan terlapisi.

  4. Kukus kue. Ratakan campuran ke dalam loyang dengan ketebalan sekitar 3–4 cm. Letakkan loyang di atas air yang terus mendidih, tutup, lalu kukus sekitar 35 menit. Periksa bagian tengah; lanjutkan dalam interval 5 menit hingga total sekitar 45 menit, sampai bagian tengah bening dan tusuk sate keluar tanpa adonan pati basah. Tutup kembali di antara pemeriksaan dan pastikan air kukusan tidak habis.

  5. Mulai membuat saus santan. Saat kue dikukus, campur santan, 30 g gula, dan 2 g garam di panci kecil. Panaskan perlahan sambil dikocok sampai beruap dan gula larut; jangan sampai mendidih kuat.

  6. Kentalkan saus. Larutkan 10 g pati tapioka dengan 25 ml air dingin di mangkuk kecil hingga licin. Tuang larutan ke santan hangat dan masak perlahan selama 1–2 menit sambil terus diaduk sampai saus mengilap dan sedikit kental. Angkat dari api dan tutup.

  7. Dinginkan. Keluarkan kue dari kukusan dan diamkan sekitar 30 menit sampai uapnya berhenti. Masukkan ke kulkas hingga benar-benar mengeras, paling lambat 2 jam setelah dikukus. Sangrai wijen di wajan kering dengan api kecil sambil diaduk hingga harum; dinginkan sebelum disajikan.

  8. Potong dan sajikan. Potong kue dingin menjadi 8 bagian sama besar atau belah ketupat kecil. Sajikan dengan saus santan dan wijen sangrai. Simpan kue dan saus secara terpisah di kulkas dalam 2 jam setelah dimasak, atau dalam 1 jam jika suhu di atas 32°C. Simpan pada suhu 4°C atau lebih rendah selama 3–4 hari. Panaskan kembali sisa makanan hingga 74°C.

Kiat praktis

Kiat praktis

Panduan praktis

Lapisan kue di loyang sebaiknya tidak lebih tebal dari sekitar 4 cm. Lapisan yang lebih tebal mungkin memerlukan waktu kukus tambahan, jadi periksa bagian tengah yang bening dan tusuk sate yang bersih, bukan hanya waktunya. Kertas roti memudahkan kue dikeluarkan, tetapi loyang yang dioles minyak juga bisa digunakan. Dinginkan sebelum dipotong; jika bagian tengah masih lengket atau lembek, masukkan kembali ke kulkas hingga kokoh.

Mengatasi masalah

Kue terlalu lembek untuk dipotong: mungkin kurang lama dikukus atau belum cukup dingin. Kukus sampai bagian tengah bening, lalu dinginkan sampai mengeras. Kue terasa terlalu kenyal seperti karet: pati mungkin terlalu banyak dibandingkan buah atau irisan terlalu tipis. Ikuti takaran dan iris pisang dengan ketebalan seragam. Bagian tengah masih keruh: lapisan mungkin terlalu tebal atau uap terlalu lemah. Jaga air tetap mendidih dan lanjutkan pengukusan dalam interval 5 menit. Saus menggumpal: larutkan pati dengan air dingin hingga licin sebelum ditambahkan, lalu aduk terus saat saus mengental.

Keamanan pangan

Cuci tangan dan gunakan pisau serta talenan bersih untuk buah. Kukus kue sampai benar-benar set dan bening hingga bagian tengah. Gunakan santan kemasan komersial dan simpan kemasan yang sudah dibuka sesuai petunjuk label. Masukkan kue dan saus ke kulkas dalam 2 jam setelah dibuat, atau dalam 1 jam jika suhu di atas 32°C. Simpan pada suhu 4°C atau lebih rendah selama 3–4 hari. Panaskan sisa makanan hingga 74°C; kue juga bisa disantap dingin.

Tanya jawab

Pisang apa yang paling cocok? Pisang Asia berukuran kecil seperti chuối xiêm atau chuối sứ cocok digunakan. Pisang tanduk atau pisang pencuci mulut biasa yang matang tetapi masih kokoh juga bisa; timbang setelah dikupas dan hindari pisang yang sudah lembek. Bisakah tepung beras dihilangkan? Bisa. Beberapa resep Vietnam Selatan hanya menggunakan pati tapioka. Sedikit tepung beras dalam versi ini membuat tekstur kue lebih lembut dan mudah dipotong. Bisakah disajikan hangat? Bisa dimakan hangat, tetapi teksturnya masih lembut dan lebih sulit dipotong rapi sebelum dingin. Pendinginan membantu kue mengeras; sajikan saus santan dingin atau sedikit dihangatkan.

Informasi gizi per porsi (perkiraan)

Informasi gizi per porsi (perkiraan)

  • Takaranseperdelapan kue dengan saus santan dan wijen sangrai
  • Kalorisekitar 390 kkal
  • Karbohidratsekitar 77 g
  • Proteinsekitar 3 g
  • Lemaksekitar 10 g
  • Seratsekitar 4 g
  • Natriumsekitar 220 mg
Alergen

Alergen

Mengandung kelapa dan wijen. Periksa label pati tapioka, tepung beras, dan santan untuk mengetahui bahan tambahan atau kemungkinan kontak silang. Beras dan tapioka secara alami tidak mengandung gluten, tetapi proses produksi dapat berbeda.

Sebelum disajikan

Sebelum disajikan

  • Simpan kue dan saus santan dalam wadah tertutup yang terpisah agar kue tidak lembek.
  • Sangrai wijen sesaat sebelum disajikan agar aromanya tetap kuat.