10 Karnaval Terbaik di Dunia
Dari pertunjukan samba di Rio hingga keanggunan topeng Venesia, jelajahi 10 festival unik yang memamerkan kreativitas manusia, keragaman budaya, dan semangat perayaan yang universal. Temukan…
Seperti banyak bekas jajahan Portugis, Angola menikmati hidangan manis berbahan dasar telur yang kaya rasa. Pudim de Leite adalah contoh klasiknya: puding puding lembut yang dikaramelisasi dengan gula. Hidangan penutup ini berawal dari karamel berwarna kuning tua yang melapisi cetakan, dan puding lembut yang terbuat dari susu kental manis, susu murni, dan telur segar. Di Angola, puding puding ini secara tradisional dikukus dalam panci tertutup alih-alih dipanggang dalam oven – metode praktis saat oven langka. Hasilnya adalah puding yang padat dan lembut dengan saus karamel manis di atasnya. Setiap potongannya lembut dan kenyal, dengan karamel keemasan yang meresap ke dalam puding.
Puding ini sering disajikan pada jamuan makan dan pertemuan keluarga di Angola. Rasanya sangat cocok dipadukan dengan cita rasa tropis: sedikit kulit jeruk nipis menambah kesegaran, atau sentuhan vanila atau rum memberikan aroma yang harum. Vla-nya lembut namun tidak berat, karena metode pengukusan membuat telur matang dengan lembut. Pudim de Leite pada dasarnya adalah flan karamel Amerika Latin versi Angola, tetapi dibuat dengan teknik dan proporsi bahan yang unik khas Angola. Proses pembuatannya terasa hampir seremonial: gula dimasak perlahan hingga menjadi karamel, telur dan susu kental manis dikocok perlahan, lalu dikukus dengan hati-hati agar vla-nya mengeras. Upaya ini terbayar lunas dengan hidangan penutup klasik yang terasa elegan sekaligus sederhana.
Daftar isi
8
porsi15
menit50
menit280
kkal4
jamPudim de Leite ini adalah puding karamel Angola yang mudah dan mengesankan. Pertama, gula dilelehkan menjadi karamel dan dituangkan ke dalam loyang atau cetakan roti. Selanjutnya, puding yang terbuat dari susu kental manis, susu murni, telur, dan perasa dikocok hingga tercampur rata. Tuangkan campuran ini ke atas karamel yang sudah mengeras, lalu tutup cetakan dan letakkan di dalam panci besar berisi air mendidih (penangas air). Kukus perlahan selama kurang lebih 45–60 menit, hingga puding mengeras. Dinginkan dengan baik, lalu keluarkan dari cetakan: sirup karamel yang kaya akan mengalir di atas puding pucat yang lembut dan creamy. Teksturnya lembut dan padat, namun tetap lembut. Hidangan penutup yang dapat dibuat sebelumnya ini tahan lama, sehingga ideal untuk acara-acara khusus atau camilan akhir pekan.
395 g (1 kaleng) susu kental manis – memberikan rasa manis dan lembut (atau gunakan susu evaporasi dan gula dalam jumlah yang sama sesuai selera).
395 ml (1 kaleng) susu murni – menambah volume dan mengurangi rasa manis (sesuaikan dengan santan jika bebas susu).
4 butir telur besar – kocok lepas; telur-telur ini mengikat puding dan memberi struktur.
150 g gula – untuk topping karamel (sekitar ¾ cangkir gula pasir).
½ sendok teh ekstrak vanila (opsional) – untuk aroma tambahan.
Sedikit garam – meningkatkan rasa keseluruhan.
Membuat karamel (10 menit): Dalam panci kecil, campurkan 150 g gula dengan sedikit air (secukupnya untuk melembapkan). Masak dengan api sedang tanpa diaduk, cukup putar panci, hingga gula meleleh dan berubah warna menjadi kuning keemasan. Segera tuangkan karamel panas ke dalam loyang roti tahan panas atau cetakan flan, miringkan agar bagian bawahnya terlapisi merata. Sisihkan hingga dingin dan mengeras.
Siapkan puding (5 menit): Dalam mangkuk, kocok telur perlahan dengan sedikit garam. Tambahkan susu kental manis, susu biasa, dan ekstrak vanili; kocok hingga halus dan tercampur rata. Hati-hati jangan sampai terlalu banyak gelembung.
Isi cetakan (2 menit): Tuang adonan custard perlahan ke atas karamel yang sudah dingin di dalam cetakan. Jangan sampai terlalu penuh. Ketuk cetakan perlahan di atas meja untuk menghilangkan gelembung udara. Tutup cetakan rapat-rapat dengan aluminium foil agar air tidak merembes masuk.
Kukus flan (50 menit): Masukkan cetakan yang telah ditutup ke dalam panci besar berisi air mendidih setinggi sekitar 5 cm (air seharusnya mencapai setengah tinggi sisi cetakan). Tutup panci dan didihkan dengan api kecil. Kukus perlahan selama sekitar 45–60 menit, atau hingga custard mengeras (tusuk sate yang ditancapkan di tengahnya seharusnya keluar bersih). Jika air terlalu rendah, tambahkan air panas dengan hati-hati.
Dinginkan dan keluarkan dari cetakan (minimal 4 jam): Keluarkan cetakan dari penangas air. Biarkan flan mendingin hingga suhu ruang, lalu masukkan ke dalam lemari es minimal 4 jam (semalaman lebih baik). Untuk penyajian, gosok pinggirannya dengan pisau, balikkan ke piring, lalu angkat dari cetakan. Iris dan nikmati dengan saus karamel yang lezat di setiap potongannya.
Variasi & Substitusi:
Tips Koki:
Berbelanja & Siapkan Lebih Awal:
Kalori | 280 kkal |
Total Lemak | 8 gram |
Lemak Jenuh | 5 gram |
Karbohidrat | 42 gram |
Serat | 0 gram |
Gula | 41 gram |
Protein | 9 gram |
Alergen | Produk Susu, Telur |
Dari pertunjukan samba di Rio hingga keanggunan topeng Venesia, jelajahi 10 festival unik yang memamerkan kreativitas manusia, keragaman budaya, dan semangat perayaan yang universal. Temukan…
Di dunia yang penuh dengan destinasi wisata terkenal, beberapa tempat yang luar biasa masih tetap menjadi rahasia dan tidak dapat dijangkau oleh kebanyakan orang. Bagi mereka yang cukup berjiwa petualang untuk…
Prancis dikenal karena warisan budayanya yang penting, kulinernya yang istimewa, dan pemandangan alamnya yang menarik, sehingga menjadikannya negara yang paling banyak dikunjungi di dunia. Mulai dari melihat bangunan kuno…
Meskipun banyak kota megah di Eropa masih kalah pamor dibandingkan kota-kota lain yang lebih terkenal, kota ini menyimpan banyak sekali kota yang mempesona. Dari daya tarik artistiknya…
Dengan kanal-kanalnya yang romantis, arsitektur yang mengagumkan, dan relevansi historis yang hebat, Venesia, kota yang menawan di Laut Adriatik, memikat para pengunjung. Pusat kota yang megah ini…