Kuliner Nasional Austria

Linzer Torte

Ringkasan resep

Linzer Torte

Rincian utama resep dari sumber.

CoursePencuci mulut
MasakanAustrian
Tingkat kesulitanSedang
Porsi
8
Persiapan
60 menit
Memasak
45 menit
Kalori
300 kcal

Resep Austria

Linzer Torte

Linzer Torte memadukan pastry beraroma rempah lembut yang diperkaya almond dengan rasa manis-asam selai buah di bawah kisi-kisi adonan yang disusun dengan tangan. Adonannya dibuat dari tepung halus, almond giling, sedikit kayu manis dan cengkih, gula, sedikit parutan kulit lemon, serta satu telur, lalu didiamkan hingga dingin dan lentur. Setelah ditekan ke loyang berukuran sembilan inci, adonan diberi lapisan selai raspberry yang cukup tebal—meski blackcurrant atau aprikot juga dapat digunakan—sebelum pita-pita adonan tipis disilangkan dengan rapi di atasnya. Torte kemudian dipanggang hingga kulitnya berwarna keemasan hangat dan isiannya berbuih perlahan. Setelah benar-benar dingin, permukaannya diselesaikan dengan taburan tipis gula halus. Setiap irisan memperlihatkan kontras harmonis antara pastry lembut dan harum dengan bagian tengah berwarna cerah seperti permata—sebuah bukti tradisi penganan Austria yang bertahan lama.

Linzer Torte (Resep Langkah demi Langkah) - Makanan Nasional Austria

01 · Ikhtisar

Ikhtisar

Linzer torte, kue terkenal yang berakar pada kuliner Austria, memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Austria dan para pencinta hidangan manis di seluruh dunia. Dinamai menurut kota Linz di Austria, hidangan lezat ini menjadi contoh sempurna tentang bagaimana bahan-bahan sederhana dapat berpadu menjadi sesuatu yang luar biasa. Dengan pastry shortcrust bermentega, selai buah manis, dan permukaan kisi yang khas, Linzer torte telah menjadi pencuci mulut populer sekaligus ikon budaya.

Komposisi khas Linzer torte adalah hal yang membuatnya begitu menonjol. Biasanya digunakan hazelnut, tetapi pastry rapuh yang cepat dibuat juga dapat menggunakan tepung, mentega tawar, kuning telur, parutan kulit lemon, kayu manis, dan kacang giling—umumnya almond atau kenari. Isian berupa lapisan tebal selai buah, biasanya redcurrant, raspberry, atau aprikot, memberikan kontras yang kuat terhadap kekayaan pastry. Berbeda dengan kebanyakan kue yang disusun berlapis, Linzer torte umumnya berupa satu lapisan yang menyerupai pie atau tart. Pola kisi dari strip adonan tipis di bagian atas memberi selai buah tampilan rustic yang menarik. Untuk menambah tekstur dan rasa, pastry dapat diolesi putih telur yang dikocok ringan, dipanggang hingga keemasan, lalu ditaburi kacang.

Keterkaitan Linzer torte dengan musim liburan menegaskan posisinya dalam masyarakat Austria. Secara tradisional disajikan sebagai hidangan Natal di Austria, Jerman, Swiss, Republik Ceko, dan Tyrol, kue ini menghadirkan kehangatan menyenangkan dalam kumpul keluarga. Seiring waktu, popularitasnya meningkat; di beberapa toko roti Amerika Utara, Linzer torte diubah menjadi tart kecil atau kukis, menawarkan versi yang lebih praktis namun tetap lezat. Berkat fleksibilitasnya, Linzer torte tetap populer di toko-toko roti jauh di luar Austria.

Variasi lain yang sama menariknya adalah kukis sandwich berukuran sekali gigit yang dikenal sebagai Linzer cookies, kadang disebut Linzer Augens (“mata Linzer”). Biasanya ditaburi gula halus, kukis ini memiliki lubang berbentuk lingkaran pada lapisan adonan bagian atas yang memperlihatkan selai buah di dalamnya. Karena berhasil menangkap esensi Linzer torte dalam bentuk yang lebih praktis dan mudah dibawa, versi kukis ini sama populernya dengan torte berukuran besar.

Seperti rasanya, Linzer torte juga memiliki latar sejarah yang kaya. Sejak kemunculannya pada abad ke-17, kue ini sering disebut sebagai kue tertua yang dinamai berdasarkan suatu tempat. Resep tertulis yang lama dikenal ditemukan dalam terbitan Vienna Stadt- und Landesbibliothek tahun 1696. Namun pada 2005, Waltraud Faißner, direktur perpustakaan Upper Austrian Landesmuseum, menemukan resep yang lebih tua lagi dari tahun 1653, yang menunjukkan bahwa sejarah pastry ini mungkin lebih panjang dari yang sebelumnya diyakini. Meskipun asal pastinya tidak diketahui, torte ini dikelilingi berbagai cerita. Ada yang mengaitkannya dengan seorang pembuat roti Wina bernama Linzer, sementara pihak lain menyatakan bahwa kue ini diciptakan oleh pastry chef Franconia Johann Konrad Vogel dan mulai dipopulerkan di Linz sekitar 1823.

Riwayat Linzer torte memasuki babak baru ketika imigran Austria Franz Hölzlhuber membawa resepnya ke Milwaukee pada pertengahan abad ke-19. Dengan memperkenalkannya di Amerika Serikat, ia membantu pastry ini dikenal secara global dan menjadikannya hidangan yang dihargai jauh melampaui asal-usulnya di Austria.

Saat ini, banyak toko roti di berbagai tempat membuat Linzer torte dengan sentuhan masing-masing pada formula klasik. Perusahaan ternama seperti Jindrak bakery, yang memproduksi lebih dari 100,000 Linzer tortes setiap tahun, ikut menetapkan standar kualitas pastry ini. Liz Linzer Torte yang mencolok secara visual juga tetap digemari para penikmat, terkenal karena isiannya yang sangat juicy serta pola wajik biru-putih khas produksinya sendiri. Toko roti seperti Kurkonditorei Oberlaa dan Ölz di Wina juga membantu menjaga warisan kue ini, sehingga Linzer torte tetap dicari saat ini sebagaimana berabad-abad lalu.

Baik dinikmati sebagai kukis kecil yang lembut maupun sebagai torte besar, Linzer torte merupakan bukti kekayaan warisan gastronomi Austria. Daya tariknya yang tak lekang waktu dan terus melampaui batas negara serta generasi mencerminkan keterampilan yang hadir dalam setiap suapan.

02 · Bahan-bahan

Bahan-bahan

Untuk adonan

1 3/4 cups tepung serbaguna
1 cup almond giling (atau hazelnut)
1 sendok teh kayu manis bubuk
1/2 teaspoon cengkih bubuk (opsional)
1/2 cup gula pasir
1/2 teaspoon garam
1 stick (1/2 cup) mentega tawar, dingin dan dipotong-potong
1 large (butir telur besar)
2 tablespoons parutan kulit lemon
2 tablespoons air dingin (sesuai kebutuhan)

Untuk Isian

3/4 cup selai raspberry (atau selai pilihan Anda)

Untuk Hiasan (Opsional)

Gula bubuk untuk taburan
Tambahan almond giling untuk taburan (opsional)

03 · Cara membuat

Cara membuat

Siapkan adonan

  1. Dalam mangkuk besar, campurkan tepung, almond giling, kayu manis, cengkih (jika digunakan), gula, dan garam.

  2. Tambahkan potongan mentega dingin ke bahan kering. Dengan jari atau pastry cutter, campurkan mentega ke tepung hingga teksturnya menyerupai remah kasar.

  3. Tambahkan telur dan parutan kulit lemon, lalu terus campur hingga terbentuk adonan. Jika adonan terasa terlalu kering, tambahkan satu sendok makan air dingin setiap kali hingga adonan menyatu.

  4. Bentuk adonan menjadi bola, bungkus dengan plastik, lalu simpan di lemari es setidaknya 30 minutes (langkah ini membantu adonan mengeras agar lebih mudah ditangani).

Siapkan Loyang Torte

  1. Panaskan oven hingga 350°F (175°C).

  2. Olesi loyang tart bundar 9-inch dengan dasar yang dapat dilepas. Anda juga dapat melapisinya dengan kertas roti agar mudah dikeluarkan.

  3. Sisihkan sebagian adonan (sekitar 1/3 bagian) untuk membuat kisi di atas. Gilas sisa adonan menjadi lingkaran lalu tekan ke dasar dan sisi loyang tart.

Susun Torte

  1. Setelah adonan ditekan ke loyang, ratakan selai raspberry di atasnya, sisakan batas sekitar 1-inch di sepanjang tepi.

  2. Gilas adonan yang disisihkan menjadi strip panjang selebar sekitar 1/2 inch. Susun strip ini membentuk pola kisi di atas selai, lalu tekan bagian tepinya agar merekat.

Panggang

  1. Masukkan Linzer Torte ke oven yang telah dipanaskan dan panggang selama 40-45 minutes, atau hingga bagian atas berwarna keemasan dan selai berbuih.

  2. Jika tepi adonan mulai terlalu cepat kecokelatan, tutupi dengan aluminium foil lalu lanjutkan memanggang.

Dinginkan dan Sajikan

  1. Biarkan Linzer Torte mendingin di dalam loyang sekitar 10 minutes sebelum melepas sisi loyang.

  2. Biarkan torte benar-benar dingin sebelum ditaburi gula halus dan disajikan.

  3. Sajikan begitu saja atau dengan sesendok krim kocok maupun satu scoop es krim vanila.

04 · Nilai gizi

Nilai gizi

Kalori
300 kcal