Hidangan nasional Vietnam

Bánh nậm Huế (kue beras pipih Vietnam dalam daun pisang)

Bánh nậm adalah kue beras yang tipis dan lembut. Adonan diratakan di atas daun pisang, diberi udang dan daging babi cincang yang sudah dimasak, dilipat menjadi bungkusan pipih, lalu dikukus. Resep rumahan ini menghasilkan 16 bungkusan, empat per orang untuk empat porsi. Adonan sedikit dikentalkan di atas kompor agar mudah diratakan tipis.

Hidangan nasional Vietnam
Bagikan
Bánh nậm Huế dalam daun pisang mengilap; satu bungkusan terbuka memperlihatkan lapisan beras putih tipis dengan isian udang dan babi berwarna jingga, serta saus di samping.
Kue beras pipih dari Huế yang dikukus dalam daun pisang dengan udang, babi, dan saus cocol.
Hasil 4 porsi, total 16 bungkusan
Memasak sekitar 35 menit
Waktu pasif sekitar 30 menit untuk mencairkan daun; dapat dilakukan sambil menyiapkan bahan lain
Total waktu sekitar 1 jam 40 menit
Kalori sekitar 380 kkal per porsi
Gambaran umum

Bánh nậm Huế (kue beras pipih Vietnam dalam daun pisang)

Di Huế, pasta beras sering dipadukan dengan udang segar dan bahan aromatik, lalu disajikan dengan saus ikan. Ada pula versi udang saja dan isian vegetarian dari kacang hijau kupas. Versi ini memakai lebih banyak udang daripada daging babi, serta bawang merah, minyak annatto, dan daun bawang.

Daun pisang memberi aroma lembut sekaligus membungkus kue: lunakkan daunnya sebelum dilipat, ratakan adonan tipis-tipis, dan masak isian hingga cukup kering agar bungkusan rapi. Sajikan hangat dalam daun dengan cocolan jeruk nipis dan saus ikan yang ringan.

Kiat praktis

Kiat praktis

  • Tips agar berhasilGunakan tepung beras putih biasa, bukan tepung ketan. Sedikit pati tapioka memberi tekstur lembut dan agak kenyal. Aduk terus saat mengentalkan adonan dan angkat dari api ketika sudah halus tetapi masih mudah diratakan. Lunakkan daun sampai lentur dan arahkan sisi yang licin ke bagian dalam. Daun yang sobek dapat membuat adonan bocor. Cincang isian halus dan tumis sampai cukup kering; bentuk menjadi garis sempit. Sajikan bungkusan tetap dalam daunnya agar setiap orang membukanya sendiri di meja.
Bahan

Bahan

Adonan beras

  • 200 g tepung beras putih biasa (bukan tepung ketan)
  • 20 g pati tapioka
  • 650 ml air minum dingin
  • 15 ml minyak netral
  • 2 g garam halus

Isian udang dan daging babi

  • 180 g udang mentah kupas, cincang halus
  • 80 g daging babi giling, sekitar 80% tanpa lemak
  • 35 g bawang merah, cincang halus
  • 10 ml minyak annatto
  • 10 ml saus ikan Vietnam
  • 5 g gula pasir
  • 1 g lada hitam bubuk
  • 25 g daun bawang, bagian putih dan hijau, iris tipis

Untuk membungkus

  • 16 lembar daun pisang berbentuk persegi panjang, masing-masing sekitar 20 × 15 cm; cairkan jika beku
  • 5 ml minyak netral untuk mengoles daun

Saus jeruk nipis dan ikan

  • 80 ml air minum yang telah direbus dan didinginkan
  • 25 ml saus ikan Vietnam
  • 18 g gula pasir
  • 20 ml air jeruk nipis segar
  • 4 g bawang putih, cincang halus
  • 1 g cabai merah segar, iris tipis (opsional)
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Cairkan daun pisang beku selama sekitar 30 menit. Lap kedua sisinya, potong menjadi sekitar 20 × 15 cm bila perlu, lalu celupkan sebentar ke air panas atau lewatkan di atas api kecil sampai lentur. Simpan udang dan daging babi mentah di lemari es sampai akan dimasak.

  2. Panaskan 10 ml minyak annatto dalam wajan dengan api sedang. Tumis bawang merah sekitar 2 menit. Masukkan daging babi, hancurkan gumpalannya dan masak sampai tidak ada bagian merah muda serta bagian paling tebal mencapai 71°C. Tambahkan udang, 10 ml saus ikan, 5 g gula, dan lada. Aduk dan masak 4–6 menit sampai udang buram dan isian tercincang halus serta cukup kering. Masukkan daun bawang dan dinginkan sebentar.

  3. Aduk tepung beras, pati tapioka, 650 ml air, 15 ml minyak netral, dan garam hingga halus di panci berdasar tebal. Masak dengan api kecil hingga sedang-kecil selama 8–10 menit sambil terus mengaduk dan mengeruk dasar serta sisi panci, sampai menjadi pasta halus, lembut, dan mudah diratakan. Angkat dari api dan aduk sebentar lagi.

  4. Letakkan daun yang sudah lentur dengan sisi licin menghadap ke atas, lalu olesi tipis bagian tengahnya dengan minyak. Ratakan sekitar 45–50 ml adonan hangat menjadi persegi panjang tipis sekitar 6 × 10 cm. Tambahkan sekitar 1 sdm isian dalam garis sempit. Lipat sisi panjang menutupi isian, lalu lipat kedua ujungnya ke dalam hingga menjadi bungkusan pipih tertutup. Ulangi sampai menjadi 16 bungkusan.

  5. Susun bungkusan dengan sisi lipatan menghadap ke bawah dalam satu lapis atau kukusan bertingkat, beri celah agar uap bersirkulasi. Didihkan air dengan stabil, tutup, lalu kukus 15–18 menit sampai adonan set, lembut, dan buram merata serta daun menjadi lebih gelap dan mengilap. Jika mengukus beberapa kelompok, jaga air tetap mendidih.

  6. Untuk saus, larutkan 18 g gula dalam 80 ml air rebus yang sudah dingin. Aduk bersama 25 ml saus ikan dan 20 ml air jeruk nipis, lalu tambahkan bawang putih dan cabai. Bagi ke empat mangkuk kecil, masing-masing sekitar 30 ml.

  7. Diamkan bungkusan selama 3 menit, lalu sajikan hangat dalam daunnya bersama saus. Dalam 2 jam, simpan sisa makanan di wadah dangkal bertutup pada suhu paling tinggi 4°C; habiskan dalam 3 hari dan panaskan kembali hingga 74°C.

Kiat praktis

Kiat praktis

Panduan praktis

Daun segar juga perlu dihangatkan sebentar agar dapat dilipat tanpa robek; jangan sampai hangus. Sambil daun dicairkan, siapkan isian dan saus. Tutup dan dinginkan isian jika harus menunggu lebih dari 2 jam. Sajikan saus terpisah agar lapisan beras tetap lembut dan setiap orang dapat mengatur rasa asinnya. Mengatasi masalah Jika adonan terlalu encer, terus aduk dengan api kecil sampai jejak sendok bertahan sebentar; jangan menambahkan tepung setelah mulai dimasak. Jika menggumpal atau terlalu kaku, kocok dengan sedikit air yang sudah ditakar sebelum dipanaskan. Hentikan memasak segera setelah mudah diratakan. Jika daun retak, hangatkan lebih lama dan jangan mengisi bungkusan terlalu penuh. Jika bungkusan terbuka, sisakan tepi, jaga isian tetap kering, dan lipat sisi panjang terlebih dahulu. Jika isian basah, masak sebentar lagi sampai cairannya menguap.

Tanya jawab

Bisakah bánh nậm dibuat tanpa daging babi? Ada versi udang saja dan versi vegetarian dengan isian lain seperti kacang hijau kupas. Resep ini menggunakan daging babi. Mengapa adonan dimasak sebelum dibungkus? Sedikit pengentalan membuatnya mudah diratakan tipis dan tidak mengalir dari daun. Jangan buat terlalu padat; pengukusan akan mematangkannya sepenuhnya. Bisakah daun pisang diganti kertas roti? Kertas roti dapat menahan bentuk, tetapi tidak memberi aroma lembut daun. Olesi sedikit minyak dan lipat dengan hati-hati. Bagaimana cara memakannya? Buka satu daun, lepaskan kue lembut dengan sendok, lalu tambahkan sedikit saus.

Perkiraan nutrisi per porsi

Perkiraan nutrisi per porsi

  • Takaran4 bungkusan kecil dengan sekitar 30 ml saus
  • Kalori380 kkal
  • Karbohidrat52 g
  • Protein17 g
  • Lemak11 g
  • Serat1 g
  • Natrium1.100 mg
Alergen dan keamanan pangan

Alergen dan keamanan pangan

Mengandung krustasea (udang) dan ikan (saus ikan), serta daging babi; bukan hidangan vegetarian atau vegan. Periksa label dan peringatan kontak silang. Simpan udang dan daging babi mentah pada suhu paling tinggi 4°C dan terpisah dari makanan siap santap. Masak daging babi giling hingga suhu bagian dalam 71°C dan udang sampai buram; bersihkan termometer di antara pengukuran. Kukus sampai adonan benar-benar set. Gunakan pelindung kering saat memegang daun dan rak kukusan yang panas. Dalam 2 jam, masukkan sisa ke wadah dangkal bertutup dan dinginkan pada suhu paling tinggi 4°C; habiskan dalam 3 hari dan panaskan kembali hingga 74°C.

Penyajian

Penyajian

  • Tata bungkusan hangat di piring saji dengan daun tetap membungkusnya.
  • Sajikan saus dalam mangkuk kecil agar setiap orang membuka bungkusan di meja.