Bánh xèo tôm nhảy Bình Định — panekuk beras renyah dengan udang
Bánh xèo tôm nhảy adalah panekuk udang kecil dan renyah yang dikaitkan dengan Provinsi Bình Định, terutama daerah Mỹ Cang. Namanya merujuk pada udang yang sangat segar dan secara tradisional dimasukkan ke wajan panas. Untuk masakan rumahan, gunakan udang segar atau udang yang dicairkan dengan aman dan tetap dingin, lalu masak hingga matang sepenuhnya; apakah udang masih bergerak bukan ukuran kesegaran atau keamanan. Berbeda dari bánh xèo selatan yang lebih besar dan penuh isian, versi ini sebesar telapak tangan, dengan adonan beras ringan, udang, tauge, dan daun bawang.
Adonan di sini memakai tepung beras dan air tanpa santan agar tepinya tipis dan renyah. Diamkan di kulkas selama 30 menit supaya tepung terhidrasi, lalu aduk lagi karena tepung akan mengendap. Wajan berdiameter 12–15 cm memudahkan pembentukan panekuk kecil. Adonan dingin akan mendesis saat menyentuh wajan yang panas dan dioles tipis minyak. Setelah itu atur api agar bagian bawah tidak terlalu gelap sebelum udang dan tauge matang.
Panekuk panas dan renyah ini disandingkan dengan selada dan herba segar, mentimun, mangga hijau yang asam, pisang hijau, dan belimbing. Kertas nasi memudahkan untuk membungkus satu suapan, tetapi daun selada saja juga bisa digunakan. Saus ikan dengan jeruk nipis, bawang putih, dan sedikit gula menyatukan rasanya. Jenis herba bisa berbeda-beda; sajikan buah dan sayuran terpisah agar setiap orang dapat meracik gulungannya sendiri.


