Kuliner Nasional Aljazair

Khobz el-Dâr

Ringkasan resep

Khobz el-Dâr

Rincian utama resep dari sumber.

CourseRoti
MasakanAlgerian
Tingkat kesulitanMudah
Porsi
1
Persiapan
10
Waktu mengembang
60
Memasak
35

Resep Aljazair

Khobz el-Dâr (Roti Semolina Tradisional Aljazair)

Khobz el-Dâr, yang secara harfiah berarti “roti rumah”, adalah roti bulat Aljazair yang sangat disukai dan kerap dibuat di dapur-dapur di seluruh negeri. Roti ini memadukan semolina halus dan tepung gandum menjadi adonan lembap, lalu dibiarkan mengembang sebelum dibentuk menjadi bulatan pipih dan dipanggang hingga keemasan. Bagian atasnya secara tradisional dioles kuning telur dan ditaburi wijen atau biji nigella, sehingga keraknya berkilau indah dan bertekstur renyah. Roti ini memiliki bagian dalam yang agak padat namun lembut dan sangat cocok untuk menyerap semur serta sup. Nikmati hangat dari oven dengan minyak zaitun atau celupkan ke sup seperti Chorba atau Harira. Bahan-bahannya yang sederhana dan karakternya yang rumahan menjadikannya makanan pokok di banyak rumah tangga Aljazair serta pendamping ideal untuk hampir semua hidangan.

Khobz el-Dâr - Khobz Eddar (“roti rumah”, roti bundar panggang oven)

01 · Ikhtisar

Ikhtisar

Khobz el-Dâr adalah roti semolina bulat yang lembut, roti rumahan penting di Aljazair yang sering dikepang atau diberi cap dekoratif lalu dipanggang hingga keemasan.

Khobz el-Dâr, yang secara harfiah berarti “roti rumah”, adalah roti bulat Aljazair yang sangat disukai dan kerap dibuat di dapur-dapur di seluruh negeri. Roti ini memadukan semolina halus dan tepung gandum menjadi adonan lembap, lalu dibiarkan mengembang sebelum dibentuk menjadi bulatan pipih dan dipanggang hingga keemasan. Bagian atasnya secara tradisional dioles kuning telur dan ditaburi wijen atau biji nigella, sehingga keraknya berkilau indah dan bertekstur renyah. Roti ini memiliki bagian dalam yang agak padat namun lembut dan sangat cocok untuk menyerap semur serta sup. Nikmati hangat dari oven dengan minyak zaitun atau celupkan ke sup seperti Chorba atau Harira. Bahan-bahannya yang sederhana dan karakternya yang rumahan menjadikannya makanan pokok di banyak rumah tangga Aljazair serta pendamping ideal untuk hampir semua hidangan.

02 · Bahan-bahan

Bahan-bahan

3 cangkir
semolina halus (semoule) merupakan dasar roti; tepung gandum durum yang digiling agak kasar ini memberi Khobz el-Dâr tekstur sedikit berbutir dan warna keemasan. (Jangan menggantinya dengan tepung jagung atau semolina kasar karena teksturnya akan berubah.)
1 cangkir
tepung serbaguna atau tepung roti menambahkan gluten untuk memberi struktur dan kekenyalan pada roti.
1 (sendok makan)
gula atau madu memberi makanan bagi ragi sekaligus menambahkan sedikit rasa manis pada roti.
1 (sendok teh)
ragi kering aktif atau instan untuk mengembangkan adonan. (Jika memakai ragi kering aktif, larutkan terlebih dahulu dalam air.)
1 (sendok teh)
bubuk pengembang membantu roti mengembang lebih lembut.
1
1/2 tsp garam penting untuk rasa; masukkan bersama bahan kering.
1
telur besar, dikocok memperkaya adonan dan membantu mengikatnya.
1
hingga 1¼ cangkir air hangat (atau susu hangat) tambahkan sedikit demi sedikit hingga adonan menyatu menjadi massa yang lembut dan sedikit lengket.
2 (sendok makan)
minyak zaitun (ditambah ekstra untuk mengoles) menambah kelembapan dan mencegah kerak cepat mengering.
2
kuning telur (dikocok) untuk dioleskan di atas agar menghasilkan kerak mengilap dan keemasan.
Biji wijen dan/atau nigella (jintan hitam) untuk ditaburkan di atas sebelum dipanggang, menambah rasa sekaligus pola dekoratif.
1 (sendok makan)
Opsional, mentega yang dilunakkan melipat mentega ini ke dalam adonan memberi rasa lebih kaya (digunakan dalam sebagian resep keluarga).

03 · Cara membuat

Cara membuat

Cara membuat

  1. Campur bahan kering

    Dalam mangkuk besar, campurkan semolina, tepung, ragi, gula, baking powder, dan garam. Aduk agar ragi tidak bersentuhan langsung dengan garam.

  2. Tambahkan bahan basah

    Buat cekungan di tengah. Tambahkan telur kocok dan 2 tbsp minyak zaitun. Tuang air hangat (atau susu) sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan sendok hingga terbentuk adonan kasar dan belum halus. Adonan akan sedikit lengket – itu normal.

  3. Uleni adonan

    Pindahkan adonan ke permukaan yang dioles sedikit minyak (atau tetap kerjakan di dalam mangkuk) lalu uleni sekitar 5–10 menit hingga halus dan elastis. (Jika terlalu lengket, basahi tangan sedikit daripada menambahkan tepung. Olesi tangan dengan sedikit minyak ekstra bila perlu.)

  4. Pengembangan pertama

    Bentuk adonan menjadi bola dan kembalikan ke mangkuk. Tutup dengan plastik pembungkus atau kain lembap lalu biarkan mengembang di tempat hangat sekitar 1 h (jam), atau hingga ukurannya dua kali lipat.

  5. Bentuk roti

    Tekan perlahan adonan yang sudah mengembang untuk mengeluarkan gas. Bagi menjadi dua bagian untuk roti yang lebih kecil atau biarkan utuh untuk satu roti besar. Bentuk setiap bagian menjadi cakram bulat berdiameter sekitar 8–10 inci. Pindahkan ke loyang yang sudah diolesi minyak atau loyang kue bulat, lalu tekan agar adonan memenuhi dasar secara merata. Tutup dan biarkan mengembang lagi selama 20–30 menit.

  6. Siapkan untuk dipanggang

    Panaskan oven hingga 180°C (350°F). Olesi bagian atas setiap roti dengan kuning telur kocok. Taburi banyak wijen dan/atau biji nigella. Dengan tusuk sate atau garpu, buat beberapa lubang (sekitar 5–6) menembus adonan – ini membantu roti matang merata.

  7. Panggang

    Masukkan roti ke oven yang sudah dipanaskan (idealnya di rak tengah). Panggang sekitar 30–35 menit, atau hingga roti berwarna keemasan pekat dan terdengar berongga saat bagian bawahnya diketuk. Keluarkan dari oven dan pindahkan ke rak kawat. Biarkan agak dingin sebelum diiris dan disajikan.

04 · Praktis

Praktis

Tip 1

Adonan seharusnya lembut dan agak lengket. Jangan menambahkan terlalu banyak tepung; cukup olesi tangan atau permukaan kerja dengan sedikit minyak. Jika adonan sangat basah, uleni beberapa menit lebih lama. Jika terlalu kering, percikkan sedikit air hangat lalu uleni kembali.

Tip 2

Untuk roti yang lebih tinggi, biarkan adonan mengembang perlahan. Setelah pengembangan pertama, Anda dapat menyimpan adonan tertutup di lemari es dan membiarkannya berfermentasi semalaman. Bentuk dan panggang keesokan harinya.

Pilihan biji

Biji nigella memberi rasa sedikit pahit dan bernuansa bawang. Jika tidak memiliki nigella, gunakan wijen saja, atau campurkan jintan putih panggang atau biji adas untuk rasa yang berbeda.

Pembentukan

Secara tradisional, roti diberi cap atau dikepang sebagai hiasan sebelum dipanggang. Anda juga dapat menggores pola atau membuat cekungan dengan jari untuk menciptakan desain.

Memeriksa kematangan

Setiap oven bekerja berbeda. Jika bagian atas terlalu cepat kecokelatan, tutupi longgar dengan foil. Roti matang saat keraknya keemasan dan terdengar berongga ketika diketuk.

Penyimpanan

Khobz el-Dâr paling nikmat disantap segar, tetapi sisanya dapat disimpan pada suhu ruang dalam keadaan terbungkus rapat selama 1–2 days (hari). Jangan simpan di lemari es (roti akan lebih cepat kering). Untuk menyegarkan kerak, panaskan kembali beberapa menit dalam oven bersuhu 180°C.

Saran penyajian

Roti ini sangat cocok mendampingi sup dan semur. Cobalah bersama Chorba Frik atau Harira. Roti juga lezat dibelah, diperciki minyak zaitun dan za’atar, atau disajikan hangat dengan selai untuk sarapan.

05 · FAQ

FAQ

Bisakah Khobz el-Dâr dibuat tanpa mixer?

Bisa. Roti ini secara tradisional dibuat dengan tangan. Adonannya akan lembut dan sedikit lengket, dan itu normal. Uleni sedikit lebih lama bila perlu agar gluten berkembang. Mixer dengan kait adonan dapat mempermudah pekerjaan, tetapi tidak wajib.

Mengapa memakai ragi sekaligus baking powder?

Ragi memberi rasa fermentasi klasik dan pengembangan bertahap, sedangkan baking powder memberikan sedikit tambahan volume dan kelembutan sehingga roti tidak terlalu padat.

Apa itu biji nigella?

Biji nigella (jintan hitam) adalah biji kecil berwarna hitam dengan aroma harum, rasa pedas, dan sedikit pahit. Biji ini umum digunakan pada roti Aljazair untuk rasa sekaligus hiasan. Jika lebih suka, Anda dapat memakai wijen saja.

Bagaimana cara menyimpan sisa roti?

Simpan pada suhu ruang, dibungkus kain atau plastik. Roti akan tetap baik selama satu atau dua hari. Segarkan dengan menghangatkannya di oven atau pemanggang roti; ini membantu kerak kembali renyah.

06 · Gizi

Nilai gizi

Kalori
~300 kcal
Total Lemak
6 g
– Lemak Jenuh
1 g
Kolesterol
45 mg
Natrium
~220 mg
Total Karbohidrat
50 g
– Serat Pangan
3 g
– Gula
2 g
Protein
8 g

Jumlah