Hidangan nasional Peru

Escribano Arequipeño

Hidangan pembuka gaya Arequipa berupa kentang rebus yang ditekan kasar dan dilapisi tomat, cabai rocoto, cuka dan minyak zaitun.

Hidangan nasional Peru
Bagikan
Escribano Arequipeño dari Kentang, Tomat dan Rocoto
Escribano Arequipeño dari Kentang, Tomat dan Rocoto
Hasil 4 piring pembuka
Persiapan 18 menit
Memasak 25 menit
Waktu tambahan 0 menit
Waktu total 43 menit
Gambaran umum

Escribano Arequipeño dari Kentang, Tomat dan Rocoto

Escribano arequipeño adalah hidangan kentang sederhana yang diasosiasikan dengan tradisi picantería di Arequipa. Kentang direbus, dikupas ketika masih hangat, dan ditekan secara kasar sebelum diberi campuran tomat serta cabai rocoto. Teksturnya bukan kentang tumbuk yang licin, melainkan potongan yang tetap tampak jelas.

Rocoto adalah cabai Peru yang memiliki karakter pedas berbeda dari paprika manis biasa. Dalam saus ini rocoto dibuang biji serta sekatnya, lalu dicincang sangat halus dan dibagi merata bersama tomat, peterseli, cuka anggur putih dan minyak zaitun. Jumlah cabai tetap ditakar, bukan ditambah sekehendak hati.

Hidangan paling baik diracik ketika kentang masih hangat sehingga lapisan saus menyentuh permukaan yang tidak terlalu lembek. Aduk hanya dua atau tiga kali supaya kentang tidak hancur. Tomat yang dicincang dan ditambahkan di akhir menjaga saus tetap bertekstur, bukan cairan yang membuat kentang menjadi bubur.

Bahan-bahan

Bahan-bahan

Sayuran

  • 800 g kentang jenis padat (waxy), digosok bersih, kulit tetap terpasang saat direbus
  • 1800 ml air untuk merebus kentang, dibuang sesudahnya
  • 300 g tomat matang, dibuang pangkal lalu dipotong dadu
  • 35 g cabai rocoto segar, biji dan sekatnya dibuang, dicincang halus
  • 15 g peterseli segar, dicincang

Saus

  • 30 ml cuka anggur putih, ditakar
  • 40 ml minyak zaitun, ditakar
  • 4 g garam halus, ditimbang
Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Rebus kentang.Masukkan 800 g kentang yang sudah dicuci ke panci, tuangi 1800 ml air, dan rebus perlahan selama 25 menit. Tiriskan saat kentang terbesar matang lunak sampai bagian tengah; bilah pisau kecil dapat menembusnya dengan hambatan minimal.

  2. Racik saus rocoto.Buang pangkal dan potong 300 g tomat menjadi dadu. Cincang halus 35 g rocoto yang sudah dibuang biji serta sekatnya bersama 15 g peterseli. Campur dengan 30 ml cuka, 40 ml minyak zaitun dan 4 g garam di mangkuk besar. Saus melapisi potongan tomat yang masih jelas dan beraroma segar serta tajam. Pakai sarung tangan atau cuci tangan saksama setelah memotong rocoto; jangan menyentuh mata.

  3. Tekan kasar, jangan haluskan.Kupas kentang matang dengan hati-hati saat masih hangat. Pindahkan ke piring saji dan tekan dengan garpu hingga menjadi potongan tak beraturan berukuran 2 hingga 3 cm. Potongan harus tetap terlihat kasar, bukan menjadi pasta homogen.

  4. Campur lalu hidangkan.Sendokkan saus tomat dan rocoto ke atas kentang hangat. Balik kentang hanya dua atau tiga kali, lalu bagi ke empat piring kecil. Tomat tersebar dan tiap bagian kentang masih memiliki tepian yang jelas.

Kiat praktis

Kiat praktis

Panduan praktis

Campur saus sementara kentang hampir selesai direbus agar tomat tetap segar. Bila perlu menyiapkan lebih awal, dinginkan kentang rebus dengan cepat dan simpan saus tomat cincang dalam wadah dingin terpisah, lalu gabungkan hanya saat disajikan. Jangan menyamakan rocoto dengan paprika besar yang tidak pedas karena panas dan identitas resep berubah. Cuka jenis lain memberi profil keasaman berbeda; jangan mengganti 30 ml terukur dengan percikan yang tidak ditakar. Sajikan sedikit hangat atau pada suhu ruang tanpa membiarkan kentang matang bermalam di luar lemari pendingin.

Pemecahan masalah

Kentang menjadi lengket: Kentang ditumbuk atau diaduk terlalu kuat; tekan sebatas menghasilkan potongan tidak beraturan. Saus menjadi berair: Tomat terlalu hancur atau dicampurkan terlalu dini; potong dadu dan campurkan menjelang makan. Cabai terasa terlalu menyengat: Tingkat pedas rocoto bervariasi; buang biji serta sekat dan cincang 35 g yang ditakar sampai halus agar tersebar merata.

Informasi gizi per 1 dari 4 porsi pembuka

Informasi gizi per 1 dari 4 porsi pembuka

  • Takaran saji1 piring sekitar 300 g
  • Kalori270 kkal
  • Karbohidrat39 g
  • Protein5 g
  • Lemak10 g
  • Serat5 g
  • Natrium440 mg
Alergen dan keamanan pangan

Alergen dan keamanan pangan

Bahan polos yang tercantum tidak menambahkan alergen utama yang jelas; namun periksa label cuka dan kemungkinan kontak silang di dapur bila relevan. Cuci tomat serta peterseli, gunakan alat bersih, dan berhati-hatilah ketika menangani rocoto agar tangan tidak menyentuh mata. Simpan sisa kentang bersaus dalam lemari pendingin dalam 2 jam pada suhu 4 °C atau lebih rendah dan habiskan dalam 3 hari. Jangan meninggalkan kentang matang dengan saus pada suhu ruang semalaman.

Penutup

Penutup

  • Hasil akhir: Kentang disajikan sedikit hangat dengan bagian yang masih jelas; rocoto harus tersebar sehingga tidak ada satu suapan yang terlalu pedas.
  • Kunci keberhasilan: Pertahankan bentuk kentang saat ditekan, lalu campurkan saus tomat-rocoto hanya beberapa kali sebelum disajikan.