Sup ikan Slavonia, yang dikenal secara lokal sebagai riblji paprikaš atau fiš paprikaš, berasal dari wilayah dataran rendah yang dialiri sungai di Kroasia timur yang membentang di sepanjang Drava dan Danube. Di ladang-ladang di sekitar Osijek dan desa-desa Baranja, sungai dan kolam ikan berada dekat dengan lahan pertanian, dan kegiatan memasak di akhir pekan sering kali dilakukan di sekitar kuali hitam yang digantung di atas api unggun. Di dalam kuali itu, ikan air tawar dan paprika merah cerah direbus menjadi sup yang telah menjadi lambang kuliner daerah tersebut.
Hidangan ini mengambil inspirasi dari tradisi paprika yang sama yang membentuk banyak spesialisasi Slavonia: paprika manis buatan sendiri untuk warna dan aroma yang pekat, dan paprika pedas atau cabai segar untuk rasa pedas yang tajam dan jelas. Kuahnya cukup ringan, terbuat dari air atau kaldu encer, bawang bombai, paprika, tomat, dan sedikit lemak, seringkali minyak bunga matahari atau lemak babi. Keseimbangan tersebut memungkinkan rasa ikan sungai tetap terasa, sementara paprika, bawang putih, dan anggur mengubah kuah menjadi kaldu merah bata yang menempel lembut pada setiap potongan ikan dan mi.
Versi tradisionalnya mengandalkan campuran ikan air tawar: ikan mas untuk cita rasa yang kaya, ikan lele untuk tekstur yang kenyal dan hampir lembut, serta ikan gabus atau ikan kakap untuk struktur yang ramping. Banyak juru masak lebih menyukai kombinasi ini, karena berbagai jenis ikan memberikan kadar lemak, gelatin, dan rasa yang berbeda pada masakan. Di Slavonia dan Baranja, campuran tersebut sering dimasak di luar ruangan dalam panci, dengan asap kayu yang secara halus melengkapi rasa paprika dan ikan.
Hidangan rebusan ini sangat erat kaitannya dengan kehidupan komunitas. Festival desa, kontes memancing, dan pertemuan keluarga seringkali menyertakan kompetisi fiš paprikaš (ikan paprika), di mana detail kecil sangat penting: paprika siapa yang lebih segar, seberapa halus bawang bombay dicincang, seberapa bersih api di bawah panci. Para juru masak setempat memperdebatkan waktu yang tepat untuk menambahkan paprika, seberapa banyak paprika yang dibutuhkan untuk mengentalkan kaldu, dan apakah cairan tersebut hanya perlu melapisi sendok atau lebih mirip sup. Di banyak rumah, mi telur lebar segar atau buatan sendiri ditambahkan ke dalam rebusan, baik di dalam panci menjelang akhir atau di sampingnya, sehingga setiap porsi menjadi lebih padat dan dapat menampung kaldu.
Versi ini mempertahankan semangat masakan kuali api terbuka sambil mengadaptasi metodenya untuk dapur rumah standar. Panci lebar dan berat menggantikan kuali; panas yang stabil dan lembut menggantikan api terbuka. Dasar masakan dibuat perlahan dari sejumlah besar bawang bombay, dilunakkan hingga manis dan transparan, kemudian ditambahkan paprika, bawang putih, cabai, tomat, dan sedikit anggur putih kering. Setelah dasar masakan terbentuk, potongan ikan dimasukkan dan direbus tanpa diaduk, sehingga daging ikan tetap dalam potongan besar dan tidak hancur menjadi serpihan.
Tingkat kepedasan dapat bervariasi dari hangat ringan hingga sangat pedas. Fiš tradisional seringkali cenderung lebih pedas, mirip dengan sup nelayan Hungaria halászlé, yang sama-sama menggunakan ikan sungai dan paprika. Di sini, resep dasarnya memiliki tingkat kepedasan sedang, dengan pilihan yang jelas untuk porsi keluarga yang lebih ringan atau versi yang lebih pedas yang lebih mendekati gaya kompetisi.
Dari sudut pandang praktis, riblji paprikaš cocok untuk musim apa pun ketika ikan air tawar berkualitas baik tersedia. Hidangan ini cocok untuk acara kumpul-kumpul kecil, terutama jika disajikan di tengah meja dalam panci masak, dengan mi, roti, dan salad sederhana. Resep ini mudah disesuaikan dan tetap stabil di atas kompor dengan api kecil, sehingga juru masak dapat mengatur tamu dan lingkungan sekitar tanpa kekacauan di menit-menit terakhir. Hasilnya berada di antara sup dan semur: mudah disendok, aromatik, dan berwarna pekat, dengan setiap mangkuk berisi mi yang lembut, ikan yang empuk, dan kaldu yang kaya rasa paprika.