Venesia, mutiara Laut Adriatik
Dengan kanal-kanalnya yang romantis, arsitektur yang mengagumkan, dan relevansi historis yang hebat, Venesia, kota yang menawan di Laut Adriatik, memikat para pengunjung. Pusat kota yang megah ini…
Hórta (hortá) merujuk pada beragam sayuran berdaun hijau yang tumbuh liar atau di kebun rumah di seluruh Yunani. Pada musim semi dan awal musim panas, orang Yunani mengumpulkan horta musiman—sering kali berupa daun dandelion, sawi putih, lobak Swiss, bayam, daun bit, atau tunas lunak tanaman lainnya—dan memasaknya sebentar. "Vrástá" berarti direbus, jadi hórta vrastá berarti sayuran rebus: hidangan sehari-hari pedesaan yang menyajikan hasil kebun. Hidangan sederhana ini menonjolkan cita rasa murni: sedikit rasa pahit dari sayuran tersebut diimbangi oleh minyak zaitun dan lemon yang menyegarkan. Horta telah menjadi bagian penting dari pola makan Yunani sejak zaman kuno: para tabib kuno memuji manfaat sayuran hijau untuk nutrisi dan kesehatan.
Horta telah menjadi bagian penting dari diet Yunani sejak zaman kuno: Hippocrates pernah berkata, "Jadikan makananmu sebagai obatmu," dan sayuran hijau ini kaya akan zat besi, kalsium, dan vitamin. Para wanita di masa lalu mengumpulkan herba liar setiap hari, mengubah tugas menjadi ritual yang harum. Beberapa varietas—seperti sawi putih liar atau bayam—memberikan rasa yang ringan, sementara adas atau dandelion memberikan sedikit rasa pahit. Dulu, anak muda Yunani menganggap horta sebagai makanan rakyat jelata, tetapi kini horta telah menjadi makanan super modern yang dipuji karena nutrisinya.
Kesederhanaan horta vrastá memang disengaja. Tidak seperti salad yang rumit, hidangan ini menonjolkan rasa murni setiap tanaman. Minyak dan lemon hanya menonjolkan apa yang sudah ada. Sedikit garam dalam air rebusan membantu sayuran layu menjadi hijau cerah, bukan abu-abu. Biasanya diakhiri dengan perasan lemon terakhir untuk menyegarkan rasanya. Karena horta menyusut drastis di dalam panci, sebaiknya rebus lebih banyak dari yang Anda kira dibutuhkan—sejumlah besar sayuran mungkin hanya tersisa semangkuk kecil sayuran per orang. Dalam beberapa resep, sayuran yang sudah ditiriskan dicincang lagi atau dihaluskan sebentar agar sausnya tercampur rata. Terlepas dari tekniknya, horta vrastá muncul sebagai hidangan sederhana namun penting—sebuah pengingat akan kecerdikan petani Yunani dan gagasan bahwa makanan nabati sederhana dapat membawa rasa yang dalam dan berkesan.
Pada hakikatnya, horta vrastá merupakan bukti filosofi Yunani tentang makan secara musiman dan sehat—sayuran rebus sederhana, dibumbui minyak zaitun dan lemon, mewujudkan cita rasa segar dari bumi.
4
porsi10
menit20
menit50
kkalSayuran hijau segar dicuci bersih dan batangnya yang keras dipangkas. Sayuran ini dimasukkan ke dalam panci berisi air garam mendidih dan direbus selama beberapa menit hingga lunak. Sayuran yang telah lunak ditiriskan dan diperas untuk menghilangkan kelebihan air. Terakhir, sayuran ini diaduk dengan minyak zaitun berkualitas tinggi, perasan lemon yang banyak (atau sedikit cuka), dan dibumbui dengan garam dan lada hitam. Hasilnya adalah lauk yang segar, bersih, dan beraroma tanah, merayakan cita rasa murni dari sayuran itu sendiri.
Sayuran campur: 450 g berbagai macam sayuran liar atau sayuran kebun (daun dandelion, sawi putih, bayam, daun bit, dsb.), dipangkas dan dicuci.
Air: untuk merebus (cukup untuk menutupi sayuran).
Garam kosher: untuk air rebusan dan bumbu.
Minyak zaitun: 2–3 sdm, sesuai selera.
Jeruk nipis: 1, diperas (sekitar 2 sdm) atau lebih sesuai selera.
Cuka anggur merah (opsional): 1 sdt, sebagai alternatif atau suplemen lemon.
Bawang putih (opsional): 1 siung kecil, cincang, aduk di akhir.
Lada hitam: digiling segar, sesuai selera.
Siapkan sayurannya. Buang batang besar dan keras yang ada di dalamnya. Cuci bersih sayuran di bawah air mengalir yang dingin untuk menghilangkan pasir dan kotoran. Anda akan mendapatkan sekitar 450 gram sayuran bersih.
Rebus sayurannya. Didihkan air dalam panci besar. Tambahkan sedikit garam, lalu masukkan sayuran secara bertahap jika perlu. Rebus selama 3-5 menit saja, hingga layu dan empuk. (Sayuran akan berwarna hijau cerah dan volumenya akan berkurang drastis.)
Tiriskan dan peras. Tiriskan sayuran hijau dalam saringan dan diamkan selama satu menit. Kemudian, gunakan penjepit atau tangan yang bersih untuk memeras air sebanyak mungkin. Sayuran hijau akan sedikit dingin saat Anda melakukan ini. Cincang kasar jika ukurannya besar.
Hiasi sayuran hijau. Pindahkan sayuran yang sudah ditiriskan ke mangkuk saji. Siram dengan minyak zaitun dan perasan lemon. Tambahkan bawang putih cincang (jika menggunakan) dan bumbui dengan garam dan merica secukupnya. Aduk rata dan cicipi bumbunya; sesuaikan rasa lemon atau garam sesuai selera.
Pindahkan sayuran hijau yang sudah dibumbui ke piring atau mangkuk dan sajikan hangat atau pada suhu ruangan sebagai lauk.
| Nutrisi | Per Porsi |
|---|---|
| Kalori | 50 kkal |
| Total Lemak | 4 g (minyak zaitun) |
| Lemak Jenuh | 0,5 gram |
| Sodium | 200 mg |
| Karbohidrat | 5 gram |
| Serat Makanan | 2 gram |
| Gula | 1 gram |
| Protein | 3 gram |
| Alergen | Tidak ada (vegan, bebas gluten) |
Dengan kanal-kanalnya yang romantis, arsitektur yang mengagumkan, dan relevansi historis yang hebat, Venesia, kota yang menawan di Laut Adriatik, memikat para pengunjung. Pusat kota yang megah ini…
Dengan menelaah makna sejarah, dampak budaya, dan daya tariknya yang tak tertahankan, artikel ini membahas situs-situs spiritual yang paling dihormati di seluruh dunia. Dari bangunan kuno hingga…
Meskipun banyak kota megah di Eropa masih kalah pamor dibandingkan kota-kota lain yang lebih terkenal, kota ini menyimpan banyak sekali kota yang mempesona. Dari daya tarik artistiknya…
Dari pertunjukan samba di Rio hingga keanggunan topeng Venesia, jelajahi 10 festival unik yang memamerkan kreativitas manusia, keragaman budaya, dan semangat perayaan yang universal. Temukan…
Yunani adalah tujuan populer bagi mereka yang mencari liburan pantai yang lebih bebas, berkat banyaknya kekayaan pesisir dan situs bersejarah yang terkenal di dunia, yang menarik…