Resep masakan Prancis

Gâteau breton

Kue mentega Bretagne yang padat dengan remah halus berpasir, permukaan berlapis kuning telur yang mengilap kecokelatan, serta pola silang garpu khas. Versi polos ini menonjolkan mentega demi-sel, kuning telur, tepung terigu, dan gula tanpa isian buah atau lapisan lain.

Resep masakan Prancis
Bagikan
Gâteau breton — ditampilkan dengan bagian potongan yang terlihat
Waktu persiapan 30 menit
Waktu memasak 50 menit
Waktu total 2 jam 50 menit (170 menit)
Hasil 1 kue bundar 24 cm, 12 potong
Pendahuluan dan gambaran umum

Gâteau breton — kue pendek tebal khas Bretagne dengan mentega demi-sel dari kawasan Lorient

Gâteau breton adalah kue mentega yang kokoh dari Bretagne, terutama dikaitkan dengan kawasan Lorient di Morbihan. Strukturnya lebih dekat ke adonan pendek yang sangat tebal dan rapuh lembut daripada bolu berongga. Tepung terigu, gula, kuning telur, dan porsi mentega demi-sel yang besar dipadatkan ke dalam loyang bundar yang cukup dalam, lalu dipanggang sampai tepinya berwarna keemasan tua dan bagian tengahnya benar-benar set. Sebelum masuk oven, permukaan diolesi kuning telur dan diberi pola silang dengan garpu.

Perbedaan terpenting ada pada ketebalan dan tekstur. Palet breton lebih kecil dan menyerupai biskuit, sedangkan kouign-amann memakai adonan ragi berlapis dengan gula yang dikaramelisasi. Pada gâteau breton ini, mentega terlebih dahulu dikerjakan bersama tepung dan gula, kemudian kuning telur ditambahkan hanya sampai adonan menyatu. Pembatasan pengadukan membantu menghasilkan remah yang halus dan berpasir, bukan elastis seperti roti.

Kue polos ini membutuhkan waktu pendinginan penuh. Saat baru keluar dari oven, teksturnya rapuh dan bisa terasa lebih lunak serta berminyak daripada hasil akhirnya. Setelah dingin, mentega kembali memadat dan mengikat remah sehingga kue dapat dipotong bersih menjadi irisan kecil yang kaya rasa. Loyang 24 cm menjaga lapisan cukup tebal untuk profil regional ini tanpa mengubahnya menjadi biskuit tipis yang kering.

Poin keberhasilan

Poin keberhasilan

  • Gunakan mentega demi-sel yang lunak tetapi tidak meleleh; adonan harus tetap tebal dan dapat ditekan ke loyang.
  • Hentikan pengadukan segera setelah tidak ada tepung kering yang terlihat.
  • Gores hanya permukaannya; garis garpu harus menghias lapisan kuning telur tanpa membelah adonan menjadi potongan.
Bahan-bahan

Bahan-bahan

  • 250 g tepung terigu serbaguna — diayak
  • 250 g mentega demi-sel — lunak tetapi tidak meleleh; sedikitnya 20% dari total berat adonan dan seluruhnya dihitung sebagai bagian yang dikonsumsi
  • 250 g gula kastor
  • 126 g kuning telur — dari 7 telur besar; 108 g dari 6 kuning telur untuk adonan dan 18 g dari 1 kuning telur untuk olesan permukaan
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Siapkan loyang dan oven. Lapisi loyang bundar 24 cm sedalam sekitar 4 cm dan panaskan oven hingga 170 °C. Alokasikan 10 menit. Pastikan dasar dan sisi loyang terlapisi rata serta oven sudah mencapai suhu penuh. Kedalaman loyang yang konsisten menjaga kue tetap tebal. Gunakan sarung tangan oven saat menangani loyang logam panas.

  2. Kerjakan mentega dengan tepung dan gula. Gosokkan 250 g mentega demi-sel ke dalam 250 g tepung terigu dan 250 g gula selama 8 menit sampai campuran bertekstur berpasir rata tanpa bongkahan mentega besar. Pelapisan tepung dengan lemak membantu membatasi pembentukan gluten. Jangan mencicipi campuran tepung yang belum matang.

  3. Tambahkan kuning telur. Masukkan 108 g kuning telur dan aduk sekitar 5 menit hanya sampai adonan tebal, menyatu, dan tidak menyisakan bagian tepung kering. Jangan mengaduk lebih lama dari yang diperlukan karena pengadukan berlebih membuat tekstur lebih liat. Jangan mencicipi adonan mentah yang mengandung telur dan tepung.

  4. Bentuk dan hias permukaan. Tekan adonan merata ke dalam loyang, ratakan permukaannya, olesi dengan 18 g kuning telur, lalu buat dua kisi diagonal dengan garpu berjarak sekitar 2 cm. Alokasikan 7 menit. Permukaan harus rata dan mengilap dengan pola silang dangkal yang tidak menembus adonan. Jauhkan jari dari ujung garpu yang tajam.

  5. Panggang sampai kue benar-benar set. Panggang dalam oven konvensional pada 170 °C selama 50 menit. Tepi harus berwarna keemasan tua, bagian atas berwarna kuning kecokelatan merata, dan bagian tengah terasa set ketika ditekan ringan tanpa bagian lembek mentah. Suhu sedang membantu mematangkan pusat kue tanpa mengeringkan remah yang kaya mentega. Gunakan sarung tangan oven saat mengeluarkan loyang.

  6. Biarkan benar-benar dingin sebelum dikeluarkan. Letakkan loyang di atas rak dan biarkan dingin selama 90 menit. Kue harus benar-benar dingin dan cukup kokoh untuk dilepaskan bersih dari loyang lalu dipotong. Pendinginan memberi waktu bagi mentega untuk kembali memadat. Jangan memaksa kue yang masih hangat keluar dari loyang.

Penyajian, penyimpanan, dan persiapan awal

Kiat praktis

Penyajian, penyimpanan, dan persiapan awal

Sajikan gâteau breton dalam keadaan benar-benar dingin, dipotong menjadi 12 irisan tipis. Kekayaan menteganya cocok dipadukan dengan kopi atau teh dan tidak memerlukan krim, saus buah, atau hiasan tambahan agar teksturnya seimbang.

Penyajian, penyimpanan, dan persiapan awal

Untuk persiapan awal, panggang sehari sebelumnya, dinginkan tanpa penutup sampai suhu ruang, lalu bungkus rapat. Simpan di tempat sejuk dan kering hingga empat hari. Pemanasan ulang tidak dianjurkan karena panas akan melunakkan mentega yang sudah set dan membuat remah terasa lebih berminyak.

Penyajian, penyimpanan, dan persiapan awal

Jika mentega demi-sel tidak tersedia, mentega biasa yang diberi garam secara terukur dapat dipakai secara praktis, tetapi penggantian itu tidak mempertahankan identitas bahan regional yang sama. Jangan mengganti mentega dengan margarin atau mengurangi jumlahnya secara tajam karena proporsi mentega merupakan unsur struktur sekaligus identitas hidangan.

Informasi gizi per porsi

Informasi gizi per porsi

  • Takaran saji1 potong (1 dari 12)
  • Kalori342 kkal
  • Karbohidrat37,1 g
  • Protein4,0 g
  • Lemak19,9 g
  • Serat0,6 g
  • Natrium141 mg
Alergen dan keamanan pangan

Alergen dan keamanan pangan

Alergen: Telur; susu; gluten (gandum).

Panggang adonan yang mengandung tepung dan telur sampai matang sepenuhnya; jangan mencicipinya dalam keadaan mentah.

Biarkan kue benar-benar dingin sebelum ditutup agar kondensasi tidak terperangkap pada permukaannya.

Penutup

Penutup

  • Hasil: kue tebal berwarna keemasan tua dengan remah halus berpasir dan rasa akhir mentega asin yang jelas.
  • Teknik penentu: aduk hanya sampai adonan seragam, tekan merata dalam loyang 24 cm, lalu dinginkan sepenuhnya sebelum dikeluarkan.