Gigot d’agneau à l’ail — paha domba bertulang panggang dengan bawang putih
Gigot d’agneau à l’ail adalah panggang Prancis yang langsung dan sederhana: satu paha domba utuh bertulang, bawang putih, sedikit minyak zaitun, garam, dan lada. Daging tidak dibuang tulangnya, tidak digulung, dan tidak dimasak tujuh jam seperti gigot de sept heures. Bawang putih dimasukkan ke sayatan dangkal pada permukaan agar aromanya meresap tanpa membuat daging menjadi potongan yang tertusuk dalam-dalam.
Oven dimulai pada 220 °C selama 15 menit untuk membentuk warna, kemudian diturunkan ke 180 °C untuk pemanggangan utama. Waktu memberi kerangka perencanaan, tetapi titik akhir harus diukur. Masukkan probe yang sudah dikalibrasi ke bagian otot utuh yang paling tebal dan jauhkan dari tulang. Daging harus mencapai setidaknya 63 °C, kemudian wajib diistirahatkan minimal tiga menit. Versi ini memakai istirahat 15 menit untuk keamanan sekaligus hasil irisan yang lebih baik.
Warna bukan tes keamanan. Daging domba dapat tetap merah muda pada suhu yang aman, sementara permukaan yang cokelat tidak memberi informasi memadai tentang bagian tengah. Untuk penyantap rentan yang memerlukan titik akhir lebih konservatif, lanjutkan hingga 71 °C sebelum waktu istirahat. Setelah istirahat, iris melawan arah serat dan pisahkan lauk dari perhitungan hasil maupun informasi gizi daging panggang.


