Mekike — Adonan Goreng Gaya Serbia yang Mengembang dengan Ragi
Mekike adalah potongan adonan ragi goreng dengan kerak keemasan tipis dan bagian tengah yang lembut serta berongga. Hidangan ini akrab di seluruh Serbia dan Balkan yang lebih luas, tempat gagasan dasar yang sama muncul dalam banyak bentuk rumah tangga: ada potongan yang dipotong rapi, ada yang diregangkan dengan tangan, dan adonannya bisa sederhana atau sedikit diperkaya. Versi ini sengaja mempertahankan formula sederhana—tepung terigu, ragi, air, garam, sedikit gula, dan minyak bunga matahari—agar karakternya berasal dari fermentasi dan penggorengan, bukan dari adonan yang sangat kaya.
Tekstur bergantung pada pengembangan gluten yang cukup untuk menahan gas fermentasi tanpa membuat adonan kaku. Adonan yang lembut dan sedikit lengket dapat mengembang lebih bebas daripada adonan kering, sementara pengulenan sedang memberi kekuatan agar dapat digilas dan ditangani. Kenaikan pertama menyediakan sebagian besar aerasi. Istirahat singkat setelah dipotong kemudian membuat adonan kembali relaks, sehingga potongan dapat mengembang cepat saat menyentuh minyak panas alih-alih mengencang menjadi lembaran padat.
Suhu menggoreng adalah kendali penentu. Pada sekitar 177 °C, permukaan luar mengeras dan kecokelatan sementara bagian tengah memiliki cukup waktu untuk matang. Minyak yang jauh lebih dingin dapat meresap ke dalam adonan sebelum kerak terbentuk; minyak yang jauh lebih panas menggelapkan permukaan sebelum bagian dalam siap. Karena setiap batch baru menurunkan suhu minyak, biarkan suhu pulih di antara batch daripada memaksanya dengan panas maksimum.
Mekike sangat fleksibel saat disajikan karena adonannya sendiri netral. Di Serbia, mekike dapat disajikan bersama yogurt, keju putih, atau kajmak, tetapi juga cocok dengan selai, madu, atau olesan manis lainnya. Pendamping tersebut sebaiknya diperlakukan sebagai pilihan penyajian, bukan dicampurkan ke adonan dasar, sehingga potongan goreng tetap ringan dan satu batch dapat dengan nyaman digunakan untuk versi gurih maupun manis.
Mekike yang baru digoreng paling baik dinikmati ketika kerak masih sedikit renyah dan bagian dalam hangat serta lentur. Potongan dapat ditahan sebentar, tetapi uap akan melunakkan permukaan seiring waktu. Meniriskan di atas rak atau kertas penyerap tanpa menumpuk terlalu tinggi mempertahankan kontras tekstur lebih baik daripada menutupnya dalam wadah saat masih panas.