Hidangan nasional Vietnam

Bánh pía — pastry lapis durian dari Sóc Trăng

Bánh pía adalah pastry bundar sedikit pipih dengan kulit tipis berlapis yang mudah terkelupas. Versi rumahan terinspirasi Sóc Trăng ini menyusun dua jenis adonan sederhana di sekeliling isian kacang hijau dan durian yang lembut, dengan kuning telur bebek asin di tengah. Aroma manis durian seimbang dengan rasa gurih kuning telurnya.

Hidangan nasional Vietnam
Bagikan
Tampilan lebar bánh pía Sóc Trăng dengan bagian isi yang dibelah
Tampilan lebar bánh pía Sóc Trăng dengan bagian isi yang dibelah
Hasil 10 pastry
Memasak 60 menit
Waktu pasif 65 menit
Total waktu 190 menit
Energi per porsi sekitar 430 kkal
Gambaran umum

Bánh pía — pastry lapis durian dari Sóc Trăng

Bánh pía dikaitkan dengan Sóc Trăng, khususnya daerah Vũng Thơm, serta tradisi pembuatan kue Hoa/Teochew. Namanya kadang dihubungkan dengan lapisan tipis kulit yang dapat dilepas setelah dipanggang. Isiannya beragam menurut toko dan daerah: kacang hijau, durian, dan kuning telur bebek asin merupakan kombinasi yang dikenal, sementara versi lain memakai talas, biji teratai, atau lemak babi. Resep ini adalah adaptasi rumahan yang praktis, bukan satu-satunya formula baku.

Kulit dibuat dari adonan air dan adonan minyak. Membungkus, menggiling, dan melipat keduanya membentuk lapisan halus tanpa alat khusus. Kacang hijau dimasak lalu dihaluskan bersama durian hingga menjadi pasta kental; setiap bagian membungkus satu kuning telur asin yang sudah matang. Panggang sampai kulit keemasan dan bagian tengah panas, lalu dinginkan agar lapisan menguat.

Kiat praktis

Kiat praktis

  • Kunci keberhasilanTiriskan kacang hijau dengan baik agar isian dapat mengental dan dibentuk. Tutup kedua adonan saat bekerja agar permukaannya tidak kering. Gilas dan lipat adonan berlapis dengan lembut; tekanan berlebihan menyatukan lapisannya. Bungkus kuning telur asin yang matang sempurna di setiap bola isian dan rapatkan bagian bawahnya. Gunakan termometer oven dan termometer tusuk berujung tipis untuk memeriksa bagian tengah.
Bahan

Bahan

Adonan air

  • 250 g tepung terigu serbaguna
  • 45 g gula pasir
  • 80 ml air dingin
  • 45 ml minyak netral
  • 2 g garam halus

Adonan minyak

  • 150 g tepung terigu serbaguna
  • 75 ml minyak netral

Isian kacang hijau dan durian

  • 100 g kacang hijau kupas kering, dibelah
  • 120 g daging durian matang tanpa biji
  • 80 g gula pasir
  • 20 ml minyak netral
  • 1 g garam halus
  • 10 kuning telur bebek asin, sekitar 150 g seluruhnya

Olesan telur

  • 1 kuning telur
  • 15 ml air
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Bilas kacang hijau dan rendam dalam air dingin selama 60 menit. Tiriskan, lalu kukus di atas air bersih selama 20–25 menit sampai mudah dihancurkan. Biarkan agak dingin.

  2. Kukus kuning telur bebek asin dalam panci kecil bertutup di atas air yang mendidih perlahan selama 12–15 menit hingga padat. Periksa satu kuning telur dengan termometer tusuk tipis; suhu harus mencapai 71,1°C / 160°F. Dinginkan di piring bersih.

  3. Haluskan kacang hijau yang masih hangat. Di wajan lebar, campurkan dengan 80 g gula, 20 ml minyak netral, dan 1 g garam. Masak dengan api kecil sambil diaduk dan ditekan hingga pasta kental mempertahankan jejak spatula. Masukkan 120 g durian dan masak sampai menyatu tanpa cairan yang terlihat. Dinginkan, bagi menjadi 10 bagian, bungkus satu kuning telur dalam tiap bagian, lalu tutup.

  4. Untuk adonan air, campur 250 g tepung, 45 g gula, dan 2 g garam. Tambahkan 80 ml air dingin dan 45 ml minyak netral. Uleni 6–8 menit hingga halus dan elastis; tutup dan istirahatkan 20 menit. Untuk adonan minyak, campur 150 g tepung dengan 75 ml minyak netral hingga menjadi adonan lembut dan rata. Bagi setiap jenis adonan menjadi 10 bagian sama besar.

  5. Pipihkan satu bagian adonan air, bungkus satu bagian adonan minyak di dalamnya, lalu rapatkan. Gilas menjadi persegi panjang pendek, lipat tiga, putar seperempat putaran, kemudian gilas dan lipat sekali lagi. Tutup dan istirahatkan 15 menit agar lentur.

  6. Di permukaan yang ditaburi sedikit tepung, gilas setiap bagian adonan berlapis menjadi lingkaran berdiameter 9–10 cm. Letakkan satu bola isian di tengah, kumpulkan tepi adonan dan cubit rapat di bawahnya. Taruh dengan sambungan di bawah di loyang beralas kertas roti, lalu pipihkan perlahan hingga sekitar 2 cm. Ulangi untuk 10 pastry; tutup bagian yang belum dikerjakan.

  7. Panaskan oven konvensional ke 190°C / 375°F dan pastikan dengan termometer oven. Panggang 15 menit. Kocok 1 kuning telur dengan 15 ml air dan oleskan tipis di permukaan; jangan biarkan olesan menggenang pada sambungan. Panggang lagi 12–15 menit hingga keemasan dengan tepi renyah. Periksa bagian tengah salah satu pastry di tengah loyang menggunakan termometer tipis; isian harus mencapai 71,1°C / 160°F. Jika perlu, panggang lagi dalam interval 2 menit dan ukur ulang.

  8. Dinginkan di rak kawat setidaknya 30 menit agar lapisan menguat. Sajikan satu pastry per orang. Masukkan ke lemari es dalam 2 jam dan simpan tertutup hingga 4 hari. Panaskan kembali pada 160°C / 325°F sampai bagian tengah mencapai 74°C / 165°F dan kulit kembali renyah.

Kiat praktis

Kiat praktis

Saran praktis

Isian dapat dibuat lebih awal dan disimpan tertutup di lemari es; sebelum dibungkus, biarkan sampai mudah dibentuk. Jika adonan berlapis terlalu lembek atau berminyak, dinginkan 10 menit sebelum digilas. Aroma dan rasa manis durian berbeda-beda; timbang daging buah setelah bijinya dibuang.

Mengatasi masalah

Lapisan tidak terlihat: gilas dengan tekanan ringan dan rata; jangan menguleni adonan minyak ke dalam adonan air. Isian bocor: masak hingga kental, dinginkan sepenuhnya, dan cubit sambungan dengan rapat. Kulit cokelat sebelum bagian tengah panas: turunkan suhu oven sedikit dan lanjutkan dalam interval pendek sambil mengecek bagian tengah. Kulit menjadi keras: jangan menambahkan terlalu banyak tepung saat menguleni dan jangan mengolah adonan berlebihan setelah istirahat. Pastry melunak setelah didinginkan: panaskan di oven, bukan microwave, agar lapisannya kembali renyah.

Tanya jawab

Bisakah isian dibuat lebih awal? Bisa. Masak pasta kacang hijau dan durian, dinginkan, lalu simpan tertutup di lemari es. Kukus kuning telur asin secara terpisah dan simpan dingin; gunakan kedua komponen dalam 2 hari agar mudah dibentuk. Bisakah durian diganti talas? Beberapa versi daerah memakai talas, biji teratai, atau isian lain. Takaran ini disesuaikan untuk kelembapan dan rasa manis durian serta kacang hijau; penggantian memerlukan penyesuaian isian. Mengapa memakai dua adonan? Adonan air membungkus adonan minyak yang lembut. Proses menggiling dan melipat menciptakan lapisan tipis yang terpisah saat dipanggang.

Gizi per porsi

Gizi per porsi

  • Ukuran1 pastry
  • Energisekitar 430 kkal
  • Karbohidrat53 g
  • Protein7 g
  • Lemak20 g
  • Serat3 g
  • Natriumsekitar 450 mg
Alergen dan keamanan

Alergen dan keamanan

Mengandung gandum/gluten dan telur. Kukus kuning telur bebek asin sampai padat dan pastikan satu kuning telur mencapai 71,1°C / 160°F. Panggang pastry hingga bagian tengah isi mencapai 71,1°C / 160°F. Gunakan alat dan piring bersih untuk kuning telur matang dan pastry jadi; cuci tangan serta permukaan. Dinginkan di rak bersih dan masukkan ke lemari es dalam 2 jam. Simpan tertutup hingga 4 hari; panaskan kembali sisa makanan sampai 74°C / 165°F.

Penyajian

Penyajian

  • Biarkan pastry dingin sebelum dibelah agar lapisannya tetap berbentuk.
  • Sajikan dengan teh panas tanpa gula untuk menyeimbangkan isian yang manis dan kaya.