Lisbon – Kota Seni Jalanan
Lisbon adalah kota di pesisir Portugal yang dengan terampil memadukan ide-ide modern dengan daya tarik dunia lama. Lisbon adalah pusat seni jalanan dunia meskipun…
Di pulau Kreta yang bermandikan sinar matahari, salad sederhana yang disebut dakos (diucapkan “THAH-kos”) menangkap inti cita rasa Mediterania. Di dasarnya terdapat rusk jelai renyah (paximadi) – roti padat yang dipanggang dua kali dan tahan terhadap topping yang berair. Tomat musim panas yang matang dicincang dan disebarkan di atas rusk, dan remah feta (atau keju mizithra lokal) yang lembut menghiasinya. Gerimis minyak zaitun extra virgin yang melimpah dan taburan oregano menyatu dengan bahan-bahannya. Setiap suapan menawarkan gigitan renyah yang berair, dengan feta asin dan zaitun asin yang menyeimbangkan rasa manis tomat. Salad sederhana ini mungkin terlihat sederhana, tetapi setiap suapannya penuh dengan cita rasa yang bermandikan sinar matahari.
Dakos secara tradisional adalah hidangan sederhana dari petani, menggunakan roti jelai basi yang perlu disegarkan. Di Kreta, dakos disajikan sebagai hors d'oeuvre, makan siang ringan, atau bahkan sarapan bersama zaitun dan yogurt. Hidangan ini mencerminkan kekayaan pedesaan pulau itu: tomat yang matang karena sinar matahari, minyak zaitun yang kaya rasa, zaitun asin, dan rempah-rempah yang ditanam tepat di luar pintu dapur. Kini, dakos dikenal di seluruh Yunani sebagai makanan pokok musim panas yang menyegarkan dan contoh utama dari diet Mediterania. Menambahkan sedikit cuka anggur merah atau perasan lemon akan semakin memperkaya rasanya.
Nama dakos (kadang-kadang dieja ntakos) merujuk secara khusus pada salad versi Kreta ini. Tidak perlu dimasak, cukup dipanggang atau direndam. Beberapa juru masak mencelupkan rusk sebentar ke dalam air atau menuangkan minyak zaitun ke atasnya untuk mengurangi kekerasannya. Kemudian, mereka menata rusk di atas piring dan menambahkan irisan tomat, keju, dan zaitun di atasnya. Hiasannya bisa berupa kemangi segar, peterseli, atau caper. Salad ini bisa dibuat seminimal mungkin atau sevariatif yang Anda suka.
Meskipun menggunakan bahan-bahan sederhana, dakos Kreta memiliki cita rasa yang kaya dan mewah. Perpaduan roti jelai renyah dengan tomat segar dan minyak zaitun menciptakan sesuatu yang lebih istimewa daripada sekadar gabungan setiap bagiannya. Salad ini sangat cocok dipadukan dengan ikan atau daging bakar, atau dapat dinikmati begitu saja sebagai camilan sehat. Di kedai-kedai makan tepi laut di Kreta, dakos sering disajikan bersama salad Yunani dan tzatziki—setiap hidangan menonjolkan sisi berbeda dari bahan-bahan yang sama. Baik dinikmati dingin di musim panas maupun kapan pun Anda menginginkan kesegaran, dakos mewujudkan masakan rumahan Yunani yang sederhana namun elegan.
Dakos sangat mudah diadaptasi. Anda bisa mengganti kerupuk jelai dengan roti sourdough panggang atau baguette jika perlu, dan bereksperimen dengan topping—taburkan zaitun cincang atau caper di atas salad, atau taburi dengan cabai bubuk untuk rasa yang lebih pedas. Meski tanpa aturan ketat, jiwa dakos tetap sama: bahan-bahan berkualitas dan cara penyajian yang mudah. Dalam setiap versinya, hasilnya adalah salad yang renyah dan berair, yang memancarkan sinar matahari dan keramahan khas Yunani.
4
porsi10
menit350
kkalResep dakos mudah ini untuk 4 porsi. Resep ini menggunakan 2–4 rusk jelai (paximadi), yang dilunakkan sebentar dengan air atau minyak zaitun. Rusk-rusk ini diberi potongan tomat matang, keju feta yang dihancurkan, irisan zaitun, dan dibumbui dengan garam, merica, dan oregano. Siraman minyak zaitun extra virgin yang melimpah dan sedikit cuka anggur merah atau perasan lemon melengkapi hidangan ini. Hasilnya adalah salad yang juicy dan renyah dengan cita rasa Mediterania, ideal untuk makan siang ringan atau lauk.
2 rusk jelai besar (paximadi): roti keras dua kali panggang dari Kreta. Jika tidak tersedia, gunakan 2 potong roti sourdough panggang atau baguette gandum utuh, potong-potong.
2 cangkir tomat matang, cincang (sekitar 2–3 buah ukuran sedang): tomat berair seperti tomat plum atau tomat pusaka, untuk rasa yang maksimal.
1/2 cangkir keju feta yang dihancurkan (atau mizithra): lembut dan asin.
1/4 cangkir buah zaitun (Kalamata atau hijau), diiris: menambahkan rasa asin.
2 sendok makan minyak zaitun extra virgin: untuk gerimis (gunakan minyak berkualitas baik untuk rasa terbaik).
1 sendok teh oregano kering (atau campuran rempah-rempah Yunani): untuk bumbu.
Garam dan merica, sesuai selera.
Hiasan opsional: daun kemangi atau peterseli segar, atau caper, untuk warna dan rasa tambahan.
Opsional: cuka anggur merah atau jus lemon, secukupnya.
Jika menggunakan rusk, rendam sebentar: rendam setiap rusk dalam air selama 1 detik atau olesi kedua sisinya dengan minyak zaitun (jangan direndam sepenuhnya, nanti rusk akan hancur). Letakkan rusk di atas piring saji atau mangkuk dangkal.
Bumbui tomat cincang dengan garam, merica, dan oregano. Diamkan tomat beberapa menit agar mengeluarkan sarinya.
Tumpuk tomat secara merata di atas rusk, biarkan sarinya meresap ke dalam roti. Jika menggunakan tomat, taburkan setengah buah zaitun dan setengah keju feta di atasnya.
Taburi dengan minyak zaitun (sekitar 2 sendok makan) dan tambahkan sedikit cuka anggur merah atau air perasan lemon untuk rasa asam. Tekan tomat perlahan agar bumbunya menyatu dengan roti.
Taburi dengan sisa feta, zaitun, dan hiasan (kemangi, peterseli, atau caper). Taburi dengan sedikit lada hitam.
Sajikan segera. Salad ini dirancang untuk disantap segera agar rusk tetap renyah; jika tidak, sisa makanan harus segera dihabiskan dalam waktu satu jam atau rusk akan lembek.
Kalori | Gemuk | Karbohidrat | Protein | Alergen |
350 | 22 gram | 32 gram | 10 gram | Gluten (barli), Produk Susu |
Lisbon adalah kota di pesisir Portugal yang dengan terampil memadukan ide-ide modern dengan daya tarik dunia lama. Lisbon adalah pusat seni jalanan dunia meskipun…
Yunani adalah tujuan populer bagi mereka yang mencari liburan pantai yang lebih bebas, berkat banyaknya kekayaan pesisir dan situs bersejarah yang terkenal di dunia, yang menarik…
Temukan kehidupan malam yang semarak di kota-kota paling menarik di Eropa dan kunjungi destinasi yang tak terlupakan! Dari keindahan London yang semarak hingga energi yang mendebarkan…
Prancis dikenal karena warisan budayanya yang penting, kulinernya yang istimewa, dan pemandangan alamnya yang menarik, sehingga menjadikannya negara yang paling banyak dikunjungi di dunia. Mulai dari melihat bangunan kuno…
Dari pertunjukan samba di Rio hingga keanggunan topeng Venesia, jelajahi 10 festival unik yang memamerkan kreativitas manusia, keragaman budaya, dan semangat perayaan yang universal. Temukan…