Travel S HelperDunia KulinerMakanan ItaliaPanzerotti pugliesi
Italia · Puglia

Panzerotti pugliesi

Panzerotti dari Puglia adalah adonan bergaya pizza berbentuk bulan sabit kecil yang telah mengembang, diisi tomat dan mozzarella yang ditiriskan sangat baik, direkatkan rapat, lalu digoreng hingga bergelembung dan keemasan.

Resep tradisional ItaliaJajanan kaki lima / adonan goreng
Bagikan
Panzerotti pugliesi: tampilan hero lebar hidangan tradisional yang sudah jadi
Persiapan35 menit
Masak20 menit
Total2 h 55 min
Hasil10 panzerotti
Hidangan

Tentang Panzerotti pugliesi

La Cucina Italiana menggambarkan panzerotti sebagai jajanan kaki lima klasik dari Puglia, yang secara tradisional digoreng dan paling klasik diisi tomat serta mozzarella.

Isian harus relatif kering, terutama mozzarella, karena air bebas menghasilkan uap yang dapat merobek adonan di dalam minyak panas.

Adonan memerlukan pengembangan penuh sebelum dibagi menjadi porsi; adonan yang difermentasi dengan baik akan mengembang dan tetap empuk, bukan menjadi padat.

Menggoreng beberapa buah sekaligus menjaga minyak tetap mendekati 175°C dan menghasilkan kulit renyah tanpa menyerap minyak secara berlebihan.

Teknik

Tiga hal yang penting

  • Tiriskan mozzarella sampai tuntas. Keju yang terlalu basah adalah penyebab kebocoran yang paling umum.
  • Rekatkan dua kali. Tekan keluar udara, cubit dengan kuat, lalu perkuat dengan ujung garpu.
  • Pertahankan suhu penggorengan. Wajan yang terlalu penuh menurunkan suhu minyak dan membuat adonan berminyak.
Masak hidangannya

Bahan-bahan

Semua yang diperlukan untuk menyiapkan hidangan, ditata agar mudah dipindai sebelum memasak.

Adonan

  • 500 gtepung terigu serbaguna atau tepung pizza
  • 290 mlairsuam-suam kuku
  • 7 gragi kering instan
  • 10 ggaram laut halus
  • 15 mlminyak zaitun extra-virgin

Isian klasik

  • 250 gpassata atau tomat kupas yang dihancurkandimasak sebentar hingga menyusut lalu didinginkan
  • 300 gmozzarella fior di lattedipotong dadu dan ditiriskan sangat baik
  • 25 gPecorino atau Parmigianodiparut
  • 8 gbasil segardisobek
  • 2 goregano kering
  • 3 ggaram halusuntuk tomat, sesuai kebutuhan

Menggoreng

  • 1.5 Lminyak kacang tanah atau bunga matahariuntuk menggoreng rendam
Langkah demi langkah

Metode

Kembangkan adonan dan keringkan isian

  1. Uleni adonan. Campurkan tepung, ragi, dan air, lalu tambahkan garam serta minyak zaitun dan uleni hingga halus.

    Adonan harus elastis dan sedikit lengket.
  2. Biarkan mengembang. Tutup dan kembangkan sekitar 90 menit hingga hampir dua kali lipat.

    Adonan harus terasa ringan dan berudara.
  3. Siapkan isian yang kering. Masak tomat sebentar hingga kental, dinginkan sepenuhnya, lalu campurkan dengan mozzarella yang ditiriskan sangat baik hanya saat akan merakit.

    Baik tomat maupun keju tidak boleh mengeluarkan cairan yang terlihat.

Bentuk dan rekatkan

  1. Bagi adonan. Potong menjadi sepuluh bagian sama besar masing-masing 80 g, bentuk menjadi bola, lalu istirahatkan 20–30 menit.

    Bola adonan harus rileks dan mudah digilas.
  2. Isi bulatan adonan. Gilas masing-masing menjadi cakram 14–16 cm dan letakkan tomat, mozzarella, keju parut, serta basil secukupnya pada salah satu sisi.

    Sisakan tepi bersih selebar 2 cm dan jangan mengisi terlalu banyak.
  3. Rekatkan dengan kuat. Lipat menjadi bulan sabit, keluarkan udara berlebih, cubit tepinya, lalu perkuat dengan ujung garpu.

    Saus tidak boleh menyentuh tepi yang akan direkatkan.

Goreng dan tiriskan

  1. Panaskan minyak. Panaskan minyak dalam panci dalam hingga 175°C.

    Suhu harus stabil sebelum batch pertama.
  2. Goreng dalam batch kecil. Masukkan 2–3 panzerotti dan goreng total selama 2–3 menit, balik hingga mengembang dan berwarna keemasan merata.

    Kulitnya harus bergelembung dan berubah warna tanpa bercak gelap.
  3. Tiriskan dan istirahatkan sebentar. Angkat ke rak atau kertas penyerap selama 2–3 menit sebelum dimakan.

    Sedikit uap harus keluar sementara bagian dalam tetap panas dan meleleh.
Panduan praktis

Panduan praktis

Penyajian

Panzerotti paling baik dimakan tidak lama setelah digoreng, setelah isiannya tidak lagi sangat panas dan berbahaya.

Isian alternatif

Panzerotti Puglia memiliki banyak jenis isian, tetapi tomat dan mozzarella adalah patokan klasiknya.

Perakitan

Setelah diisi, segera goreng; didiamkan terlalu lama akan membuat kelembapan melemahkan adonan.

Pemecahan masalah

Pemecahan masalah

  • Panzerotti pecah. Isiannya terlalu basah, sambungannya kotor, atau terlalu banyak udara tertinggal di dalam.
  • Kerak berminyak. Minyak terlalu dingin atau terlalu banyak buah digoreng sekaligus.
  • Bagian luar menjadi gelap sebelum mengembang. Minyak terlalu panas; kembalikan suhunya ke sekitar 175°C.
Gizi per porsi

Gizi per porsi

  • Ukuran porsi: 1 panzerotto
  • Kalori: sekitar 330 kcal
  • Karbohidrat: 38 g
  • Protein: 12 g
  • Lemak: 15 g
  • Serat: 2 g
  • Natrium: 610 mg

Nilai perkiraan; penyerapan minyak berbeda-beda tergantung suhu penggorengan.

Alergen dan keamanan pangan

Alergen dan keamanan pangan

Gunakan panci dalam yang stabil dan jangan pernah mengisinya dengan minyak lebih dari setengah kapasitas.

Jauhkan peralatan yang basah dan air dari minyak goreng panas.

Isian keju dapat menyebabkan luka bakar akibat uap; istirahatkan panzerotti sebentar sebelum menggigitnya.

FAQ

FAQ

Apakah panzerotti digoreng atau dipanggang?

Panzerotti tradisional Puglia digoreng, meskipun versi panggang juga ada.

Apa isian klasiknya?

Tomat dan mozzarella adalah isian acuan standar.

Mengapa mozzarella perlu ditiriskan?

Whey bebas menghasilkan uap dan dapat membuka sambungan saat digoreng.

Catatan akhir

Hal yang paling penting

  • Hasil: Bulan sabit keemasan yang mengembang, dengan kulit renyah sekaligus empuk dan bagian tengah tomat-mozzarella yang meleleh.
  • Kunci: Jaga isian tetap kering, rekatkan dengan rapat, dan goreng pada suhu stabil 175°C.