Gâteau breton — kue pendek tebal khas Bretagne dengan mentega demi-sel dari kawasan Lorient
Gâteau breton adalah kue mentega yang kokoh dari Bretagne, terutama dikaitkan dengan kawasan Lorient di Morbihan. Strukturnya lebih dekat ke adonan pendek yang sangat tebal dan rapuh lembut daripada bolu berongga. Tepung terigu, gula, kuning telur, dan porsi mentega demi-sel yang besar dipadatkan ke dalam loyang bundar yang cukup dalam, lalu dipanggang sampai tepinya berwarna keemasan tua dan bagian tengahnya benar-benar set. Sebelum masuk oven, permukaan diolesi kuning telur dan diberi pola silang dengan garpu.
Perbedaan terpenting ada pada ketebalan dan tekstur. Palet breton lebih kecil dan menyerupai biskuit, sedangkan kouign-amann memakai adonan ragi berlapis dengan gula yang dikaramelisasi. Pada gâteau breton ini, mentega terlebih dahulu dikerjakan bersama tepung dan gula, kemudian kuning telur ditambahkan hanya sampai adonan menyatu. Pembatasan pengadukan membantu menghasilkan remah yang halus dan berpasir, bukan elastis seperti roti.
Kue polos ini membutuhkan waktu pendinginan penuh. Saat baru keluar dari oven, teksturnya rapuh dan bisa terasa lebih lunak serta berminyak daripada hasil akhirnya. Setelah dingin, mentega kembali memadat dan mengikat remah sehingga kue dapat dipotong bersih menjadi irisan kecil yang kaya rasa. Loyang 24 cm menjaga lapisan cukup tebal untuk profil regional ini tanpa mengubahnya menjadi biskuit tipis yang kering.


