10 Karnaval Terbaik di Dunia
Dari pertunjukan samba di Rio hingga keanggunan topeng Venesia, jelajahi 10 festival unik yang memamerkan kreativitas manusia, keragaman budaya, dan semangat perayaan yang universal. Temukan…
Meskipun industri pariwisatanya masih dalam tahap awal dan dibatasi oleh hukum Islam yang ketat dan konvensi sosial, kerajaan yang kaya akan sejarah dan warisan budaya ini terletak tepat di tengah-tengah Jazirah Arab. Meskipun telah lama menjadi tujuan para peziarah religius, Arab Saudi—negara yang dikenal dengan kota suci Mekkah dan Madinah—telah berjuang untuk menarik pengunjung yang mencari hiburan dari Eropa dan Amerika. Larangan keras terhadap konsumsi alkohol dan pembatasan yang dikenakan pada wanita terkadang membuat calon tamu enggan datang, sehingga membayangi potensi pariwisata global yang besar dari kerajaan tersebut.
Namun, gurun pasir Arab Saudi tertiup angin perubahan. Keluarga kerajaan telah berfokus pada kerangka kerja ambisius Visi 2030 untuk mengubah pariwisata menjadi sektor ekonomi terpenting kedua di kerajaan tersebut. Rencana visioner ini berupaya untuk mendiversifikasi ekonomi, sehingga mengurangi ketergantungannya pada pendapatan minyak, dan menjadikan Arab Saudi sebagai tujuan wisata utama bagi orang asing. Seorang pejabat tinggi menyatakan tahun lalu bahwa masa depan ekonomi kerajaan akan sangat bergantung pada pariwisata, sehingga menandakan fase baru kemungkinan dan pembangunan.
Wilayah pesisir Arab Saudi akan mengalami perubahan yang luar biasa sebagai bagian dari visi besar ini. Rencana tersebut menyerukan pembuatan zona wisata besar yang menampilkan museum, situs bersejarah, dan berbagai objek wisata yang menghargai kekayaan budaya kerajaan tersebut. Dari situs arkeologi bersejarah hingga mahakarya arsitektur kontemporer, proyek ambisius ini berupaya menghasilkan pemandangan indah yang mengundang pengunjung untuk menemukan keindahan warisan Saudi.
Wakil Putra Mahkota Mohammed bin Salman menggarisbawahi dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan Al Arabiya tentang perlunya "membuka pintu lebar-lebar" bagi pengunjung dari semua negara. Sikap ini mencerminkan kebutuhan yang semakin meningkat untuk menyajikan kekayaan kerajaan di luar kepentingan keagamaannya, sehingga menarik berbagai macam tamu untuk menikmati penawaran istimewanya.
Kendati demikian, jalan menuju bisnis perjalanan yang berkembang pesat tidaklah mudah. Infrastruktur Arab Saudi secara historis belum sesuai dengan aspirasinya. Fasilitas dan layanan yang tidak memadai telah menghambat upaya kerajaan untuk menarik lebih banyak pengunjung, sehingga banyak dari mereka yang kurang puas. Para ahli menyarankan bahwa pembangunan infrastruktur besar mutlak diperlukan untuk benar-benar memikat wisatawan Barat. Ini termasuk pembangunan museum kelas dunia yang menghormati agama dan budaya Islam, sehingga melengkapi bangunan budaya yang sudah ada.
Meskipun demikian, medan budaya tampaknya menjadi kendala besar. Bruce Riedel dari Brookings Institute menyajikan kenyataan yang mengharukan: kerajaan harus menegosiasikan nilai-nilai konservatifnya jika ingin menarik pengunjung Barat dan Rusia. Dua topik yang memecah belah yang mempertanyakan kebiasaan yang mengakar kuat yang dipertahankan oleh para pemimpin gereja Saudi adalah kedatangan alkohol dan penerimaan pakaian yang lebih liberal seperti bikini. Pengamatan Riedel menyoroti konflik penting antara konservatisme budaya dan aspirasi ekonomi, yang menyiratkan bahwa kerajaan mungkin merasa sulit untuk sepenuhnya mewujudkan tujuan pariwisatanya tanpa perubahan besar dalam ekspektasi masyarakat.
Arab Saudi tengah memulai perjalanan transformasi, dan ada kemungkinan besar pariwisata akan menjadi pilar ekonominya. Pemandangan yang luar biasa, sejarah yang kaya, dan warisan budaya kerajaan ini menyediakan kanvas yang siap untuk dijelajahi. Arab Saudi dapat menjadi negara yang menarik di kancah internasional dengan investasi infrastruktur yang tepat dan kesiapan untuk memenuhi harapan pengunjung global yang terus berubah.
Dari pertunjukan samba di Rio hingga keanggunan topeng Venesia, jelajahi 10 festival unik yang memamerkan kreativitas manusia, keragaman budaya, dan semangat perayaan yang universal. Temukan…
Temukan kehidupan malam yang semarak di kota-kota paling menarik di Eropa dan kunjungi destinasi yang tak terlupakan! Dari keindahan London yang semarak hingga energi yang mendebarkan…
Meskipun banyak kota megah di Eropa masih kalah pamor dibandingkan kota-kota lain yang lebih terkenal, kota ini menyimpan banyak sekali kota yang mempesona. Dari daya tarik artistiknya…
Dari masa pemerintahan Alexander Agung hingga bentuknya yang modern, kota ini tetap menjadi mercusuar pengetahuan, keragaman, dan keindahan. Daya tariknya yang tak lekang oleh waktu berasal dari…
Lisbon adalah kota di pesisir Portugal yang dengan terampil memadukan ide-ide modern dengan daya tarik dunia lama. Lisbon adalah pusat seni jalanan dunia meskipun…