Ikan trout utuh panggang dengan lemon, peterseli, dan bawang putih
Riba na žaru secara harfiah berarti ikan yang dimasak di atas grill, sehingga namanya sendiri tidak menentukan spesies, ukuran, atau waktu memasak. Trout pelangi utuh, satu ikan berukuran sedang per porsi, membuat waktunya menjadi jelas. Trout cocok untuk metode ini karena kulitnya melindungi daging lembut dari panas langsung, sementara rongga tubuh dapat menampung aromatik sederhana tanpa mengubah ikan menjadi marinasi berat.
Persiapan ikan utuh dimulai sebelum pembumbuan. Ikan harus sudah dibuang isi perutnya sepenuhnya, insang dilepas, dan sisik kecil yang tersisa dikerik. Membeli trout yang sudah dibersihkan merupakan pilihan paling praktis, tetapi rongga tubuh tetap layak diperiksa sebelum dimasak. Talenan, alat pengerik sisik, dan pisau yang menyentuh ikan mentah dibersihkan dan disanitasi setelahnya. Mengeringkan kulit secara menyeluruh sama pentingnya untuk proses memasak: kulit basah akan menguap di atas jeruji dan lebih mudah lengket.
Irisan lemon, peterseli daun datar, dan irisan tipis bawang putih ditempatkan longgar di dalam rongga. Mengisinya terlalu padat akan mengisolasi bagian paling tebal dan memperlambat perpindahan panas, sehingga aromatik cukup membentuk lapisan ringan. Sedikit minyak zaitun dioleskan pada kulit setelah pembumbuan. Jeruji grill sendiri harus panas, bersih, dan diolesi tipis minyak sebelum trout menyentuhnya.
Membalik ikan adalah momen yang paling berisiko merusak trout utuh. Sisi pertama sebaiknya dibiarkan tersear sampai kulit dapat terlepas dengan angkatan lembut. Memaksanya lepas terlalu awal akan merobek kulit dan mengekspos daging lembap ke jeruji. Spatula ikan yang lebar atau penjepit lebar menopang lebih banyak bagian tubuh dibanding alat sempit dan membantu mencegah tulang belakang menekuk tajam.
Warna buram dan daging yang mudah terpisah menjadi serpihan menggambarkan kematangan kuliner, tetapi keputusan keamanan dibuat dengan termometer. Masukkan probe ke daging paling tebal tanpa membiarkan ujungnya menyentuh tulang belakang dan pastikan mencapai setidaknya 62.8 °C. Pengunjung juga perlu diingatkan bahwa trout utuh tetap memiliki tulang belakang dan duri-duri halus; menyajikan ikan utuh berarti tulang tersebut tetap menjadi bagian dari pengalaman makan.