Kuliner Nasional Angola

Cabidela Angolana

Ringkasan resep

Cabidela Angolana

Rincian utama resep dari sumber.

CourseMain
MasakanAngolan
Tingkat kesulitanDifficult
Porsi
4
Persiapan
15 menit
Memasak
45 menit
Kalori
350 kcal

Resep Angola

Cabidela Angolana – Semur Ayam dengan Darah

Dalam resep Cabidela ini, potongan ayam terlebih dahulu dimasak perlahan bersama bahan aromatik, lalu diselesaikan dengan saus darah dan cuka. Mulailah dengan menyisihkan darah ayam dan mencampurnya dengan cuka putih. Dalam panci, tumis irisan bawang bombai dan bawang putih dalam minyak hingga lembut. Tambahkan potongan ayam, tomat potong dadu, daun salam, garam, lada putih, dan air secukupnya hingga hampir menutupi ayam. Masak tertutup dengan api kecil hingga ayam matang, sekitar 30–40 menit. Pada menit-menit terakhir, tuangkan campuran darah-cuka dan aduk cepat saat kuah mulai mengental. Masak 2–3 menit lagi tanpa mendidihkannya kuat. Semur akan berubah menjadi cokelat kemerahan gelap. Sajikan panas bersama nasi putih polos. Setiap sendok saus terasa kaya, asam, dan memiliki karakter yang khas.

Cabidela à Angolana – Nasi dengan ayam (atau kadang bebek) yang dimasak menggunakan darah hewan, cuka, dan herba. Berakar dari Portugal dan kini dianggap sebagai hidangan tradisional

01 · Ikhtisar

Ikhtisar

Cabidela à Angolana adalah semur ayam kaya dan gurih yang khas Angola. Dalam hidangan ini, ayam, atau kadang bebek, dimasak perlahan bersama bahan aromatik, lalu cairan masaknya dikentalkan dan diberi rasa menggunakan darah segar unggas serta sedikit cuka. Nama “cabidela” berasal dari masakan Portugis, tetapi versi Angola biasanya menggunakan ayam. Hasil akhirnya berupa saus cokelat tua dengan sentuhan asam dan kedalaman rasa khas dari darah. Semur mengenyangkan ini lazim disajikan di atas nasi putih pulen yang menyerap saus mengilap. Cabidela sering dibuat untuk jamuan perayaan dan dianggap sebagai comfort food oleh banyak masyarakat Angola.

Membuat cabidela mencerminkan tradisi hemat sekaligus kaya rasa: tidak ada bagian yang terbuang. Proses dimulai dengan mengumpulkan darah ayam secara hati-hati saat penyembelihan. Darah hangat segera dikocok bersama cuka anggur putih, sekitar 1 Tbsp cuka per ¼ cup darah, agar tidak menggumpal. Ayam yang telah dibersihkan dan dipotong kemudian dimasak perlahan dalam panci bersama irisan bawang bombai, bawang putih cincang, tomat cincang, dan daun salam. Selama dimasak, daging menjadi empuk dan bumbu menyatu. Menjelang akhir, campuran darah–cuka diadukkan ke dalamnya. Aduk hingga rata dan masak hanya beberapa menit lagi—cukup untuk mengentalkan saus tanpa membuat seluruh darah menggumpal.

Hasilnya adalah semur yang lembut namun kompleks: cuka memberi kesegaran rasa, sedangkan darah ayam memberikan tekstur halus serta rasa gurih kaya zat besi. Cabidela tradisional memiliki sedikit nuansa metalik yang diseimbangkan oleh rasa manis tomat. Di Angola, hidangan ini sering dinikmati bersama sayuran hijau pahit atau irisan lemon untuk menyeimbangkan kekayaannya. Karena menggunakan bahan yang tidak biasa, cabidela mungkin terasa eksotis bagi sebagian orang; namun hidangan ini dihargai karena kedalaman rasa dan kehangatannya. Resep di bawah menjelaskan setiap tahap agar darah digunakan dengan aman dan semur menghasilkan saus yang kental serta kaya rasa.

02 · Bahan-bahan

Bahan-bahan

Ayam utuh 1 (sekitar 1.2–1.5 kg), dipotong menjadi beberapa bagian (dada/paha) – bersihkan dan keringkan.
Darah ayam ~250 ml (kumpulkan segar; segera campurkan dengan 2 Tbsp cuka putih) – lihat catatan di bawah.
Cuka putih 3–4 Tbsp total (2 Tbsp untuk darah, ditambah 1–2 Tbsp ke dalam semur).
Bawang bombai 1 large, diiris tipis.
Bawang putih 2 cloves, dicincang.
Tomat 3 medium, dicincang (atau 1 can tomat potong dadu).
Daun salam
Minyak 2 Tbsp (minyak sayur atau minyak zaitun).
Garam dan lada putih sesuai selera.
Air atau kaldu ayam Sekitar 1 cup (cukup untuk menutupi ayam di dalam panci).
Opsional Segenggam hati atau ampela ayam yang dipotong (untuk rasa lebih kaya).
Hiasi Ketumbar atau peterseli cincang (opsional).
Untuk penyajian Nasi putih kukus atau funge.

03 · Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Siapkan darah

    Segera setelah ayam dibersihkan, kumpulkan darahnya ke dalam mangkuk. Campurkan darah dengan 2 tablespoons cuka putih lalu kocok rata. Ini membantu mencegah penggumpalan. Sisihkan.

  2. Tumis bumbu aromatik

    Dalam panci besar dengan api sedang, panaskan minyak. Masukkan irisan bawang bombai dan bawang putih cincang. Masak sambil diaduk hingga bawang menjadi lembut dan bening, sekitar 2–3 minutes.

  3. Tambahkan ayam dan tomat

    Masukkan potongan ayam ke dalam panci. Taburkan garam dan lada putih. Tambahkan tomat cincang dan daun salam. Tuangkan air atau kaldu secukupnya hingga ayam hampir tertutup, sekitar 1 cup. Aduk hingga tercampur.

  4. Masak ayam perlahan

    Kecilkan api, tutup, dan biarkan ayam mendidih perlahan. Masak sekitar 30–35 minutes atau hingga ayam empuk saat ditusuk garpu. Jika digunakan, tambahkan hati/ampela ayam setelah 15 minutes memasak. Buka tutup selama 10 minutes terakhir bila perlu untuk mengentalkan saus.

  5. Selesaikan dengan darah

    Setelah ayam matang, kecilkan api hingga sangat rendah. Tuangkan campuran darah–cuka sekaligus sambil terus mengaduk. Aduk terus selama 2–3 minutes. Darah akan mengentalkan saus dan memberi warna kaya. Jangan biarkan mendidih kuat karena darah dapat menggumpal. Saus seharusnya menjadi halus seperti beludru.

  6. Sajikan

    Cicipi lalu sesuaikan garam atau lada. Buang daun salam. Sajikan cabidela segera di atas nasi putih matang atau funge. Hiasi dengan peterseli cincang bila diinginkan.

04 · Nilai gizi

Nilai gizi

Kalori
350 kcal