Sablés bretons — biskuit mentega asin Breton yang tipis
Sablés bretons adalah biskuit kaya mentega dengan tekstur rapuh seperti pasir, sesuai makna kata sablé. Mentega setengah asin menyediakan lemak sekaligus menjadi unsur penentu rasa, sehingga tidak ada tambahan garam terpisah. Kuning telur dan gula kastor memberi kekayaan rasa sekaligus struktur yang rapuh tetapi tetap bersih saat digigit, sedangkan sedikit baking powder mencegah biskuit menjadi terlalu padat. Adonan harus dikerjakan singkat karena pencampuran berlebihan mengembangkan gluten dan melawan tekstur pendek yang menjadi ciri sablé.
Versi ini sengaja dibedakan dari palet breton. Adonan digilas hanya setebal 5 mm dan bulatan dipanggang bebas di atas loyang berlapis kertas panggang. Palets bretons umumnya jauh lebih tebal dan sering membutuhkan ring atau cetakan agar bentuknya bertahan saat mengembang. Setelah digilas, lembar adonan didinginkan selama 30 menit agar mentega mengeras dan tepi potongan menjadi bersih. Ketebalan yang konsisten lebih penting daripada dekorasi, karena menentukan apakah seluruh 30 biskuit matang dalam waktu yang sama.
Oven berkipas pada 165 °C memberi warna keemasan pada tepi sementara bagian tengah tetap sedikit lebih pucat. Biskuit sangat rapuh saat baru keluar dari oven, jadi biarkan beberapa menit di loyang sebelum dipindahkan ke rak. Seluruh mentega dalam adonan dihitung dalam nilai gizi; tidak diasumsikan ada kehilangan mentega selama pemanggangan. Setelah dingin sepenuhnya, simpan dalam wadah kering dan kedap udara. Lemari es tidak diperlukan dan kondensasi justru dapat melunakkan permukaannya.


