Hidangan nasional Vietnam

Mè xửng Huế — permen wijen dan kacang yang kenyal

Mè xửng adalah kudapan khas Huế yang dikenal dengan aroma wijen sangrai, rasa kacang tanah yang gurih, dan tekstur kenyal dari sirop malt. Ada beberapa jenis di kota itu: potongan tebal yang kenyal sangat populer, sedangkan versi renyah dengan wafer beras dan permen tipis transparan “cermin” merupakan jenis yang berbeda.

Hidangan nasional Vietnam
Bagikan
Batang mè xửng Huế yang kenyal berbalut wijen dengan kacang tanah sangrai
Permen wijen kecil yang bening dan kenyal dari Huế, berbalut wijen sangrai dengan kacang tanah di dalamnya, disajikan bersama teh panas.
Hasil 24 batang kecil; 12 porsi, masing-masing 2 batang
Memasak 20 menit
Pendinginan 45 menit
Total waktu 1 jam 35 menit
Kalori sekitar 290 kkal per porsi
Gambaran umum

Mè xửng Huế — permen wijen dan kacang yang kenyal

Resep rumahan ini mengikuti gaya yang kenyal. Sirop gula dan malt yang dikentalkan dicampur dengan pati tapioka, kacang tanah sangrai, dan wijen, lalu dipadatkan di antara lapisan wijen dan dipotong menjadi batang kecil. Ini adaptasi praktis untuk dapur rumah, bukan formula rahasia produsen tertentu. Sajikan sepotong dengan teh panas; rasa manis yang lembut dan aroma kacangnya cocok untuk berbagi.

Kiat praktis

Kiat praktis

  • Tips agar berhasilTimbang dan siapkan semua bahan sebelum memasak sirop; setelah suhu tercapai, langkah berikutnya harus dilakukan dengan cepat. Sangrai wijen dengan api sedang-kecil sambil sering diaduk. Wijen harus harum dan berwarna keemasan muda, bukan gelap. Jepit termometer permen pada sisi panci tanpa membiarkan ujungnya menyentuh dasar. Aduk kembali pati tapioka sesaat sebelum digunakan karena pati cepat mengendap. Padatkan adonan panas dengan spatula tahan panas yang diolesi sedikit minyak dan sarung tangan tahan panas; jangan memakai tangan telanjang.
Bahan

Bahan

Sirop

  • 180 g gula pasir
  • 220 g sirop malt jelai
  • 90 ml air
  • 5 ml air perasan lemon segar
  • 1 g garam halus

Larutan pati

  • 22 g pati tapioka
  • 45 ml air dingin

Kacang dan lapisan wijen

  • 180 g kacang tanah sangrai tanpa garam, dikupas dan dicincang kasar
  • 180 g biji wijen putih, dibagi: 40 g untuk adonan dan 140 g untuk loyang serta lapisan luar
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Lapisi loyang 20 × 20 cm dengan kertas roti. Sangrai wijen di wajan kering dengan api sedang-kecil sambil diaduk selama 4–6 menit, hingga harum dan berwarna keemasan muda; pindahkan ke piring. Jika kacang tanah belum disangrai, sangrai terpisah hingga harum lalu dinginkan sepenuhnya. Sisihkan 40 g wijen untuk adonan dan 140 g untuk loyang serta lapisan luar.

  2. Kocok pati tapioka dengan 45 ml air dingin sampai halus. Letakkan di dekat kompor. Siapkan kacang cincang dan spatula tahan panas sebelum memasak sirop.

  3. Campur gula, sirop malt jelai, 90 ml air, air lemon, dan garam dalam panci berdasar tebal. Panaskan dengan api sedang sambil diaduk hanya sampai gula larut, lalu berhenti mengaduk. Pasang termometer dan didihkan stabil hingga 114–114°C (tahap bola lunak), sekitar 8–12 menit. Arahkan gagang panci ke dalam dan jangan menyentuh atau mencicipi sirop panas.

  4. Kecilkan api. Aduk lagi larutan pati, lalu tuang tipis-tipis ke sirop panas sambil terus diaduk dengan spatula tahan panas. Masak dan aduk 2–4 menit, hingga adonan mengilap dan agak bening, jatuh dari spatula sebagai pita tebal, dan garis yang ditarik di dasar panci terlihat sekitar 2 detik. Angkat dari api, lalu segera aduk masuk kacang dan 40 g wijen sangrai.

  5. Kenakan sarung tangan tahan panas dan taburkan 70 g wijen sangrai di loyang beralas kertas. Pindahkan adonan panas dengan hati-hati dan tekan dengan spatula beroles minyak hingga menjadi lapisan rata setebal kira-kira 1,5 cm; jangan tekan dengan tangan telanjang. Taburkan sisa 70 g wijen dan tekan perlahan. Diamkan tanpa diganggu sekitar 45 menit hingga set. Keluarkan dan potong menjadi 24 batang dengan pisau tajam yang diolesi sedikit minyak.

Kiat praktis

Kiat praktis

Penyajian, penyimpanan, dan pengganti

Sajikan batang permen kenyal dengan teh hijau atau teh lotus panas. Sedikit rasa sepat dari teh menyeimbangkan manisnya permen. Untuk aroma sangrai yang lebih kuat, sangrai wijen dan kacang hanya sampai harum; jangan sampai gosong. Dinginkan permen sepenuhnya sebelum dibungkus. Simpan dalam wadah kedap udara di tempat sejuk dan kering, dengan kertas roti di antara batang; habiskan dalam 7 hari agar teksturnya tetap terbaik. Jauhkan dari kelembapan; lemari es dapat menimbulkan kondensasi dan membuat permen mengeras. Buang jika basah, berjamur, atau rusak.

Mengatasi masalah

Permen terlalu lembek: sirop mungkin belum mencapai 114°C, atau larutan pati perlu dimasak satu menit lagi dengan api kecil. Periksa suhu dan tanda pita tebal yang mengilap. Lempengan menjadi rapuh: sirop dimasak terlalu panas atau terlalu lama. Lain kali, angkat dari api segera setelah mencapai suhu yang ditentukan. Adonan menggumpal saat pati ditambahkan: aduk ulang larutan dan tuangkan perlahan sambil terus mengaduk. Wijen terasa pahit: terlalu lama disangrai. Gunakan api sedang-kecil dan angkat setelah harum serta berwarna keemasan muda. Permen menempel pada pisau: olesi mata pisau dengan sedikit minyak dan lap di antara potongan.

Pertanyaan umum

Apa arti mè xửng? Ini nama permen wijen dari Huế, terutama versi kenyal yang dibuat dengan wijen sangrai, kacang tanah, dan sirop malt. Apakah ini jenis renyah atau permen cermin? Bukan. Resep ini menghasilkan permen tebal yang kenyal. Jenis renyah dapat memakai wafer beras, sedangkan permen cermin tipis dan transparan; keduanya berbeda. Mengapa perlu termometer permen? Suhu sirop menentukan tekstur akhir. Termometer menunjukkan tahap bola lunak dengan lebih andal daripada hanya mengandalkan lama memasak.

Informasi gizi per porsi

Perkiraan untuk dua batang. Komposisi sirop malt dan banyaknya air yang menguap berbeda-beda menurut produk dan proses memasak.

Informasi gizi per porsi

Informasi gizi per porsi

  • Takaran saji2 batang kecil
  • Kalorisekitar 290 kkal
  • Karbohidrat38 g
  • Protein7 g
  • Lemak15 g
  • Serat3 g
  • Natriumsekitar 60 mg
Alergen dan keamanan pangan

Alergen dan keamanan pangan

Mengandung kacang tanah, wijen, dan malt jelai, yaitu serealia yang mengandung gluten. Periksa label untuk alergen tambahan dan peringatan kontak silang; permen ini tidak cocok bagi orang yang menghindari jelai atau gluten kecuali sengaja menggunakan pengganti yang sudah terverifikasi. Sirop gula mendidih dapat menyebabkan luka bakar serius: gunakan panci tebal yang stabil, termometer permen, sarung tangan tahan panas, dan baju lengan panjang; jauhkan anak-anak dan hewan. Jangan menyentuh atau mencicipi sirop panas, jangan menambahkan air ke adonan panas, dan jangan mengerik sirop yang mengeras selagi masih panas.

Kudapan kecil untuk dinikmati bersama

Kudapan kecil untuk dinikmati bersama

  • Pisahkan batang dengan kertas roti sebelum disimpan.
  • Jauhkan loyang dari anak-anak selama sirop masih panas atau sedang mengeras.