Banica Gaya Vranje dengan Lapisan Keju Putih yang Digiling Tangan
Vranjska banica adalah pai yang ditentukan oleh cara penanganannya sama besar dengan isiannya. Bentuk gurih yang terkait dengan Vranje memakai beberapa lembar adonan tipis yang digiling dan keju, lalu dirakit dalam gulungan melingkar sehingga tonjolan renyah yang terbuka bergantian dengan lapisan bagian dalam yang lebih lembut. Ini bukan sekadar nama lain untuk semua pai keju: lembaran tipis, bentuk gulung, dan susunan melingkar itulah yang menciptakan tekstur khasnya.
Meja makan Vranje memiliki keluarga pai dengan identitas berbeda, termasuk samsa, propeć, sečenica, serta banica gurih maupun manis. Keragaman ini penting karena mengingatkan kita agar tidak menganggap satu formula rumah tangga sebagai satu-satunya versi yang benar. Versi di sini sengaja sederhana: tepung, air, garam, dan sedikit minyak untuk adonan; keju putih brined yang matang serta lemak babi untuk isian dan pelapisan.
Adonan mulai dengan konsistensi lebih firm dibanding adonan filo tarik, tetapi menjadi mudah dikerjakan setelah diuleni dan diistirahatkan. Rolling pin panjang dan tipis sangat berguna karena lembaran dapat digulung mengelilinginya lalu digiling berulang kali untuk mengurangi ketebalan secara merata. Tujuannya bukan mengejar transparansi dengan segala cara. Lembaran yang tipis secara seragam tanpa bagian tengah berat akan matang lebih dapat diprediksi daripada lembaran setipis kertas tetapi penuh lubang.
Lemak babi digunakan dalam jumlah terkendali di antara lembaran dan keju. Lemak ini melumasi lapisan dan membantu menghasilkan pemisahan yang renyah tanpa membuat pai berminyak. Keju sebaiknya mudah diremukkan, bukan basah; whey bebas membuat bagian dalam gulungan menjadi lembek. Setelah setiap lembar digulung menjadi tali panjang, gulungan ditempatkan di loyang dengan cukup ruang untuk sedikit mengembang alih-alih ditekan menjadi spiral padat.
Oven dimulai pada 200 °C untuk membuat permukaan yang terbuka cepat set, kemudian diturunkan ke 180 °C agar bagian tengah matang sebelum tonjolan terlalu gelap. Banica yang dipanggang dengan baik memiliki permukaan keemasan dan renyah, dasar yang benar-benar set, serta lapisan yang dapat terpisah alih-alih membentuk pita adonan mentah yang tebal. Setelah dipanggang, istirahat singkat membuat pemotongan lebih rapi tanpa mengorbankan tepi luar yang renyah.