Krompiruša — Pai Filo Gulung Kentang dan Bawang
Krompiruša adalah pastri isi kentang gurih yang dikenal di berbagai masakan Balkan, termasuk Serbia. Isi dasarnya sederhana—kentang, bawang, garam, dan lada hitam—yang dalam versi ini dibungkus filo tipis siap pakai lalu dipanggang sebagai gulungan. Kesederhanaan itu menyisakan sedikit ruang untuk menutupi teknik yang buruk: kentang harus menjadi benar-benar empuk pada saat yang sama ketika pastri menjadi renyah dan kecokelatan.
Kentang mentah parut kasar digunakan alih-alih isian yang sudah dimasak. Parutan menghasilkan banyak bagian tipis yang dapat melunak selama pemanggangan empat puluh menit (40), sedangkan bawang cincang halus menyebarkan rasa manis dan aroma tanpa menciptakan kantong basah besar. Garam baru ditambahkan saat perakitan akan dimulai karena kentang mentah bergaram cepat melepaskan air. Membiarkan campuran menunggu dapat mengubah isian yang tampak kering menjadi genangan sebelum masuk oven.
Isian harus disebarkan dalam pita tipis dan merata di atas filo. Silinder kentang yang terlalu tebal mengisolasi bagian tengahnya sendiri dan dapat tetap renyah mentah setelah bagian luar sudah kecokelatan. Minyak yang dicampur sedikit air menjaga pastri lentur saat digulung dan membantu menghasilkan permukaan renyah di oven. Air tidak dimaksudkan untuk merendam lembaran; gunakan cairan oles secukupnya agar lipatan tidak kering dan rapuh.
Oven 200 °C memberi panas cukup untuk mencokelatkan filo sambil memasak kentang. Warna bukanlah uji akhir. Pisau tipis harus dapat menembus isian tanpa hambatan dan tidak boleh ada kerenyahan bertepung dari kentang mentah. Jika bagian atas mencapai warna yang diinginkan sebelum kentang empuk, pastri dapat ditutup ringan sementara pemanggangan dilanjutkan alih-alih dikeluarkan terlalu cepat.
Krompiruša mendapat manfaat dari istirahat sepuluh menit setelah dipanggang. Jeda ini melepaskan sebagian uap yang terperangkap dan membuat lapisan kentang stabil, sehingga potongan lebih rapi dan bagian bawah lebih kering. Disajikan hangat, hidangan ini cukup mengenyangkan untuk makanan ringan dan secara alami cocok dengan yogurt atau susu fermentasi, walaupun pai itu sendiri tidak mengandung telur maupun produk susu.