Hidangan nasional Kolombia

Rundown (rondón)

Masak rondón pulau dengan ikan, daging babi asin, santan, singkong, ubi yam, pisang tanduk, dan pangsit melalui resep rumahan yang praktis.

Hidangan nasional Kolombia
Bagikan
Rundown (rondón)
Wilayah Kepulauan San Andrés dan Providencia, masakan pulau Raizal
Kategori semur ikan dan umbi dalam santan dengan pangsit
Persiapan sekitar 45 menit waktu kerja aktif
Memasak sekitar 75 menit
Total waktu sekitar 2 jam
Gambaran umum

Rundown (rondón)

Rondón: semur ikan kelapa khas Raizal dari San Andrés dan Providencia

Rondón menyatukan hasil laut dan kebun pulau dalam satu panci besar. Dalam masakan Raizal ini, ikan berdaging kokoh, daging babi asin, singkong, ubi yam, ubi jalar, sukun, dan pisang tanduk hijau dimasak perlahan dalam santan. Pangsit kecil membuat kuah lebih kental dan hidangan semakin mengenyangkan. Hasilnya harum dan berlimpah, berisi potongan lembut untuk dinikmati bersama serta kuah santan kental yang disiramkan ke tiap mangkuk.

Hidangan ini merupakan bagian dari tradisi kuliner hidup San Andrés, Providencia, dan Santa Catalina. Catatan budaya menggambarkan rondón sebagai tradisi memasak dan makan bersama selain sebagai resep: keluarga, tetangga, dan teman berkumpul di sekitar panci sambil berbagi tugas. Dalam ingatan lisan penduduk pulau, nama hidangan ini kerap dikaitkan dengan bahan-bahan yang dimasak bersama dalam santan tanpa diaduk. Komposisinya berubah mengikuti hasil laut dan tanaman yang tersedia. Versi yang terdokumentasi memakai ikan segar atau asin, daging babi asin, keong laut, labu, sukun, dan beragam umbi. Resep ini mengikuti salah satu versi untuk delapan orang yang menggunakan ikan dan daging babi asin; ini bukan satu-satunya racikan pulau.

Santan segar hasil perasan merupakan acuan tradisional. Untuk hasil rumahan yang lebih konsisten, santan kalengan tanpa gula dan berlemak penuh lebih praktis. Daging babi asin direbus sebentar untuk mengurangi garam pada permukaannya, lalu dimasak bersama umbi. Tambahkan garam hanya setelah mencicipi kuah menjelang akhir. Ikan dimasukkan setelah sayuran akar agar tetap lembut dan utuh; gunakan termometer untuk memastikan tingkat kematangan, bukan hanya mengandalkan waktu.

Bahan

Bahan

Semur santan

  • 2 l santan tanpa gula berlemak penuh
  • 1 kg fillet ikan putih berdaging kokoh, tanpa kulit dan tulang, dipotong menjadi 8 bagian
  • 500 g ekor babi asin atau potongan daging babi asin lainnya, dipotong kecil
  • 2 pisang tanduk hijau, dikupas dan dibelah memanjang
  • 500 g singkong (yuca), dikupas dan dipotong besar
  • 500 g ubi yam, dikupas dan dipotong besar
  • 250 g ubi jalar, dikupas dan dipotong besar
  • 250 g sukun, dikupas, dibuang bagian tengahnya, lalu dipotong besar
  • 150 g bawang bombai kuning, diiris
  • 15 g bawang putih, dimemarkan
  • 15 g jahe segar, diparut halus
  • 8 g kemangi dan oregano segar, dicincang halus
  • 1 cabai kecil, dibuang bijinya dan dicincang halus (opsional)
  • 30 ml air jeruk nipis segar
  • 1 g lada hitam

Pangsit

  • 200 g tepung terigu
  • 5 g baking powder
  • 100 ml air
  • 15 g mentega tawar lunak
  • 2 g garam halus
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Bumbui ikan dan rebus daging babi Simpan ikan di lemari es saat menyiapkan bahan lain. Potong menjadi delapan porsi, lalu lumuri dengan air jeruk nipis dan lada hitam. Masukkan daging babi asin ke panci kecil, tuangi air bersih hingga tertutup, lalu didihkan perlahan selama sepuluh menit. Tiriskan dan buang airnya: langkah ini mengurangi garam di permukaan, tetapi belum memasak daging sampai matang. Pisahkan ikan mentah, talenan, dan alatnya dari makanan siap santap.

  2. Campur dan bentuk pangsit Campurkan tepung, baking powder, dan garam. Remas mentega lunak dengan ujung jari sampai menjadi remah kasar, lalu tuangkan air sedikit demi sedikit hingga terbentuk adonan kokoh yang tidak lengket. Uleni hanya sampai halus. Bagi menjadi delapan pangsit kecil, pipihkan sedikit, dan tutup dengan kain bersih saat menyiapkan panci.

  3. Siapkan umbi-umbian pulau Kupas pisang tanduk dan belah memanjang. Potong singkong, ubi yam, ubi jalar, dan sukun menjadi potongan besar dengan ukuran serupa agar matang hampir bersamaan. Iris bawang bombai, memarkan bawang putih, dan parut jahe. Siapkan herba dan cabai opsional dekat kompor. Gunakan panci lebar berdasar tebal dengan tutup; susun bahan dengan longgar, jangan dipadatkan.

  4. Mulai kuah santan Tuangkan santan ke panci dan masukkan bawang bombai serta bawang putih. Panaskan hingga mendidih perlahan, lalu masak selama tiga menit. Hindari didihan keras karena santan bisa pecah. Masukkan singkong, ubi yam, pisang tanduk, dan ubi jalar dengan hati-hati, lalu ratakan dalam cairan. Tutup panci dan masak perlahan selama sekitar dua puluh lima menit. Jangan mengaduk dengan kuat; jika ada potongan yang melekat di dasar, geser pelan dengan sendok.

  5. Tambahkan umbi lainnya dan daging babi Masukkan sukun dan daging babi asin yang telah direbus. Pertahankan didihan kecil dan teratur sampai pisau hampir dapat menembus singkong dan ubi yam dengan mudah. Umbi harus mulai lunak tetapi masih mempertahankan bentuknya. Jika cairan menyusut terlalu cepat sebelum umbi empuk, tambahkan sedikit air panas. Jaga semur tetap kental dan mudah disendok, bukan menjadi sup encer.

  6. Masak ikan dan pangsit Selipkan potongan ikan ke dalam semur tanpa menghancurkan umbi. Tambahkan jahe, kemangi, oregano, dan cabai opsional. Letakkan pangsit di bagian atas, tutup panci, lalu masak perlahan sampai pangsit matang dan bagian ikan yang paling tebal mencapai 63°C saat diperiksa dengan termometer makanan bersih. Daging ikan juga seharusnya tampak buram dan mudah terurai menjadi serpihan. Baru sekarang cicipi kuahnya: daging babi asin mungkin sudah memberi cukup rasa asin. Tambahkan garam sedikit saja jika perlu.

  7. Bagi dan sajikan Angkat ikan dan pangsit dengan hati-hati agar tetap utuh. Masukkan satu potong ikan, sedikit daging babi asin, 1 pangsit, dan aneka umbi ke setiap mangkuk hangat. Siram dengan kuah santan. Sajikan segera selagi kuah panas dan umbi empuk. Jika panci menunggu waktu penyajian, jaga tetap panas; dinginkan sisa makanan dalam waktu dua jam.

Panduan praktis

Kiat praktis

Panduan praktis

Pilih ikan putih berdaging kokoh yang tidak mudah hancur saat dimasak perlahan, misalnya kakap atau nila. Potong fillet dengan ukuran serupa dan jangan diaduk setelah masuk ke panci. Jika memakai ikan beku, cairkan di lemari es dan keringkan sebelum dibumbui. Jangan gunakan ikan yang berbau asam, tengik, atau seperti amonia. Kupas singkong sepenuhnya dan buang bagian tengah berserat jika terlihat jelas. Gunakan pisang tanduk hijau yang kokoh, bukan pisang matang manis, karena pisang matang lebih cepat lunak dan mengubah rasa kuah. Sukun merupakan bahan penting pulau dalam versi ini; jika sulit didapat, ganti dengan singkong dalam berat yang sama, dengan hasil yang berbeda. Lama memasak ubi yam bergantung pada varietas, jadi periksa tiap potongan. Kuah tradisionalnya kaya dan agak menyusut, bukan sup encer. Kekentalan santan berbeda antarproduk; jika kuah terlalu pekat sebelum umbi lunak, encerkan sedikit demi sedikit dengan air panas. Jika terlalu encer pada akhir memasak, buka tutup panci dan didihkan perlahan sebentar sebelum ikan dimasukkan. Santan segar dengan volume yang sama juga bisa digunakan, tetapi kekentalannya bergantung pada kelapa dan cara memeras sehingga hasil akhir dapat berbeda. Pangsit sengaja dibuat lembut dan sederhana rasanya. Pangsit menyerap kuah santan dan membantu menjadikan hidangan ini satu santapan lengkap. Hentikan menguleni setelah adonan menyatu; terlalu lama menguleni dapat membuatnya keras. Simpan ikan mentah dalam keadaan dingin selama umbi dimasak dan gunakan alat terpisah untuk bahan mentah dan matang. Bagi sisa makanan ke wadah dangkal, dinginkan hingga 4°C atau lebih rendah dalam waktu dua jam, habiskan dalam 3 hari, dan panaskan kembali hingga 74°C sampai seluruhnya panas mengepul.

Catatan akhir

Alergen: mengandung ikan, gandum (gluten), dan kelapa; bila perlu, periksa label serta keterangan kontaminasi silang. Keamanan: masak bagian ikan paling tebal hingga 63°C; dinginkan sisa makanan dalam 2 jam dan panaskan kembali hingga 74°C.

Informasi gizi per porsi

Informasi gizi per porsi

  • Ukuran porsi: 1/8 resep, dengan ikan, babi, umbi, kuah, dan 1 pangsit
  • Kalori: 1.470 kcal
  • Karbohidrat: 100 g
  • Protein: 39 g
  • Lemak: 105 g
  • Serat: 9 g
  • Natrium: 1050 mg