Sancocho de Doña Conchita: sup Kolombia dengan babi dan umbi
Sup Bolívar dengan kepala babi, babat, pisang tanduk hijau, singkong, ubi, dan jagung.
Sup Bolívar dengan kepala babi, babat, pisang tanduk hijau, singkong, ubi, dan jagung.
Sup Bolívar dengan kepala babi, babat, pisang tanduk hijau, singkong, ubi, dan jagung.
Siapkan bahan dengan aman Simpan daging babi dan babat di lemari es saat mencuci dan memotong sayuran. Gunakan talenan dan pisau terpisah untuk daging mentah, lalu cuci tangan, peralatan, dan permukaan kerja dengan air sabun panas sebelum kembali menyentuh sayuran. Ikat daun bawang dan culantro secara terpisah agar mudah diangkat.
Rebus babi dan babat perlahan Masukkan kepala babi, tulang asin, babat, allspice, dan 5,5 L air ke panci 12 L. Didihkan, buang buih, tutup, lalu kecilkan api hingga mendidih perlahan selama 90–120 menit. Tambahkan air panas jika bahan tidak lagi terendam. Mulai periksa kelembutan setelah 90 menit karena ukuran potongan memengaruhi waktu.
Periksa suhu dan kelembutan Bersihkan probe termometer, lalu ukur bagian tengah potongan kepala babi yang tebal dan babat. Jeroan babi harus mencapai setidaknya 71°C. Lanjutkan memasak jika belum mencapai suhu itu, kemudian rebus perlahan hingga garpu mudah masuk. Waktu tambahan untuk melunakkan bahan tidak menggantikan pemeriksaan suhu.
Masukkan sayuran bertahap Tambahkan pisang tanduk, jagung, singkong, ubi, ikatan daun bawang dan culantro, cabai manis, kol, serta achiote. Masak dengan gelembung kecil selama 45–60 menit. Pisau tipis harus mudah menembus singkong dan ubi; pisang menjadi lunak tetapi tetap utuh. Tambahkan air panas bila menginginkan lebih banyak kuah.
Sangrai jintan dan selesaikan Panaskan jintan dalam wajan kecil tanpa minyak pada api sedang-rendah selama 1–2 menit sambil menggoyangkan wajan hingga harum tetapi belum gelap. Tumbuk kasar dan masukkan bersama bawang merah pada 10 menit terakhir. Cicipi sebelum menambahkan garam. Angkat ikatan rempah, lalu sajikan daging, babat, umbi, pisang, jagung, dan kuah.
Sancocho ini tercatat dalam terbitan Kementerian Kebudayaan Kolombia tentang kuliner kawasan Kanal Dique di departemen Bolívar dan dinamai menurut pemberi resepnya, Concepción Simarra. Catatan tersebut memadukan kepala babi, tulang asin, dan babat dengan pisang tanduk hijau, singkong, ubi, serta jagung. Cabai manis, daun bawang, culantro, kol, bawang merah, allspice, achiote, dan jintan membumbui kuah. Nama dan wilayahnya merujuk pada catatan lokal tertentu, bukan rumus tunggal untuk semua sancocho Kolombia. Sumber menggambarkan panci tertutup di atas tungku tiga batu dan mencantumkan bahan, tetapi tidak menyebut jumlah porsi untuk hidangan ini. Versi rumahan ini disesuaikan untuk delapan porsi dan kompor biasa. Urutannya dipertahankan: lunakkan daging terlebih dahulu, masukkan pisang dan sayuran bertahap, lalu selesaikan dengan jintan sangrai dan bawang merah. Tidak perlu meniru tungku terbuka di rumah. Resep asal memakai tulang babi asin; terbitan Kementerian lain juga mencatat cara pengasinan rumahan pada masa lalu. Jangan mengulang proses pengawetan itu di rumah. Belilah tulang asin komersial, potongan kepala babi yang disiapkan oleh penjual daging berizin, dan babat yang sudah dibersihkan. Kadar garam serta bagian yang dapat dimakan berbeda-beda, jadi cicipi kuah sebelum menambah garam. Perebusan lama bertujuan melunakkan bahan; termometer digunakan terpisah untuk memastikan keamanan.
Perkiraan per porsi; nilainya dipengaruhi kadar garam tulang, jumlah daging yang dapat dimakan, dan ukuran porsi.
Gunakan panci minimal 12 L agar bahan tidak sesak dan kuah tidak meluap. Serok buih dengan sendok berlubang. Jangan biarkan probe menyentuh tulang dan bersihkan di antara pengukuran. Kadar garam tulang komersial berbeda. Jangan langsung memberi garam. Jika kuah terlalu asin, tambahkan air panas sedikit demi sedikit lalu didihkan sebentar; jika rasanya seimbang, lewati garam tambahan. Kol dan rempah dapat tetap di dalam sup atau diangkat sebelum disajikan. Singkong, ubi, dan pisang matang dengan kecepatan berbeda. Potong seragam dan periksa potongan terbesar. Jika pisang matang lebih dulu, angkat dengan sendok berlubang lalu masukkan kembali menjelang akhir. Beri tahu tamu bahwa ada tulang di dalam hidangan. Peralatan Siapkan panci berat 12 L, sendok berlubang, termometer, talenan terpisah untuk daging mentah dan sayuran, pisau, serta wajan kecil tanpa minyak. Sajikan sangat panas dengan irisan jeruk limau. Bagikan daging, babat, umbi, pisang, jagung, dan kuah ke tiap mangkuk. Nasi putih boleh disajikan terpisah, tetapi tidak tercantum dalam daftar bahan yang terdokumentasi. Bagi sisa makanan ke wadah dangkal dan dinginkan dalam dua jam pada suhu 4°C atau lebih rendah; habiskan dalam 3–4 hari. Panaskan hanya porsi yang akan dimakan hingga mencapai 74°C merata. Keamanan pangan dan alergen Simpan daging mentah dalam keadaan dingin dan terpisah dari makanan siap santap. Masak jeroan babi hingga minimal 71°C, dinginkan sisa makanan dalam 2 jam, lalu panaskan kembali hingga 74°C. Bahan yang tercantum tidak memuat alergen utama yang dinyatakan; periksa label dan kontak silang jika memiliki alergi.
Keamanan: Gunakan termometer meski daging sudah terasa empuk. Keamanan: Cicipi kuah sebelum menambah garam karena tulang mungkin sudah asin.