Berlayar dengan Seimbang: Keuntungan dan Kerugian
Perjalanan dengan perahu—terutama dengan kapal pesiar—menawarkan liburan yang unik dan lengkap. Namun, ada keuntungan dan kerugian yang perlu dipertimbangkan, seperti halnya jenis perjalanan lainnya…
Puding beras creamy ini, Arroz Doce de Coco, menghadirkan sentuhan tropis pada sajian klasik Angola. Bayangkan butiran beras yang lembut direbus dalam campuran santan, susu murni, dan rempah-rempah yang harum. Pati dari beras menciptakan dasar puding yang kaya, sementara kayu manis dan parutan kulit lemon menambah kehangatan dan aroma yang menyegarkan. Hasilnya adalah puding yang lembut dan sedikit manis – mengingatkan pada arroz doce Portugis, tetapi dibuat dengan kelapa Angola yang melimpah untuk cita rasa yang khas.
Di Angola, hidangan penutup ini sering dinikmati saat jamuan makan malam atau di malam yang lebih sejuk setelah makan malam yang mengenyangkan. Santan memberikan rasa lembut dan eksotis yang berpadu apik dengan aroma kayu manis yang menghangatkan dan sedikit aroma jeruk. Terkadang, susu kental manis atau sedikit madu ditambahkan untuk menambah rasa. Arroz Doce de Coco dapat disajikan hangat, segera setelah matang, atau didinginkan untuk sajian yang menyegarkan. Arroz Doce de Coco secara alami bebas gluten dan dapat menjadi vegan jika Anda menggunakan santan dan susu nabati. Dengan teksturnya yang lembut dan rasa yang familiar, puding ini terasa nyaman sekaligus istimewa.
Daftar isi
6
porsi5
menit30
menit540
kkalArroz Doce de Coco adalah puding beras kelapa satu panci. Mulailah dengan mencampurkan beras, air, santan, susu murni, kayu manis, dan parutan kulit lemon dalam panci. Masak dengan api kecil, aduk sesekali, hingga nasi benar-benar lunak dan campurannya kental dan lembut (sekitar 25 menit). Masukkan gula (gula merah menambahkan sentuhan karamel) dan sedikit madu, masak beberapa menit lagi hingga meleleh dan tercampur rata. Buang kayu manis dan parutan kulit lemon. Puding akan mengental; puding akan mengeras lebih lanjut saat dingin. Sajikan dalam mangkuk yang ditaburi kayu manis atau diberi hiasan perasan lemon. Rasanya kaya akan kelapa dan rempah-rempah hangat, menjadikannya hidangan penutup yang nyaman untuk acara kumpul keluarga atau di meja makan hari raya.
200 g beras berbiji sedang (misalnya, beras melati atau beras Carolino) – sebagai dasar pati. Bilas sebelum digunakan.
400 ml santan kalengan – memberikan kekayaan dan cita rasa khas kelapa.
500 ml susu murni (atau setengah air dan setengah susu) – menambah tekstur kental (gunakan semua santan untuk versi bebas susu).
150 ml air – untuk mulai memasak nasi.
1 batang kayu manis (atau 1 sendok teh bubuk kayu manis) – masukkan ke dalam puding saat dimasak.
Kulit 1 buah lemon (opsional) – menambahkan kecerahan rasa jeruk.
120 g gula merah atau gula pasir – mempermanis puding. Gula merah memberikan rasa yang lebih kaya.
2 sendok makan madu (atau gula tambahan) – menyempurnakan rasa manis (opsional).
Sedikit garam – menyeimbangkan rasa.
1–2 sendok makan kelapa parut (untuk hiasan, opsional).
Campurkan dan biarkan mendidih (25 menit): Dalam panci berukuran sedang, campurkan beras yang telah dicuci, air, santan, susu murni, kayu manis, dan parutan kulit lemon. Didihkan perlahan, lalu kecilkan api. Didihkan perlahan tanpa penutup, aduk sesekali, hingga beras benar-benar lunak dan cairan mengental menjadi krim (sekitar 20–25 menit). Campuran akan terlihat seperti sup pada awalnya, tetapi akan mengental seiring beras melepaskan pati.
Tambahkan pemanis (5 menit): Masukkan gula dan madu (jika menggunakan). Masak terus dengan api kecil, aduk terus, selama 5-8 menit hingga gula larut sempurna dan puding semakin mengental. Konsistensinya harus seperti bubur kental.
Selesai dan dingin: Angkat dari api dan buang batang kayu manis serta parutan kulit lemon. Pindahkan puding ke mangkuk saji atau piring ceper. Taburi dengan kayu manis ekstra dan kelapa parut, jika diinginkan. Sajikan hangat atau biarkan dingin; puding akan lebih kental setelah dingin.
Variasi & Substitusi:
Tips Koki:
Berbelanja & Siapkan Lebih Awal:
Kalori | 540 kkal |
Total Lemak | 15 gram |
Lemak Jenuh | 10 gram |
Karbohidrat | 75 gram |
Serat | 2 gram |
Gula | 50 gram |
Protein | 7 gram |
Alergen | Kelapa, Susu |
Perjalanan dengan perahu—terutama dengan kapal pesiar—menawarkan liburan yang unik dan lengkap. Namun, ada keuntungan dan kerugian yang perlu dipertimbangkan, seperti halnya jenis perjalanan lainnya…
Dengan kanal-kanalnya yang romantis, arsitektur yang mengagumkan, dan relevansi historis yang hebat, Venesia, kota yang menawan di Laut Adriatik, memikat para pengunjung. Pusat kota yang megah ini…
Meskipun banyak kota megah di Eropa masih kalah pamor dibandingkan kota-kota lain yang lebih terkenal, kota ini menyimpan banyak sekali kota yang mempesona. Dari daya tarik artistiknya…
Prancis dikenal karena warisan budayanya yang penting, kulinernya yang istimewa, dan pemandangan alamnya yang menarik, sehingga menjadikannya negara yang paling banyak dikunjungi di dunia. Mulai dari melihat bangunan kuno…
Yunani adalah tujuan populer bagi mereka yang mencari liburan pantai yang lebih bebas, berkat banyaknya kekayaan pesisir dan situs bersejarah yang terkenal di dunia, yang menarik…