Kuliner Nasional Angola
Caldeirada de Peixe

Ringkasan resep
Caldeirada de Peixe
Rincian utama resep dari sumber.
- Porsi
- 6
- Persiapan
- 20 menit
- Memasak
- 40 menit
- Kalori
- 360 kcal
Resep Angola
Caldeirada de Peixe – Semur Ikan Nelayan yang Mengenyangkan
Caldeirada de Peixe adalah semur hasil laut Angola yang mengenyangkan, memadukan berbagai fillet ikan putih dengan kentang berpati dan paprika manis dalam kuah tomat yang kaya rasa. Bawang bombai dan bawang putih ditumis dalam minyak, lalu disusun berlapis bersama irisan kentang, tomat cincang, dan potongan ikan. Isi panci dibumbui daun salam, sedikit paprika atau cabai pedas piripiri, serta sedikit anggur putih atau kaldu, kemudian dimasak perlahan hingga kentang empuk dan ikan mudah terurai. Hidangan diselesaikan dengan ketumbar atau peterseli segar dan perasan lemon. Sajikan semur nelayan yang menyehatkan ini dalam mangkuk bersama funge, nasi, atau roti berkulit renyah untuk menyerap kuahnya yang kaya rasa.

01 · Ikhtisar
Ikhtisar
Di kota-kota pesisir Angola, Caldeirada de Peixe adalah semur nelayan yang dicintai karena menyatukan hasil tangkapan hari itu dalam satu panci yang mendidih perlahan. Nama dan gayanya berasal dari Portugal, tetapi juru masak Angola telah memberi identitas sendiri dengan bahan serta rempah lokal. Pasar ikan pagi hari di pesisir Atlantik menawarkan berbagai hasil laut, dari snapper dan corvina segar hingga udang dan cumi, semuanya cocok untuk semur ini. Dalam satu panci, ikan dimasak bersama kentang empuk, paprika berwarna cerah—sering satu hijau dan satu merah—serta dasar aromatik berupa bawang bombai, bawang putih, dan tomat. Hasilnya adalah kuah rustic yang mengenyangkan: gurih dan sedikit manis dari tomat yang dimasak perlahan, dengan sentuhan pedas lembut dari cabai lokal. Kuah berubah menjadi jingga-merah tua berkat tomat dan sedikit minyak zaitun, atau kadang minyak sawit merah, sementara ketumbar atau peterseli segar memberikan semburat hijau serta aroma daun dan sitrus.
Pada malam hari kerja yang sibuk atau Minggu santai, hidangan satu panci ini merupakan comfort food di rumah-rumah Angola. Setelah seharian memancing atau berbelanja di pasar, sepanci caldeirada menghangatkan tangan juru masak yang lelah saat aromanya memenuhi dapur. Meskipun cukup mengenyangkan sebagai hidangan utama, semur ini sering ditemani funge—bubur singkong atau tepung jagung—atau nasi putih untuk menyerap kuah. Perasan lemon atau jeruk nipis saat disajikan menyegarkan setiap suapan, dan roti berkulit renyah biasanya selalu tersedia. Keluarga secara tradisional menikmati Caldeirada de Peixe secara komunal dengan menyendokkan sup kental ke mangkuk dalam. Campuran ikan dan kentang dengan potongan tomat rebus serta paprika manis menghadirkan rasa rumahan yang memuaskan—sedikit asin laut dari hasil laut dan harum dari herba. Hidangan ini juga praktis: ikan putih berdaging padat apa pun, bahkan ikan utuh berukuran kecil, dapat digunakan, dan sisa semur sering terasa lebih lezat keesokan hari setelah cita rasanya menyatu semalaman.
02 · Bahan-bahan
Bahan-bahan
- Campuran fillet ikan putih (1½–2 pounds total), seperti snapper, corvina, grouper, atau cod – segar atau dicairkan dari beku, dipotong besar.
- Kentang ukuran sedang (4–5, sekitar 1.5 pounds) – dikupas dan diiris bulat setebal 1⁄2-inch. (Kentang tua atau bahkan ubi jalar dapat digunakan. Bahan ini membantu mengentalkan semur.)
- Bawang bombai (1 large) – diiris tipis atau dicincang. (Memberi rasa manis dan kedalaman.)
- Bawang putih (4–6 cloves) – dicincang. (Memberi aroma tajam.)
- Paprika hijau (1 medium) – diiris. (Memberi warna dan rasa lada yang lembut.)
- Paprika merah (1 medium) – diiris. (Memberi rasa manis dan warna.)
- Tomat segar (2–3 medium) – dicincang, atau 1 can (14 oz) tomat yang dihancurkan. (Membentuk dasar kuah.)
- Minyak zaitun (2 tablespoons) – atau ganti dengan minyak sawit merah (dendê) untuk cita rasa Angola yang autentik. (Minyak sawit memberi warna lebih dalam dan sedikit rasa pahit.)
- Anggur putih atau kaldu ikan (½ cup) – opsional tetapi dianjurkan. (Menambah keasaman dan kedalaman; kaldu ikan sangat cocok.)
- Daun salam (2–3 leaves) – untuk aroma bersahaja.
- Paprika (1 teaspoon) – manis atau asap. (Memberi warna dan kehangatan ringan.)
- Piri-piri atau serpihan cabai (sesuai selera) – cabai potong dadu atau sejumput serpihan. (Memberi rasa pedas; sesuaikan dengan selera. Di Angola, cabai piripiri merupakan pilihan tradisional.)
- Peterseli atau ketumbar segar (¼ cup dicincang) – untuk hiasan. (Memberi kesegaran.)
- Garam dan lada hitam – sesuai selera. (Menyeimbangkan seluruh rasa.)
- Irisan lemon atau jeruk nipis – untuk penyajian. (Memberi sentuhan sitrus yang segar.)
03 · Cara membuat
Cara membuat
Cara membuat
Tumis bahan aromatik (5 min).
Panaskan minyak dalam panci besar dan berat dengan api sedang. Masukkan irisan bawang bombai dan sejumput garam, lalu tumis hingga bening. Masukkan bawang putih, paprika, dan cabai; masak 1 minute hingga harum. (Jangan sampai bawang putih kecokelatan.)
Susun lapisan.
Susun separuh kentang di atas bahan aromatik. Taburkan separuh tomat cincang serta irisan paprika merah dan hijau. Letakkan potongan ikan di atas lapisan ini, kemudian tutupi dengan sisa kentang, tomat, dan paprika.
Bumbui dan tambahkan cairan.
Selipkan daun salam di antara lapisan. Tuangkan anggur atau kaldu ikan dan tambahkan air secukupnya hingga seluruh bahan hampir tertutup. Bumbui ringan dengan garam dan lada. Jangan diaduk.
Masak semur perlahan (20–25 min).
Tutup panci dan didihkan perlahan. Kecilkan api agar tetap mendidih lembut. Masak hingga kentang empuk dan ikan matang sepenuhnya serta mudah terurai, sekitar 20–25 minutes. (Tips: Periksa setelah 15 min; tambahkan sedikit air jika bahan mulai tidak terendam.)
Sentuhan akhir.
Aduk perlahan peterseli atau ketumbar cincang. Sesuaikan bumbu dengan tambahan garam atau cabai bila perlu. Masak perlahan lagi selama 2–3 minutes. Buang daun salam. Sajikan panas bersama irisan lemon.
04 · Nilai gizi
Nilai gizi
- Kalori
- 360 kcal