Resep masakan Prancis

Canelé de Bordeaux

Delapan canelé besar khas Bordeaux dari adonan vanili-rum dengan sedikit aerasi yang diistirahatkan 24 jam, lalu dipanggang dengan suhu awal tinggi dan suhu lanjutan lebih rendah untuk kulit mahoni tua serta bagian tengah yang lembut seperti custard.

Resep masakan Prancis
Bagikan
Canelé de Bordeaux — ditampilkan dengan bagian potongan yang terlihat
Persiapan 30 menit
Memasak 65 menit
Total 1595 menit
Hasil 8 canelé besar dalam cetakan 55 mm
Pendahuluan dan gambaran umum

Canelé de Bordeaux dalam cetakan tembaga 55 mm

Canelé de Bordeaux ditentukan oleh kontras: kulit yang sangat terkaramelisasi mengelilingi bagian tengah lembut, hampir seperti custard, dengan aroma vanili dan rum. Tekstur itu tidak dapat dipercepat dengan memperlakukan adonan seperti adonan kue. Campurannya sangat cair, tepung memerlukan waktu untuk menyerap cairan, dan pengocokan berlebihan memasukkan gelembung yang dapat merusak kepadatan bagian tengah.

Adonan dimulai dari susu panas, mentega, dan vanili. Gula serta tepung dicampur terlebih dahulu sebelum telur masuk, kemudian susu panas ditambahkan bertahap dan rum menyusul. Campur sampai halus, bukan berbusa, saring, lalu dinginkan selama 24 jam penuh. Waktu istirahat merupakan bagian nyata dari jadwal resep. Karena adonan mengandung telur mentah dan susu, simpan pada 4 °C atau lebih rendah sepanjang periode tersebut.

Proporsi ini mengisi delapan cetakan tembaga berdiameter 55 mm. Tembaga memindahkan panas dengan cepat sehingga membangun kulit gelap yang menjadi ciri pastry ini. Lapisan mentega yang sangat tipis membantu pelepasan, tetapi genangan lemak dapat menggoreng permukaan secara tidak rata. Mulai pada 240 °C lalu turunkan ke 180 °C tanpa membiarkan pintu oven terbuka lama. Warna target adalah mahoni tua. Keluarkan canelé dari cetakan segera setelah dipanggang dan dinginkan di rak agar uap tidak melunakkan kulit.

Kunci keberhasilan

Kunci keberhasilan

  • Campur untuk memperoleh kehalusan, bukan untuk memasukkan udara.
  • Istirahatkan adonan penuh 24 jam di kulkas.
  • Lapisi cetakan tembaga dengan mentega sangat tipis.
  • Panggang hingga mahoni tua dan keluarkan dari cetakan saat masih panas.
Bahan-bahan

Bahan-bahan

Adonan

  • 500 ml susu penuh lemak.
  • 50 g mentega tawar, potong dadu.
  • 5 g polong vanili, 1 polong besar dan berisi, dibelah.
  • 250 g gula pasir.
  • 125 g tepung terigu biasa, diayak.
  • 100 g telur utuh, kira-kira 2 telur besar.
  • 36 g kuning telur, kira-kira 2 kuning telur besar.
  • 50 ml rum gelap.

Cetakan

  • 20 g mentega tawar, dilelehkan, untuk lapisan cetakan yang sangat tipis.
Cara membuat

Cara membuat

Membuat dan mengistirahatkan adonan

  1. Panaskan susu vanili. Panaskan susu bersama 50 g mentega dan polong vanili yang sudah dibelah sampai beruap, lalu angkat dari panas dan biarkan meresap sebentar. Target: sekitar 85 °C. Waktu: 5 menit. Susu beruap dan mentega sudah meleleh tanpa mendidih kuat. Pemanasan ini mengekstrak vanili dan melarutkan mentega tanpa memusatkan susu.

  2. Campur tanpa banyak aerasi. Kocok ringan gula dan tepung sampai tercampur, lalu masukkan telur utuh dan kuning telur hanya sampai halus; tambahkan susu panas secara bertahap tanpa membuat banyak busa, lalu aduk rum. Waktu: 12 menit. Adonan harus cair dan halus dengan sedikit atau tanpa busa di permukaan. Aerasi minimal membantu menghasilkan bagian tengah padat dan lembut, bukan remah seperti kue.

  3. Istirahatkan adonan dalam keadaan dingin. Saring adonan, tutup, lalu simpan di kulkas sebelum dipanggang. Target: 4 °C atau lebih rendah. Waktu: 1440 menit pendinginan pasif. Adonan yang sudah istirahat tetap dingin, cair, dan bebas gumpalan tepung. Istirahat 24 jam membantu hidrasi tepung dan pembentukan tekstur khas. Jaga adonan telur-susu pada 4 °C atau lebih rendah sepanjang masa istirahat.

Melapisi cetakan dan memanggang

  1. Lapisi cetakan tembaga. Olesi delapan cetakan canelé tembaga 55 mm dengan film sangat tipis dari 20 g mentega leleh, lalu dinginkan sebentar sampai lapisannya mengeras. Waktu: 8 menit. Bagian dalam cetakan harus mengilap merata tanpa genangan mentega. Lapisan tipis memudahkan pelepasan tanpa menggoreng sisi canelé.

  2. Mulai dengan panas tinggi. Aduk adonan dingin dengan lembut, isi tiap cetakan hingga sekitar 5 mm di bawah bibir, letakkan di atas loyang berat, lalu mulai panggang dengan panas tinggi. Target: 240 °C. Waktu: 10 menit. Adonan naik mendekati bibir dan tepi luar mulai cepat berwarna. Panas awal tinggi mendorong pembentukan kulit kuat pada cetakan tembaga.

  3. Selesaikan dengan panas lebih rendah. Turunkan suhu oven tanpa membiarkan pintu terbuka lama, lalu teruskan memanggang sampai kulit menjadi mahoni tua. Target: 180 °C. Waktu: 50 menit. Bagian atas yang terbuka harus cokelat mahoni tua, bukan pirang, dan bagian tengah sudah cukup mengeras tetapi tetap lembut seperti custard, bukan kering. Tahap suhu lebih rendah memasak bagian tengah sambil kulit terus terkaramelisasi.

  4. Keluarkan dari cetakan dan dinginkan. Keluarkan canelé segera dari cetakan ke rak pendingin dan biarkan dingin sepenuhnya sebelum disajikan. Waktu: 60 menit pendinginan pasif. Canelé berdiri tegak dengan kulit gelap renyah dan pusat lembut seperti custard. Mengeluarkannya segera mencegah uap terperangkap melunakkan kulit.

Penyajian dan penyimpanan

Kiat praktis

Penyajian dan penyimpanan

Biarkan canelé dingin sepenuhnya sebelum dimakan; kulit menjadi lebih renyah saat uap keluar. Tekstur terbaik diperoleh pada hari pemanggangan. Simpan tertutup longgar pada suhu ruang yang sejuk pada hari tersebut. Untuk penyimpanan lebih lama, masukkan ke kulkas hingga dua hari dengan konsekuensi kulit melunak. Untuk merenyahkan kembali, panaskan sekitar 5 menit pada 200 °C, kemudian dinginkan 10 menit sebelum disajikan.

Persiapan sebelumnya dan pilihan cetakan

Adonan merupakan komponen yang dapat disiapkan sebelumnya dan boleh tetap didinginkan hingga 48 jam. Aduk lembut sebelum dituangkan tanpa mengocok udara ke dalamnya. Cetakan silikon dapat menampung adonan, tetapi perpindahan panasnya tidak seperti tembaga dan umumnya menghasilkan kulit lebih pucat serta lunak; hasil kedua bahan cetakan tidak boleh dijanjikan sama.

Informasi gizi per porsi

Informasi gizi per porsi

  • Takaran saji1 canelé besar
  • Kalori310 kkal
  • Karbohidrat46 g
  • Protein6 g
  • Lemak11 g
  • Serat0,5 g
  • Natrium50 mg
Alergen dan keamanan pangan

Alergen dan keamanan pangan

Alergen: Susu; Telur; Gandum/gluten. Keamanan pangan: Simpan adonan telur dan susu yang belum dipanggang pada 4 °C atau lebih rendah selama masa istirahat 24–48 jam. Panggang sampai struktur sepenuhnya matang dan kokoh; jangan mencicipi adonan mentah. Dinginkan di rak bersih dan segera masukkan sisa ke kulkas jika tidak dimakan pada hari yang sama.

Tanya jawab

Tanya jawab

Mengapa adonan harus diistirahatkan begitu lama?

Istirahat membantu tepung menyerap cairan dan memberi waktu gelembung untuk menghilang, sehingga bagian tengah dipanggang menjadi padat dan lembut seperti custard, bukan seperti kue.

Mengapa canelé harus langsung dikeluarkan dari cetakan?

Uap yang terperangkap dalam cetakan panas akan melunakkan kulit terkaramelisasi. Memindahkannya ke rak memungkinkan kelembapan keluar.

Penutup

Penutup

  • Hasil: kulit mahoni tua yang renyah mengelilingi bagian tengah vanili-rum yang lembut dan seperti custard.
  • Teknik penentu: istirahatkan adonan dengan aerasi minimal selama 24 jam dan gunakan awal pemanggangan bersuhu tinggi dalam cetakan tembaga.