Hidangan nasional Vietnam

Cá kho tộ (ikan karamel dalam periuk tanah liat khas Vietnam selatan)

Steak ikan air tawar yang padat dimasak perlahan dalam karamel kecap ikan dan air kelapa dengan lada hitam, lengkuas, bawang merah, dan cabai, lalu disajikan dengan nasi melati.

Hidangan nasional Vietnam
Bagikan
Dua periuk tanah liat cá kho tộ dengan nasi melati, mentimun, dan herba segar di meja keluarga.
Ikan karamel periuk tanah liat disajikan bersama nasi kukus.
Hasil 4 porsi
Memasak 70 menit
Waktu pasif 15 menit
Total waktu 105 menit
Kalori sekitar 540 kkal per porsi
Gambaran umum

Cá kho tộ (ikan karamel dalam periuk tanah liat khas Vietnam selatan)

Cá kho tộ adalah hidangan ikan semur dari Vietnam selatan yang dikaitkan dengan Delta Mekong. Ikan air tawar dimasak perlahan dalam saus manis-gurih dan disajikan dengan nasi panas. Namanya merujuk pada periuk tanah liat untuk memasak sekaligus menyajikannya. Ikan lele umum digunakan, tetapi keluarga juga memakai ikan air tawar berdaging padat lainnya. Versi rumahan ini mengikuti paduan regional kecap ikan, gula, air kelapa, lada hitam, dan bahan aromatik tanpa mengklaim hanya ada satu formula baku.

Ikan dimarinasi sebentar, lalu disemur perlahan dalam karamel berwarna ambar dengan air kelapa. Bawang merah, bawang putih, dan lengkuas memberi aroma; lada hitam dan cabai menambah rasa hangat. Cairan menyusut menjadi lapisan gelap mengilap yang menyelimuti ikan dan membumbui nasi. Resep ini menggunakan air kelapa, bukan santan.

Karamel menjadi sangat panas dan dapat berbuih kuat saat terkena cairan. Hangatkan air kelapa dan air terlebih dahulu, angkat panci karamel dari api, lalu tuangkan cairan perlahan melalui sisi panci dengan wajah dan tangan dijauhkan. Periuk tanah liat tahan oven memberi penyajian tradisional; panci berat bertutup yang aman untuk oven juga dapat digunakan.

Kiat praktis

Kiat praktis

  • Kunci keberhasilanPilih steak ikan yang tebal dan padat, lalu tangani dengan hati-hati agar tidak hancur saat disemur. Marinasi ikan di kulkas dan keringkan sebelum dimasukkan ke karamel panas untuk mengurangi percikan. Masak gula hingga berwarna ambar tua, tetapi jangan sampai hangus; angkat dari api sebelum menambahkan cairan hangat sedikit demi sedikit. Semur dengan api kecil dan balik steak satu kali menggunakan spatula lebar. Ukur suhu di bagian ikan yang paling tebal; harus mencapai 63°C. Jangan hanya mengandalkan warna.
Bahan

Bahan

Ikan dan marinasi

  • 800 g steak ikan lele air tawar berdaging padat, berkulit dan sebisa mungkin tanpa tulang besar; 4 potong setebal sekitar 3 cm
  • 30 ml kecap ikan, dibagi
  • 15 g gula pasir, dibagi
  • 2 g lada hitam bubuk

Saus semur dan bahan aromatik

  • 15 ml minyak sayur netral
  • 150 ml air kelapa segar tanpa pemanis
  • 150 ml air
  • 60 g bawang merah, dikupas dan diiris tipis
  • 15 g bawang putih, dikupas dan dicincang halus
  • 25 g lengkuas segar, dikupas dan diiris tipis
  • 15 g butiran lada hijau, sedikit dimemarkan (segar jika tersedia)
  • 1 cabai merah, dibelah memanjang; buang biji agar tidak terlalu pedas
  • 20 g daun bawang, diiris tipis untuk pelengkap

Untuk disajikan

  • 300 g beras melati kering
  • 420 ml air untuk nasi atau ikuti petunjuk penanak nasi
  • 200 g mentimun, diiris
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Cuci dan masak beras melati sesuai petunjuk penanak nasi atau kemasan; gunakan 420 ml air sebagai takaran awal. Tutup dan jaga tetap hangat. Iris bawang merah, bawang putih, lengkuas, dan daun bawang. Hangatkan air kelapa dan 150 ml air bersama-sama hingga panas, tetapi tidak mendidih.

  2. Keringkan steak ikan tanpa membilasnya. Dalam wadah dangkal, lumuri perlahan dengan 20 ml kecap ikan, 5 g gula, dan 1 g lada hitam. Tutup dan marinasi di kulkas selama 15 menit, balik sekali di tengah waktu.

  3. Panaskan panci kecil yang berat dengan api sedang-rendah. Masukkan 10 g gula dan 15 ml minyak; aduk 3–5 menit sampai gula meleleh dan berwarna ambar tua. Jangan ditinggalkan. Angkat panci dari api. Tuang campuran air kelapa hangat perlahan dan hati-hati melalui sisi panci, jauhkan wajah dan tangan; campuran akan berbuih kuat. Jika karamel mengeras, kembalikan panci ke api kecil dan aduk sampai larut.

  4. Letakkan periuk tanah liat atau panci berat bertutup yang aman untuk oven di atas api sedang-rendah. Masukkan bawang merah, bawang putih, dan lengkuas; masak 2 menit hingga harum tetapi belum kecokelatan. Tuang karamel cair, sisa 10 ml kecap ikan, dan butiran lada hijau; didihkan perlahan.

  5. Susun steak ikan satu lapis dan siram dengan saus. Masukkan cabai yang sudah dibelah. Tutup dan semur perlahan dengan api kompor paling kecil selama 25 menit; balik steak sekali dengan spatula lebar setelah 12 menit. Hindari didihan kuat agar ikan tetap utuh.

  6. Sementara itu, panaskan oven sampai 170°C. Masukkan panci bertutup yang aman untuk oven selama 30 menit. Ukur bagian ikan yang paling tebal dengan termometer baca cepat yang bersih; suhunya harus mencapai setidaknya 63°C. Jika panci tidak aman untuk oven, lanjutkan memasak dengan tutup di api paling kecil sambil memeriksa suhu dan jumlah cairan.

  7. Buka tutup dan siramkan saus ke atas ikan. Jika saus masih encer, masak perlahan tanpa tutup di atas kompor selama 5–10 menit sampai mengilap; jaga ikan tetap lembap dan jangan biarkan gula hangus. Taburkan daun bawang dan sisa lada hitam.

  8. Sajikan panas langsung dari periuk dengan nasi melati dan irisan mentimun. Simpan sisa ikan dan nasi secara terpisah dalam wadah dangkal tertutup, lalu dinginkan dalam 2 jam pada suhu paling tinggi 4°C. Habiskan dalam 3 hari dan panaskan ulang satu kali sampai seluruhnya mencapai 74°C.

Kiat praktis

Kiat praktis

Tips praktis

Jika ikan lele tidak tersedia, pilih ikan air tawar lain yang berdaging padat dan minta penjual memotong steak setebal sekitar 3 cm. Fillet tipis dapat hancur saat disemur lama. Masak nasi saat ikan disemur, lalu tutup agar tetap hangat dan lembut. Untuk rasa yang tidak terlalu pedas, buang biji cabai atau hilangkan cabainya; pertahankan lada butiran untuk aroma hangatnya.

Mengatasi masalah

Karamel mengeras setelah cairan ditambahkan: ini dapat terjadi saat gula mendingin. Kembalikan panci ke api kecil dan aduk perlahan sampai karamel larut dalam cairan hangat. Saus terlalu encer: angkat ikan dengan hati-hati dan didihkan saus tanpa tutup selama beberapa menit, lalu tuang kembali ke atas ikan. Jangan gunakan api besar karena gula dapat hangus. Ikan hancur: potongan mungkin terlalu tipis, saus mendidih terlalu kuat, atau ikan terlalu sering dibalik. Gunakan steak tebal, masak perlahan, dan balik satu kali dengan spatula lebar.

Pertanyaan umum

Bisakah cá kho tộ dimasak tanpa periuk tanah liat? Bisa. Gunakan panci berat bertutup yang aman untuk kompor dan oven. Jika tidak aman untuk oven, lanjutkan memasak dengan tutup di api kompor paling kecil dan periksa suhu ikan serta jumlah saus secara berkala. Bisakah air kelapa diganti santan? Resep ini menggunakan air kelapa agar saus tetap ringan dengan rasa manis-gurih. Santan lebih kaya dan mengubah tekstur serta rasa, jadi bukan pengganti langsung. Ikan apa yang paling cocok? Steak ikan lele berdaging padat sering digunakan. Ikan air tawar berdaging padat lainnya juga bisa; potong tebal agar tidak hancur dan periksa suhu bagian tengah sebelum disajikan.

Nutrisi per porsi (perkiraan)

Nutrisi per porsi (perkiraan)

  • Porsisatu bagian ikan dengan saus dan seperempat nasi matang
  • Kalori540 kkal
  • Karbohidrat66 g
  • Protein42 g
  • Lemak10 g
  • Serat2 g
  • Natrium800 mg
Alergen dan keamanan pangan

Alergen dan keamanan pangan

Mengandung ikan dan kecap ikan. Periksa alergen yang tercantum pada kecap ikan serta peringatan kontak silang pada kemasan beras dan air kelapa. Pisahkan ikan mentah dari nasi matang dan mentimun siap santap; cuci tangan, talenan, dan alat setelah kontak. Jangan membilas ikan mentah di wastafel. Setiap steak harus mencapai setidaknya 63°C di bagian paling tebal, diukur dengan termometer bersih. Hati-hati dengan karamel panas: angkat panci dari api dan tuang cairan hangat perlahan melalui sisi panci karena campuran dapat berbuih kuat. Dinginkan sisa ikan dan nasi secara terpisah dalam 2 jam pada suhu paling tinggi 4°C. Habiskan dalam 3 hari dan panaskan ulang sekali sampai 74°C seluruhnya.

Penyajian

Penyajian

  • Siramkan sedikit saus mengilap ke atas nasi.
  • Sajikan daun bawang dan cabai tambahan di meja jika diinginkan.