Hidangan nasional Vietnam

Bánh bò nướng (kue pandan kelapa Vietnam dengan rongga sarang madu)

Kue pandan kelapa yang kenyal dengan kulit keemasan dan rongga halus di bagian dalam, dibuat memakai pati tapioka.

Hidangan nasional Vietnam
Bagikan
Bánh bò nướng bundar dan beberapa irisan di atas nampan anyaman, dengan teh dan daun pandan di latar.
Bánh bò nướng bundar dan beberapa irisan di atas nampan anyaman, dengan teh dan daun pandan di latar.
Hasil 1 kue, 10 potong
Memanggang 35 menit
Waktu pasif sekitar 90 menit untuk mendinginkan
Waktu total sekitar 140 menit
Kalori sekitar 220 kkal per potong
Gambaran umum

Bánh bò nướng (kue pandan kelapa Vietnam dengan rongga sarang madu)

Bánh bò nướng adalah kue panggang dari Vietnam Selatan, dengan kulit keemasan dan bagian dalam yang lembut, kenyal, serta memiliki rongga menyerupai sarang madu. Santan memberi rasa yang kaya, sedangkan pandan menambahkan aroma herbal yang lembut. Versi rumahan ini memakai pati tapioka, sedikit tepung beras, dan bahan pengembang kimia, sehingga tidak perlu difermentasi semalaman.

Tekstur khasnya lebih bergantung pada pengaturan panas dan penanganan yang lembut daripada pengadukan kuat. Loyang yang sudah diolesi minyak dan dipanaskan membantu adonan mulai mengeras segera setelah masuk oven. Mengaduk perlahan mengurangi gelembung besar yang dapat membuat rongga tidak beraturan atau menyebabkan bagian tengah turun.

Tunggu hingga kue benar-benar dingin sebelum dipotong agar rongganya terlihat jelas. Kekuatan pasta pandan berbeda-beda; mulailah dari jumlah kecil yang disebutkan dan ikuti petunjuk kemasan jika produknya pekat.

Bánh bò nướng adalah jenis bánh bò panggang dari Vietnam Selatan. Pati tapioka membuat bagian dalamnya kenyal, sedikit tepung beras melembutkan teksturnya, sedangkan santan dan pandan memberi aroma manis yang khas. Versi bánh bò lain dapat memakai ragi dan fermentasi lama; resep ini selesai pada hari yang sama dengan krim tartar dan soda kue.

Saluran udara sebaiknya membujur vertikal di sepanjang potongan, tetapi polanya akan berbeda pada setiap kue. Bagian dalamnya tidak dimaksudkan seringan bolu: cirinya adalah tekstur lembut dan kenyal di bawah pinggiran kecokelatan.

Kiat praktis

Kiat praktis

  • Tips agar berhasilTimbang pati dengan tepat; terlalu banyak pati tapioka dapat membuat kue terasa seperti karet. Gunakan telur suhu ruang dan santan hangat, bukan panas, agar adonan tercampur rata. Aduk dengan garpu di bawah permukaan. Busa dapat membentuk lubang besar atau membuat kue mengempis. Saring adonan untuk membuang gumpalan keras, lalu tuangkan ke loyang yang sudah panas. Setelah keluar dari oven, segera balikkan loyang di atas rak pendingin; mendinginkan dalam posisi terbalik membantu mempertahankan rongga.
Bahan

Bahan

Kue

  • 250 ml santan kental, kocok hingga tercampur
  • 150 g gula halus atau gula pasir
  • 2,5 ml pasta atau ekstrak pandan (½ sendok teh; sesuaikan dengan kekuatan produk)
  • 2,5 g garam halus (½ sendok teh)
  • 15 ml minyak sayur netral (1 sendok makan), ditambah sekitar 5 ml untuk loyang
  • 5 telur besar suhu ruang (sekitar 250 g tanpa cangkang)
  • 160 g pati tapioka yang digiling halus
  • 10 g tepung beras
  • 6 g krim tartar (2 sendok teh)
  • 5 g soda kue (1 sendok teh)
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Panaskan loyang. Letakkan rak di tengah oven dan panaskan hingga 200°C / 400°F (api atas-bawah; 180°C / 355°F untuk oven kipas). Olesi dasar dan sisi loyang bulat 20 cm dengan sekitar 5 ml minyak. Masukkan loyang ke oven selagi menyiapkan adonan.

  2. Hangatkan campuran santan. Panaskan santan, gula, pandan, dan garam sekitar 1 menit dalam mangkuk tahan microwave atau perlahan di panci kecil, hanya sampai gula larut. Aduk 15 ml minyak. Campuran harus hangat, bukan panas; dinginkan sebentar jika mengepul.

  3. Campur telur dan bahan kering. Ayak pati tapioka, tepung beras, krim tartar, dan soda kue ke dalam mangkuk. Tusuk kuning telur dengan garpu, lalu aduk perlahan hingga telur tercampur. Jaga garpu tetap di bawah permukaan agar udara tidak masuk.

  4. Selesaikan dan saring adonan. Masukkan campuran tepung dalam dua tahap dan aduk perlahan sampai tidak ada bagian kering. Tuangkan campuran santan hangat dan aduk hanya sampai rata. Saring adonan ke dalam teko atau mangkuk; tekan gumpalan lunak melewati saringan dan buang gumpalan keras.

  5. Tuangkan ke loyang. Keluarkan loyang panas dengan hati-hati dan letakkan di permukaan tahan panas. Tuangkan adonan melalui saringan. Ketukkan loyang perlahan beberapa kali dari ketinggian rendah untuk melepaskan gelembung besar; jangan mengocok adonan.

  6. Panggang sampai bagian tengah set. Panggang 35 menit, sampai tepi berwarna keemasan dan bagian tengah kembali saat ditekan ringan. Jika masih bergoyang atau tampak basah, panggang lagi 5 menit setiap kali lalu periksa. Jangan membuka oven selama 25 menit pertama.

  7. Dinginkan dalam posisi terbalik. Segera balikkan loyang di atas rak dan biarkan sekitar 90 menit hingga kue benar-benar dingin. Jika belum lepas sendiri, selipkan pisau tipis di sepanjang tepi luar dan bagian tengah, lalu keluarkan perlahan tanpa menekan sisinya.

  8. Potong dan simpan. Potong setelah benar-benar dingin agar rongganya terlihat. Simpan dalam wadah kedap udara pada suhu ruang dan habiskan dalam 2 hari untuk tekstur terbaik. Hangatkan sebentar satu potong jika diinginkan; pendinginan dapat membuat bagian dalam tapioka mengeras.

Kiat praktis

Kiat praktis

Saran praktis

Ukuran loyang: Loyang bulat 20 cm memberi kedalaman yang cukup untuk membentuk rongga yang terlihat. Loyang yang jauh lebih lebar menghasilkan kue lebih tipis dan lebih cepat matang. Pandan: Pasta bisa jauh lebih kuat daripada ekstrak. Mulailah dari jumlah kecil; terlalu banyak dapat terasa pahit atau seperti perisa buatan. Tekstur adonan: Beberapa bintik kecil tidak masalah, tetapi saring gumpalan kering. Jangan mengocok hingga berbusa. Pendinginan: Kue panas mudah rusak. Biarkan loyang terbalik dan tunggu sampai benar-benar dingin sebelum mengeluarkan dan memotongnya. Penyajian: Potong dengan pisau bergerigi tipis dan gerakan lembut agar rongga terlihat tanpa memadatkan bagian dalam.

Mengatasi masalah

Kue padat: Periksa kesegaran krim tartar dan soda kue serta pastikan keduanya tercampur rata dengan pati. Gunakan sendok takar rata, bukan menumpuk. Lubang besar: Telur atau adonan mungkin diaduk terlalu kuat. Jaga garpu di bawah permukaan dan ketukkan loyang berisi adonan perlahan sebelum dipanggang. Kue mengempis: Mungkin kurang matang, terkena angin dingin, atau didinginkan dalam posisi tegak. Panggang hingga bagian tengah kembali saat ditekan, lalu segera balikkan loyang. Tekstur seperti karet: Pati tapioka mungkin terlalu banyak atau kue terlalu lama dipanggang. Timbang pati dan periksa setelah 35 menit. Kue lengket: Olesi seluruh loyang dengan teliti dan panaskan sebelum adonan dituangkan. Dinginkan sepenuhnya dalam posisi terbalik sebelum menyelipkan pisau tipis di tepinya.

Tanya jawab

Mengapa kue ini disebut kue sarang madu? Saat mengembang dan mengeras di oven, adonan membentuk saluran vertikal di bagian dalam yang kenyal. Polanya terbentuk alami dan kue ini tidak memakai madu. Bisakah hanya memakai pati tapioka? Versi ini memakai sedikit tepung beras untuk melembutkan teksturnya. Penggantian akan mengubah bagian dalam; gunakan kedua tepung untuk mempertahankan keseimbangan yang dijelaskan. Bisakah kue dibuat lebih awal? Bisa. Panggang dan dinginkan sepenuhnya, lalu simpan kedap udara pada suhu ruang dan sajikan dalam 2 hari untuk tekstur terbaik. Potong sesaat sebelum disajikan agar permukaan potongan tidak kering.

Informasi gizi per porsi

Informasi gizi per porsi

  • Porsi1 potong (sepersepuluh kue)
  • Kalorisekitar 220 kkal
  • Karbohidratsekitar 31 g
  • Proteinsekitar 4 g
  • Lemaksekitar 9 g
  • Seratsekitar 1 g
  • Natriumsekitar 265 mg
Alergen dan keamanan pangan

Alergen dan keamanan pangan

Resep ini mengandung telur dan kelapa. Periksa label bahan kemasan untuk peringatan jejak alergen dan ikuti aturan pelabelan setempat. Kue ini tidak memiliki isian yang mudah rusak. Dinginkan sepenuhnya, simpan tertutup dalam wadah bersih kedap udara pada suhu ruang, dan habiskan dalam 2 hari untuk tekstur terbaik. Buang jika terkontaminasi atau menunjukkan tanda kerusakan. Jangan mencicipi adonan mentah karena mengandung telur dan pati yang belum dimasak.

Sebelum disajikan

Sebelum disajikan

  • Aduk telur dan adonan dengan lembut agar tidak terbentuk kantong udara besar.
  • Sajikan pada suhu ruang untuk tekstur lembut dan kenyal.